Marco Melandri sebut Marc Marquez dalam Keraguan Luar biasa…waduhh !!!
Jelajahi Topik
Iwanbanaran.com – Cakkk…Selain sibuk jadi komentator, beberapa bulan terakhir kita juga sering melihat Marco Melandri jadi pundit bareng Davide Valsecchi di acara baru mereka, Chiacchiere da Box. Di sini mereka bedah tuntas berita dunia roda dua dan roda empat. Dan yang terbaru cak…Melandri bercerita soal musim MotoGP 2026. Menurutnya, Aprilia sekarang lagi punya “darah” lebih, sementara Ducati lagi pusing karena kehilangan Marc Marquez yang baru saja naik meja operasi setelah crash di Le Mans sabtu kemarin. Menurutnya lagi….Marco Melandri sebut Marc Marquez dalam Keraguan Luar biasa…waduhh !!!
Berikut interview GPone dengan Marco yang menyoroti beberapa poin penting di Motogp 2026….
Soal Kondisi Marc Marquez: “Sejak dia balik bulan Februari lalu, dia bukan lagi pembalap yang sama seperti tahun kemarin. Gerakannya lebih tertahan, nggak natural. Menurutku, dia cuma mencoba meyakinkan dirinya sendiri kalau dia baik-baik saja, padahal nggak. Saraf itu bukan tulang; nggak bisa cuma dipasang baut terus beres. Kalau saraf rusak, risikonya nggak akan pernah sembuh total. Makanya, dia nggak bisa nunggu jeda musim panas lagi, harus operasi sekarang juga!”
Gimana Prospek Marc ke Depan? “Dia lagi di persimpangan jalan: antara balik ke performa tahun lalu, atau kalau nggak, menurutku dia sudah habis (selesai). Aku lihat dia capek, energinya habis. Di Ducati dia juga dibebani banyak acara promosi, itu sangat menguras tenaga. Yang bikin aku heran, dia sudah nggak pernah senyum lagi di pit, padahal tahun lalu tiap kena kamera dia selalu tersenyum”
Apa Sekarang Aprilia Motor yang Harus Dikalahkan? “Iya, karena aku nggak lihat ada celah lemahnya. Dulu mereka payah di sirkuit dengan tikungan patah (slow corner), tapi sekarang sudah nggak. Menurutku, Jorge Martin sudah menaikkan standar lebih tinggi, dia lagi kencang-kencangnya sepanjang hidupnya. Bezzecchi juga kuat, tapi Martin punya ‘sesuatu’ yang lebih sekarang. Dia punya rasa percaya diri yang gila.”
Soal Strategi Ducati yang Kehilangan Banyak Pembalap Muda: “Dall’Igna bertaruh besar buat Marc, tapi di sisi lain Ducati kehilangan banyak pembalap kuat. Sekarang, di atas kertas, cuma Marquez yang benar-benar bisa tarung buat gelar juara dunia—selama hitungan poinnya masih memungkinkan. Tapi di saat yang sama, Aprilia sepertinya sudah memegang kendali kejuaraan. Diggia memang punya pace, tapi itu nggak cukup buat mukul Aprilia; butuh sesuatu yang lebih besar.”
Soal Bagnaia di Le Mans: “Positifnya, aku lihat Bagnaia sudah kencang lagi. Di Le Mans kemarin menurutku dia cuma terlalu memaksakan diri. Kalau lihat tayangan ulangnya, sebelum lowside, motornya sudah goyang beberapa kali di bagian depan. Tapi yang penting dia pulang dengan mentalitas kalau dia masih kencang. Buat pembalap, itu fundamental banget setelah setahun setengah yang sulit.”
Apakah Juara Dunia Bakal Jadi Duel Internal Aprilia (Martin vs Bezzecchi)? “Iya, karena Martin sudah kencang dari beberapa bulan lalu padahal sempat lama nggak balapan. Mentalnya tahu kalau dia bisa berkembang. Sedangkan Bezzecchi, karena dia sudah sering menang dan mendominasi, lebih susah buat melangkah lebih jauh lagi. Martin sekarang punya kepercayaan diri yang luar biasa. Start-nya juga gila, kayak roket! Kalau orang lain yang start kayak gitu, pasti sudah jadi omongan di mana-mana.”…tutupnya…(iwb)