Marquez akui kesulitan di Brasil…” Bukan sirkuitku..” serunya ! lho..??
Jelajahi Topik
Iwanbanaran.com – Cakkk….Marc Marquez, memberikan penilaian jujurnya mengenai Sirkuit Ayrton Senna, Goiania, Brasil, yang akan menjadi tuan rumah MotoGP akhir pekan ini. Ia mengakui bahwa meskipun sirkuit ini memiliki kualitas yang baik, karakteristiknya tidak sepenuhnya sesuai dengan gaya balapnya. Bukan sirkuitku..” serunya ! lho..??
Tantangan Tikungan Kanan
Sirkuit Goiania memiliki 14 tikungan, dengan 9 di antaranya adalah tikungan kanan. Dominasi tikungan kanan ini menjadi catatan khusus bagi Marquez, yang sepanjang kariernya dikenal sangat kuat di tikungan kiri dan sirkuit berlawanan arah jarum jam. Kelemahannya di tikungan kanan yang panjang semakin terasa setelah ia mengalami cedera patah tulang humerus kanan pada tahun 2020.
Meski demikian, usai menjalani sesi Practice pada Jumat (20/3/2026), Marquez menegaskan bahwa Goiania tetap merupakan “sirkuit yang bagus”.
“Saya perlu memisahkan apakah ini tata letak yang bagus untuk saya atau sirkuit yang bagus. Jadi, yang ini adalah sirkuit yang bagus. Bukan tata letak terbaik untuk gaya balap saya, dengan tikungan kanan panjang itu, tapi ini sirkuit yang bagus, saya menikmatinya” ujar Marquez kepada MotoGP.com.
Ia menambahkan bahwa ia menyukai sirkuit pendek dibanding sirkuit panjang, dan secara spesifik menikmati sektor dua dan tiga yang didominasi tikungan kiri. “Sektor dua dan tiga, yang merupakan tikungan kiri, saya sangat menyukainya.”
Hari Pertama yang Penuh Tantangan Cuaca
Hari pertama latihan di Brasil diwarnai oleh cuaca yang tidak bersahabat. Jadwal seluruh sesi bahkan molor satu jam akibat genangan air yang tersisa dari hujan semalaman hingga Jumat pagi. Meski trek mulai mengering di akhir FP1, Marquez termasuk dalam mayoritas pembalap yang tetap menggunakan ban basah di sesi tersebut.
Memasuki sesi Practice, trek dimulai dalam kondisi setengah basah. Namun, hujan yang turun kembali di 20 menit terakhir mempersingkat waktu bagi pembalap untuk mencari catatan waktu cepat. Meski rumit, Marquez mengaku tetap menikmati hari pertamanya.
“Ini hari yang menyenangkan, tapi di saat yang sama juga hari yang rumit. Kami menikmati karena ini tata letak baru, tapi di saat yang sama kami sangat menderita karena kondisinya sangat berisiko dengan genangan air di sana-sini, karena tikungan di tikungan satu, dua, tiga cukup cepat, dan jika Anda melakukan kesalahan di genangan air itu, Anda bisa membayar konsekuensi yang mahal.”katanya.
Belum Banyak Pelajaran dari Hari Pertama
Marquez mengakui bahwa kondisi trek yang basah dan tidak merata membuat hari pertama tidak ideal untuk mempelajari karakter sirkuit baru.
“Anda mempelajari titik pengereman, Anda mempelajari sedikit garis lintasan, tapi pada akhirnya Anda lebih melihat genangan air daripada tata letak trek,” jelasnya. “Jadi, saat ini sulit untuk mengatakan. Memang benar dalam kondisi basah (di FP1) Anda bisa berkendara sesuka Anda, tapi sore ini lebih rumit.”
Last…Meskipun tidak ideal, Marquez berhasil mengakhiri sesi Practice di posisi kedua tercepat di belakang Johann Zarco (LCR Honda). Ia juga menjadi pembalap Ducati tercepat, sementara adiknya, Alex Marquez, finis di posisi keenam. Dengan kondisi cuaca yang masih menjadi faktor penentu, Marquez berharap akhir pekan ini dapat berjalan dengan kondisi normal agar ia dan tim dapat lebih maksimal dalam mempersiapkan balapan….(iwb)