Home / Motogp / Massimo Meregalli Akui Proyek V4 Yamaha “Lebih Sulit dari Perkiraan” !!
Motogp • • Diperbarui

Massimo Meregalli Akui Proyek V4 Yamaha “Lebih Sulit dari Perkiraan”

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 3 menit
Massimo Meregalli Akui Proyek V4 Yamaha “Lebih Sulit dari Perkiraan”
Massimo Meregalli Akui Proyek V4 Yamaha “Lebih Sulit dari Perkiraan” — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Iwanbanaran.com – Cakkkk….Bos tim MotoGP Yamaha, Massimo Meregalli, mengakui bahwa pengembangan proyek mesin V4 berjalan lebih sulit dari yang ia bayangkan.
  • Dalam pernyataan jujurnya usai tes resmi di Jerez, ia mengungkapkan rasa frustrasi sekaligus optimisme bahwa masa depan masih bisa lebih baik….
  • Musim 2026 adalah tahun pertama Yamaha menggunakan mesin V4 setelah bertahun-tahun setia dengan konfigurasi inline-4.

Iwanbanaran.com – Cakkkk….Bos tim MotoGP Yamaha, Massimo Meregalli, mengakui bahwa pengembangan proyek mesin V4 berjalan lebih sulit dari yang ia bayangkan. Dalam pernyataan jujurnya usai tes resmi di Jerez, ia mengungkapkan rasa frustrasi sekaligus optimisme bahwa masa depan masih bisa lebih baik….

Musim 2026 adalah tahun pertama Yamaha menggunakan mesin V4 setelah bertahun-tahun setia dengan konfigurasi inline-4. Harapannya, dengan mengikuti arus mayoritas pabrikan lain (Ducati, Aprilia, KTM), Yamaha bisa kembali bersaing di papan atas.

Namun, kenyataan berkata lain. Hingga seri keempat (Spanyol), Yamaha hanya mengoleksi 14 poin —jauh di bawah capaian periode yang sama tahun lalu (42 poin). Fabio Quartararo, yang tahun lalu masih bisa naik podium di Jerez, kali ini finis lebih dari 30 detik dari pemenang.

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

“Saya Kira Akan Lebih Mudah”

Meregalli tidak menutupi keterkejutannya atas beratnya jalan yang harus dilalui timnya.

“Tentu saja kami sadar ini tidak akan mudah. Tapi saya harus akui, saya pikir proyek ini akan sedikit lebih mudah dari yang terjadi. Sayangnya, kami menghadapi jalan yang mungkin tidak kami duga, yang sedikit memperlambat proses pengembangan.”

Pernyataan ini mengindikasikan bahwa Yamaha menemui “batu sandungan” tak terduga dalam transisi dari inline-4 ke V4. Apakah itu masalah getaran? Distribusi bobot? Atau integrasi dengan elektronika? Meregalli tidak merinci.

Atmosfer Tim Masih Baik

Meski hasil di lintasan buruk, Meregalli menegaskan bahwa suasana di dalam tim tetap positif.

“Tim sendiri terus berusaha semaksimal mungkin. Dan atmosfernya, menurut saya, masih baik. Ketika ada sesuatu yang baru, itu sudah membawa positif dan menjadi dorongan tambahan.”

Ia juga realistis bahwa bagian awal musim ini memang sudah diprediksi akan sulit.

“Kami semua sadar, sejak memulai musim ini, kami berpikir—dan berbicara secara internal— bahwa bagian pertama akan berat. Tapi kami tetap percaya di paruh kedua kami mungkin akan mulai melihat hasil yang berbeda.”

Dampak: Quartararo Pergi, Martin & Ogura Datang

Kinerja buruk Yamaha di awal musim V4 ini menjadi salah satu pemicu hengkangnya Fabio Quartararo ke Honda pada 2027. Pembalap Prancis itu frustrasi dengan kurangnya progres.

Namun, Yamaha tidak tinggal diam. Mereka telah mengamankan Jorge Martin dan Ai Ogura untuk musim depan—sebuah sinyal bahwa pabrikan Jepang ini masih dipercaya oleh pembalap top.

Strategi ke Depan

Meregalli menolak terburu-buru. Baginya, proyek V4 ini adalah maraton, bukan sprint.

“Kita baru di awal, dan sejauh ini kami berada di posisi yang kami kira bisa kami capai. Kami masih percaya di paruh kedua musim ini kami akan mulai melihat hasil yang berbeda.”

Yamaha berharap peningkatan yang diuji di tes Jerez (termasuk aerodinamika dan setup mesin) bisa membuahkan hasil di seri Eropa berikutnya, seperti Le Mans dan Mugello.

Last….Pengakuan jujur Meregalli bahwa proyek V4 Yamaha “lebih sulit dari perkiraan” adalah cerminan realita di paddock. Transisi teknologi yang radikal tidak pernah mudah, bahkan untuk pabrikan sekelas Yamaha. Pertanyaan besarnya… Akankah Yamaha bisa bangkit di paruh kedua musim seperti yang diharapkan Meregalli? Atau justru musim 2026 akan menjadi “musim transisi” yang terlupakan, sambil bersiap menyambut Martin dan Ogura di 2027? piye menurut sampeyan cak…? (iwb)

Share this article
Post

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Breaking !! Pirelli Rampungkan Tes MotoGP Red Bull Ring Jelang Era Baru 2027
Motogp

Breaking !! Pirelli Rampungkan Tes MotoGP Red Bull Ring Jelang Era Baru 2027

Iwanbanaran.com – Cakkk….Persiapan menuju era regulasi baru MotoGP 2027 terus digenjot. Pabrikan ban asal Italia, Pirelli, baru saja menyelesaikan sesi tes tengah musim kedua yang krusial di Sirkuit Red Bull Ring, Austria. Sebanyak 18 pembalap turun ke lintasan untuk menjajal ban slick Pirelli yang akan resmi menggantikan Michelin mulai musim depan. Sesi pengujian tertutup ini […]

September 28, 2026 • 0 Baca →
Jorge Lorenzo sebut Pedro Acosta adalah Alien baru…!!
Motogp

Jorge Lorenzo sebut Pedro Acosta adalah Alien baru…!!

Iwanbanaran.com – Cakkk….Dunia balap motor Grand Prix kembali dihebohkan oleh pujian setinggi langit yang dilontarkan oleh lima kali juara dunia MotoGP, Jorge Lorenzo, terhadap fenomena muda asal Spanyol, Pedro Acosta. Selepas penampilan luar biasa yang berujung pada kemenangan sensasional di GP Austria, Lorenzo tidak ragu-ragu menobatkan pembalap berjuluk El Tiburon tersebut ke dalam kelompok elit […]

September 23, 2026 • 0 Baca →
Media Luar membedah Kotornya David Munoz….Dirty Rider musuh Veda Ega !!
Motogp Trending

Media Luar membedah Kotornya David Munoz….Dirty Rider musuh Veda Ega !!

Iwanbanaran.com – Cakkk…insiden yang melibatkan pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, di ajang Moto3 Austria di Sirkuit Red Bull Ring, situasinya jadi sangat menarik sekaligus ironis ! Dalam balapan tersebut, David Muñoz lagi-lagi menjadi pusat perhatian dalam sebuah insiden senggolan di Tikungan 4 pada lap ke-16. Saat itu, Veda Ega tampil luar biasa melakukan comeback […]

September 21, 2026 • 0 Baca →