Mengintip Aero Radikal Aprilia MotoGP…..Makin kayak Serangga !!
Jelajahi Topik
Iwanbanaran.com – Cakkk….Aprilia menunjukkan taringnya di sesi tes pascabalapan MotoGP Spanyol, Senin (27/4/2026). Tiga pembalap Aprilia berhasil menguasai posisi teratas, dengan Ai Ogura dari tim satelit Trackhouse menjadi yang tercepat di akhir sesi. Ogura mencatatkan waktu 1 menit 35,944 detik, hanya unggul 0,005 detik dari rekan setimnya, Raul Fernandez. Pembalap pabrikan Aprilia, Marco Bezzecchi, melengkapi podium tes di posisi ketiga dengan selisih 0,328 detik. Yang menarik Aprilia juga ngetest Aero baru..yakni gelembung diarea samping kiri kanan fairing. Hmm makin kayak serangga cak. Apa fungsinya ???
Pada test Jerez…Aprilia Pesta cak, ketiga pembalap mereka berhasil menembus batas 1 menit 36 detik—sebuah prestasi yang tidak bisa dicapai oleh pabrikan lain pada hari itu.
| Pos | Pembalap | Tim | Waktu Terbaik |
|---|---|---|---|
| 1 | Ai Ogura | Trackhouse Aprilia | 1’35.944 |
| 2 | Raul Fernandez | Trackhouse Aprilia | +0.005 |
| 3 | Marco Bezzecchi | Aprilia Racing | +0.328 |
| 4 | Marc Marquez | Ducati Lenovo | +0.333 |
| 5 | Pedro Acosta | Red Bull KTM | +0.355 |
| 6 | Alex Marquez | Gresini Ducati | +0.450 |
| 7 | Fabio Quartararo | Monster Yamaha | +0.495 |
Aprilia Makin Dominan
Hasil tes ini menegaskan bahwa Aprilia bukan hanya kebetulan di awal musim. Di sirkuit Jerez yang menjadi “rumah” bagi banyak tim, pabrikan asal Noale ini tampil sangat meyakinkan. Bahkan, waktu terbaik Ogura (1’35.944) hanya terpaut 0,3 detik dari rekor lap Jerez yang dibuat Fabio Quartararo pada 2025 (1’35.610).
Jika dibandingkan dengan performa mereka di akhir pekan lalu, Aprilia juga menunjukkan peningkatan signifikan:
-
Bezzecchi meningkatkan waktunya dari 1’36.347 menjadi 1’36.272 (turun 0,075 detik)
-
Ogura bahkan memangkas 0,4 detik dari waktu terbaiknya di kualifikasi
Sementara itu, Ducati terbaik (Marc Marquez) tertinggal 0,333 detik, meskipun ia sendiri mengaku puas dengan perkembangan aerodinamika baru yang diuji. Selain Aprilia, dua pabrikan lain juga berhasil memperbaiki catatan waktu mereka dibanding akhir pekan lalu:
-
KTM: Pedro Acosta memangkas waktunya menjadi 1’36.299 (turun 0,17 detik)
Yamaha: Fabio Quartararo memangkas hampir seperempat detik (0,24 detik)
Namun, peningkatan ini belum cukup untuk mengejar kecepatan Aprilia yang terlihat semakin jauh di depan. Dani Pedrosa juga turut ambil bagian dalam tes ini. Pembalap legendaris yang kini menjadi test rider KTM itu finis di posisi ke-20 dengan catatan waktu 1’37.483 detik, tertinggal 1,5 detik dari Ogura. Apa rahasia di balik dominasi Aprilia? Aerodinamika.
Pada tes kali ini, Aprilia membawa paket aero yang paling radikal dan menarik perhatian paddock. Yang paling mencolok adalah kemunculan dua sayap kecil berbentuk ‘gagang’ (handle-style winglets) di sisi samping windscreen motor RS-GP. Apa fungsi aero ini ??
Fungsi Aero Baru Aprilia
| Komponen Aero | Lokasi | Fungsi Dugaan |
|---|---|---|
| Handle-style winglets | Samping windscreen | Mengarahkan aliran udara ke buritan untuk menekan wheelie dan menambah stabilitas saat akselerasi keluar tikungan |
| Revised front fairing | Seluruh depan | Mengoptimalkan downforce tanpa menambah drag berlebihan |
| Swingarm aero | Lengan ayun belakang | Membantu “menyapu” udara dari ban belakang, mengurangi turbulensi |
Aprilia terlihat sangat serius dalam pengembangan aero, berbeda dengan Ducati yang masih bereksperimen dengan berbagai konfigurasi (Marc Marquez dan Pecco Bagnaia menguji paket berbeda). Sementara itu, Yamaha dan Honda masih tertinggal jauh dalam hal inovasi aero.
Hasil Tes (Top 10)
| Pos | Pembalap | Tim | Waktu | Gap |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Ai Ogura | Trackhouse Aprilia | 1’35.944 | – |
| 2 | Raul Fernandez | Trackhouse Aprilia | 1’35.949 | +0.005 |
| 3 | Marco Bezzecchi | Aprilia Racing | 1’36.272 | +0.328 |
| 4 | Marc Marquez | Ducati Lenovo | 1’36.277 | +0.333 |
| 5 | Pedro Acosta | Red Bull KTM | 1’36.299 | +0.355 |
| 6 | Alex Marquez | Gresini Ducati | 1’36.394 | +0.450 |
| 7 | Fabio Quartararo | Monster Yamaha | 1’36.439 | +0.495 |
| 8 | Fabio Di Giannantonio | VR46 Ducati | 1’36.477 | +0.533 |
| 9 | Johann Zarco | LCR Honda | 1’36.658 | +0.714 |
| 10 | Francesco Bagnaia | Ducati Lenovo | 1’36.671 | +0.727 |
Analisis: Aprilia Makin Sulit Dikejar
Tes Jerez memberikan gambaran yang cukup jelas tentang peta kekuatan MotoGP saat ini. Aprilia tidak hanya unggul, tetapi mulai menjauh.
-
Konsistensi Lintasan: Aprilia mampu tampil cepat di tiga sirkuit berbeda (Thailand, Brasil, Texas, dan sekarang Jerez). Ini bukan lagi kebetulan.
-
Kedalaman Skuad: Bukan hanya Bezzecchi, tetapi Ogura dan Fernandez dari tim satelit juga kompetitif. Aprilia memiliki “tentara” yang siap merebut poin kapan saja.
-
Aerodinamika Radikal: Aprilia berani mengambil risiko dengan desain aero yang ekstrem. Hasilnya, stabilitas motor di kecepatan tinggi dan akselerasi keluar tikungan meningkat drastis.
Last…Ducati, meski masih kompetitif (terlihat dari Marquez di posisi 4), sepertinya masih mencari “titik manis” yang hilang sejak awal musim. Sementara Yamaha dan Honda masih tertinggal jauh, meskipun Quartararo berhasil menunjukkan peningkatan. Aprilia saat ini adalah team to beat. Jika Ducati tidak segera menemukan terobosan serius, dominasi Aprilia di MotoGP 2026 akan semakin kokoh. Le Mans dan Mugello akan menjadi ujian sesungguhnya. Piye menurut sampeyan cak ? (iwb)
