Mencintai Kawasaki??? memang butuh pengorbanan….
Jelajahi Topik
Poin Penting
- Ternyata berkorban demi cinta tidak hanya terhadap pasangan saja.
- Namun kuda besipun juga berlaku.
- Ibarat liku-liku hidup kudu sabar dalam menghadapi tindak tanduk atau tingkah laku yang menyebalkan.
Ternyata berkorban demi cinta tidak hanya terhadap pasangan saja. Namun kuda besipun juga berlaku. Ibarat liku-liku hidup kudu sabar dalam menghadapi tindak tanduk atau tingkah laku yang menyebalkan. Maksudnya..???
Siapa yang meragukan kualitas Kawasaki. Awet, bandel, tahan banting, handling stabil, minim keluhan dll. Tapi semua kelebihan bukan tanpa kekurangan. Suku cadang mahal serta penyakit inden digaris bawahi sebagai kelemahan geng ijo. Bicara harga….bagi banyak biker ” no problemlah”. Soalnya impas dengan durability serta quality dari part yang ditawarkan. Kualitas nomor satu je!!!….namun satu yang kadangkala membikin geregetan serta hilang kesabaran adalah inden. Terutama suku cadang slow moving. Dijamin bakal dibikin celingak-celinguk karena lamanya pesanan datang. Saya punya pengalaman ketika lampu speedometer Athlete putus harus inden dilakukan hingga satu bulan lebih. Padahal harga cuma 6ribu rupiah. So mau nggak mau melaju tanpa penerangan lampu speedometer. Kalau ditanya, lari berapa??? cuma bisa bengong. Lawong buta huruf tidak bisa melihat jarum speed. Contoh kedua tidak usah jauh-jauh terjadi pada mzbro kita penyemplak Ninja….
Karena pecah akibat insiden kecelakaan, bro Mulyanto yang berdomisili diSumatera Barat kudu kehilangan cover head lamp Ninin 150L kesayangan. Dilalah…inden sudah berjalan dua bulan kopiah sipaijo (sebutan Ninin kesayangan) tidak kunjung datang. Faktor posisi kota yang jauh tak terbukti sebab inden? juga terjadi DiJakarta. Tercatat? melakukan registrasi pemesanan sejak tanggal 14 Desember 2010 diKawasaki Cawang Jakarta Timur, dan baru mendapatkan head lamp cover Ninja150L sekitar tanggal 11 Februari 2011. Menurut mbak Ina (recepsionis dealer Kawasaki), permintaan part bagian ini memang sangat jarang. Sehingga dealer cenderung melupakan suku cadang tersebut. Tahulah…diendapin satu tahun belum tentu satu konsumen membeli. Dan menurut mbak Ina lagi…..pemesanan sikopiah Ninin 150l kudu contact langsung kepabrik Kawasaki sebab dijamin dealer cabang lain juga tidak bakal ready stock. Itupun tetap harus menunggu hingga 2 bulan. Opo ora edan!!!!….
Itulah resiko mempunyai produk yang tidak sekinclong penjualan pabrikan lain. Unit kurang melimpah otomatis berpengaruh terhadap jumlah suku cadang yang tersedia dipasaran. Untungnya semua kelemahan tertutupi oleh kepuasan ketika menggunakannya. Kawasaki-Kawasaki…….memilikimu memang butuh pengorbanan! 😥 (iwb)
Tentang Penulis
Publisher & Editor • sejak 2009
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!