Home / Motogp / Marquez Terpuruk di Brasil….Ducati Warning ?!
Motogp

Marquez Terpuruk di Brasil….Ducati Warning ?

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 3 menit
Marquez Terpuruk di Brasil….Ducati Warning ?
Marquez Terpuruk di Brasil….Ducati Warning ? — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Iwanbanaran.com – Cakkk….Pemenang sprint race MotoGP Brasil, Marc Marquez, harus puas finis di posisi keempat pada balapan utama yang berlangsung di Sirkuit Ayrton Senna, Goiania, Minggu (22/3/2026).
  • Pembalap Ducati Lenovo itu mengungkapkan bahwa kondisi trek yang mulai rusak menjadi penyebab utama gagalnya meraih podium.
  • Marquez sebenarnya tampil kompetitif sepanjang balapan.

Iwanbanaran.com – Cakkk….Pemenang sprint race MotoGP Brasil, Marc Marquez, harus puas finis di posisi keempat pada balapan utama yang berlangsung di Sirkuit Ayrton Senna, Goiania, Minggu (22/3/2026). Pembalap Ducati Lenovo itu mengungkapkan bahwa kondisi trek yang mulai rusak menjadi penyebab utama gagalnya meraih podium.

Marquez sebenarnya tampil kompetitif sepanjang balapan. Setelah meraih kemenangan perdananya musim ini di sprint race Sabtu, ia kembali bersaing di barisan depan, tepatnya memperebutkan posisi ketiga dengan Fabio Di Giannantonio (VR46 Ducati) di belakang dua pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi dan Jorge Martin.

Pertarungan sengit terjadi antara Marquez dan Di Giannantonio. Di lap-lap awal, Di Giannantonio berhasil menyalip Marquez dengan manuver block pass yang membuat keduanya melebar, sekaligus menguntungkan Jorge Martin yang naik ke posisi ketiga. Namun, dengan empat lap tersisa, Marquez sukses membalas dan merebut kembali posisi ketiga.

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

Sayangnya, keunggulan itu tak bertahan lama. Marquez nyaris kehilangan kendali saat melewati bagian trek yang permukaannya mulai mengelupas.

“Podium sebenarnya mungkin saja terjadi, tapi sayangnya, saya membuat kesalahan di tikungan di mana aspalnya mulai terlepas,” jelas Marc Marquez.

Kondisi Trek yang Memburuk

Balapan utama sendiri sempat dipersingkat dari rencana awal 31 lap menjadi 23 lap karena kondisi trek yang dinilai kurang aman. Permukaan aspal yang “lepas” menjadi momok bagi para pembalap, terutama di titik-titik tertentu yang dilalui jutaan kali selama akhir pekan.

Marquez menjelaskan detail insiden yang menimpanya.

“Kondisinya sebenarnya masih bisa diterima untuk balapan. Tapi memang benar, jika kamu menyentuh titik itu, yang berada tepat di jalur balap, permukaannya sangat licin. Di lap itu, saya sedikit menyentuhnya, saya kehilangan grip depan, dan kemudian saya menuju ke tepi trek. Saya memutuskan di tepi trek untuk tidak membanting terlalu dalam. Saya tahu Diggia (Di Giannantonio) ada di dekat dan dia akan menyalip saya, tapi lebih baik posisi keempat daripada terjatuh.”

Tidak Menyalahkan Manuver Rival

Meski sempat kehilangan dua posisi akibat block pass dari Di Giannantonio, Marquez tidak mempermasalahkan manuver tersebut. Ia memahami bahwa gaya berkendara agresif adalah satu-satunya cara untuk menyalip di sirkuit yang sulit ini.

“Di Giannantonio menyalip saya dengan block pass. Kami berdua melebar, dan Martin menyalip kami. Tapi itu satu-satunya cara untuk menyalip di sini, karena sulit menggunakan slipstream di lintasan lurus utama.”

Evaluasi Akhir Pekan yang Positif

Meski gagal podium, Marquez menilai akhir pekannya di Brasil secara keseluruhan cukup positif. Setelah gagal finis di Thailand akibat kerusakan pelek, ia kini berhasil mengoleksi poin penting dan menempati posisi kelima klasemen sementara, tertinggal 22 poin dari pemimpin klasemen Marco Bezzecchi.

“Dibandingkan dengan Thailand, saya merasa jauh lebih baik dan saya puas dengan balapan saya. Kami perlu terus meningkatkan, tapi jika kita melihat seluruh akhir pekan dan poin yang diperoleh, ini adalah akhir pekan yang baik.”

Rekan setimnya di pabrikan, Francesco Bagnaia, justru mengalami nasib kurang beruntung dengan terjatuh di posisi ke-11 saat balapan belum mencapai paruh jarak.

Selanjutnya, Marc Marquez akan berusaha bangkit di Sirkuit Circuit of the Americas (COTA), Austin, Amerika Serikat, yang merupakan salah satu sirkuit favoritnya sepanjang karier. Apakah bagus atau juga terpuruk ? hhmm…kayaknya jadi kurang pede yo cak, piye menurut sampeyan ? (iwb)

Share this article
Post

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Jorge Lorenzo sebut Pedro Acosta adalah Alien baru…!!
Motogp Trending

Jorge Lorenzo sebut Pedro Acosta adalah Alien baru…!!

Iwanbanaran.com – Cakkk….Dunia balap motor Grand Prix kembali dihebohkan oleh pujian setinggi langit yang dilontarkan oleh lima kali juara dunia MotoGP, Jorge Lorenzo, terhadap fenomena muda asal Spanyol, Pedro Acosta. Selepas penampilan luar biasa yang berujung pada kemenangan sensasional di GP Austria, Lorenzo tidak ragu-ragu menobatkan pembalap berjuluk El Tiburon tersebut ke dalam kelompok elit […]

September 23, 2026 0 Baca →
Media Luar membedah Kotornya David Munoz….Dirty Rider musuh Veda Ega !!
Motogp Trending

Media Luar membedah Kotornya David Munoz….Dirty Rider musuh Veda Ega !!

Iwanbanaran.com – Cakkk…insiden yang melibatkan pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, di ajang Moto3 Austria di Sirkuit Red Bull Ring, situasinya jadi sangat menarik sekaligus ironis ! Dalam balapan tersebut, David Muñoz lagi-lagi menjadi pusat perhatian dalam sebuah insiden senggolan di Tikungan 4 pada lap ke-16. Saat itu, Veda Ega tampil luar biasa melakukan comeback […]

September 21, 2026 0 Baca →
Marc Marquez salahkan Motor….Rem Blong saat Race Austria !!!
Motogp Trending

Marc Marquez salahkan Motor….Rem Blong saat Race Austria !!!

Iwanbanaran.com – Cakkk..siapa menyangka walau terlempar dari podium Marc Marquez beruntung. Hal ini karena ternyata motornya bermasalah ditengah race. Betul cak…Marc Marquez salahkan Motor….Rem Blong saat Race Austria !! Waaahhhh… Sejatinya, peluang Marquez untuk meraih hasil maksimal di balapan utama 28 lap akhir pekan kemarin terbuka cukup lebar. Setelah melakukan beberapa perubahan setelan pada sesi […]

September 21, 2026 0 Baca →