Home / Motogp / Marquez Meminta Aero Motogp 850cc di Kurangi lagi….biar adu salip seru !!
Motogp Diperbarui

Marquez Meminta Aero Motogp 850cc di Kurangi lagi….biar adu salip seru

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 3 menit
Marquez Meminta Aero Motogp 850cc di Kurangi lagi….biar adu salip seru
Marquez Meminta Aero Motogp 850cc di Kurangi lagi….biar adu salip seru — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Iwanbanaran.com – Cakkk….regulasi teknis anyar MotoGP 2027 yang menurunkan kapasitas mesin jadi 850 cc dan memangkas perangkat aerodinamika ternyata masih belum bikin sang Juara Dunia 8 kali ini puas seratus persen.
  • Marc Marquez secara terbuka angkat bicara mengenai regulasi 2027 tersebut.
  • Menurut doi, perubahan yang bakal diterapkan Dorna dan FIM nanti sebenarnya sudah ke arah […]

Iwanbanaran.com – Cakkk….regulasi teknis anyar MotoGP 2027 yang menurunkan kapasitas mesin jadi 850 cc dan memangkas perangkat aerodinamika ternyata masih belum bikin sang Juara Dunia 8 kali ini puas seratus persen. Marc Marquez secara terbuka angkat bicara mengenai regulasi 2027 tersebut. Menurut doi, perubahan yang bakal diterapkan Dorna dan FIM nanti sebenarnya sudah ke arah yang benar, tapi jujur doi berharap pemangkasan sektor aerodinamika bisa dilakukan lebih ekstrem lagi! Cekidot detailnya, Cak!

Dalam wawancara terbarunya, Marc Marquez membeberkan pandangannya mengenai pergeseran regulasi dari mesin 1000 cc ke 850 cc. Menurut Marc, penurunan kapasitas mesin tentu bakal memangkas top speed dan potensi kecelakaan fatal di trek-trek lurus panjang. Namun, poin utama yang bikin balapan MotoGP zaman now makin sulit melakukan overtaking alias aksi salip-menyalip justru ada di sektor aerodinamika (downforce/wings)!

“Penurunan ke mesin 850 cc dan pengurangan aero adalah langkah yang bagus, tapi jujur saya berharap mereka mengurangi aerodinamika lebih banyak lagi,” ungkap Marc.

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

Mengapa Marc begitu menyoroti sektor aero ini, Cak?

  1. Turbulensi / Dirty Air: Keberadaan winglet dan fairing canggih menciptakan pusaran angin kotor di belakang motor. Hal ini membuat pembalap di belakangnya sangat sulit menempel ketat saat cornering.

  2. Ban Depan Cepat Panas: Efek downforce berlebih mendorong ban depan terlalu keras ke aspal, bikin suhu dan tekanan ban depan melonjak drastis (overheating) begitu menempel motor lain.

  • Faktor Pembalap Makin Terdegradasi: Marc menilai bahwa makin rumit sistem aerodinamika dan ride-height device, makin kecil porsi skill murni pembalap untuk membuat perbedaan di lintasan.

  • Kembali ke “Pure Riding”: Harapan Marc Buat Balapan Masa Depan

    Marc Marquez yang tumbuh di era motor balap “konvensional” tanpa winglet raksasa mengaku rindu dengan era balapan yang murni mengandalkan kontrol throttle, manajemen ban, dan keberanian manuver di cornering.

    Doi menilai, regulasi 2027 memang sudah menghapus holeshot device dan ride-height device (perangkat pengatur ketinggian motor), yang mana itu merupakan kabar sangat bagus. Namun untuk urusan wings atau sayap aerodinamika, porsi pengurangan yang ditetapkan FIM dinilai Marc masih memberi celah bagi para insinyur pabrikan untuk terus mengeksploitasi downforce.

    “Saat aerodinamika dikurangi secara signifikan, balapan akan kembali menjadi lebih manuverabel, aksi salip-menyalip bakal lebih sering terjadi, dan peran pembalap akan kembali menjadi faktor penentu utama,” tambah sang rider Spanyol.

    Last….apa yang dikatakan Marc Marquez ini memang mewakili jeritan hati banyak pecinta balap sejati, Cak! Regulasi 2027 dengan mesin 850 cc dan penghapusan ride-height device memang sudah merupakan kemajuan besar untuk meredam kecepatan gila-gilaan MotoGP modern. Tapi selama porsi winglet dan aerofairing masih dominan, tantangan dirty air saat overtaking bakal tetap ada. Piye menurut sampeyan, Cak? Setuju nggak sama Marc Marquez kalau sayap-sayap di motor MotoGP harusnya dibabat habis biar balapan makin seru dan banyak aksi salip-menyalip? (iwb)

    Share this article
    Post

    Baca Juga

    Artikel Motogp Lainnya

    Lihat Semua Motogp
    ” Marquez Terlalu kuat di Aragon…” Seru Marco Bezzecchi
    Motogp

    ” Marquez Terlalu kuat di Aragon…” Seru Marco Bezzecchi

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, mengakui bahwa Marc Marquez memiliki pace atau kecepatan yang lebih unggul dalam gelaran MotoGP Aragon. Kendati demikian, Bezzecchi tetap memberikan perlawanan gigih untuk mencoba menahan laju sang juara bertahan. Memulai balapan dari posisi pole, Bezzecchi sempat memimpin di lap-lap awal. Namun, pembalap asal Italia ini dengan cepat menyadari […]

    August 31, 2026 0 Baca →
    Mengerikan cakk! Marquez Ungkap Momen “Terhisap” Aerodinamika saat Duel 300 km/jam vs Bezzecchi di Aragon!
    Motogp

    Mengerikan cakk! Marquez Ungkap Momen “Terhisap” Aerodinamika saat Duel 300 km/jam vs Bezzecchi di Aragon!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) kembali membuktikan ketangguhannya di sirkuit favoritnya, MotorLand Aragon. Namun, di balik kemenangan manis kasebut, ada satu insiden yang bikin jantung fans dag dig dug alias scary moment saat sang Baby Alien terlibat duel sengit berdampingan dengan Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) di trek lurus dalam kecepatan lebih dari 300 […]

    August 31, 2026 0 Baca →
    Mesin Yamaha M1 “Jebluk” di Aragon…Fabio Sudah Feeling !!
    Motogp Trending

    Mesin Yamaha M1 “Jebluk” di Aragon…Fabio Sudah Feeling !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Akhir pekan yang sulit bagi Fabio Quartararo di MotoGP Aragon terus berlanjut. Pembalap Monster Energy Yamaha tersebut terpaksa menyelesaikannya lebih awal saat sesi Sprint Race setelah mesin motor YZR-M1 miliknya mengalami kerusakan parah hingga mengeluarkan asap (meledak) di lap kelima dari 11 lap balapan. Juara dunia 2026 itu mengungkapkan bahwa kendala pada mesinnya […]

    August 30, 2026 0 Baca →