Lho motor baru koq larinya berat ya — ???
Jelajahi Topik
Poin Penting
- Iwanbanaran.com – Cak……ini adalah salah satu artikel lawas pengalaman IWB pribadi yang perlu sampeyan ketahui.
- Tema yang pastinya akan membuat sampeyan berpikir, Sebenarnya gimana sih kiat inreyen motor yang benar??….terus boleh nggak sih digeber mesinnya..??.
- Pertanyaan-pertanyaan ini seringkali terlontar dari para pemilik motor baru.

Iwanbanaran.com – Cak……ini adalah salah satu artikel lawas pengalaman IWB pribadi yang perlu sampeyan ketahui. Tema yang pastinya akan membuat sampeyan berpikir, Sebenarnya gimana sih kiat inreyen motor yang benar??….terus boleh nggak sih digeber mesinnya..??. Pertanyaan-pertanyaan ini seringkali terlontar dari para pemilik motor baru. Ada yang bilang boleh dan juga ada yang bilang tidak. So mana sih yang benar..???? monggo simak pengalaman IWB berikut ini….
Ketika mencoba motor Megapro tetangga keluaran tahun 2008 IWB sedikit tertegun. Motor yang terbilang masih baru serta mesin alus bak kulit perawan serasa kurang memuaskan keinginan hati. Ketika gas dibuka respon lumayan halus serta tarikan tidak terlalu mengecewakan. Tapi beda ketika rpm sudah beranjak naik ke 5000 laju motor serasa tertahan. Megy sohib dekat ini memang tidak pernah dipakai geber-geberan. Malah cenderung sopan bak priyayi (bangsawan)….
Doi punya prinsip paten bahwa bawa motor tidak boleh kasar. Servis rutin sebulan sekali, busi diganti tiap 3 bulan atau paling lambat 6 bulan sekali. Manteeppp…..alhasil mesin nyaris tak terdengar. Apalagi inreyen dulu…..buat boncengan aja bisa teriak-teriak kesaudara yang pinjam motornya. Wis luar biasa pokoke. Tapi anehnya jadwal ganti rantai keteng hampir sama seperti Megy 2002 IWB yaitu perdua/tiga tahun sekali. Padahal IWB pribadi kalo memperlakukan? tunggangan wis nggak karu-karuan cak….

IWB masih ingat, kala inreyen dulu tahun 2002… masih 500km motor sudah digeber mencapai 100km/jam. Ketika lolos servis pertama pada kilometer 800, speedo sudah menorehkan record 125km/jam….gas mentok!. Suara motor laksana diesel, kasar nggak karu-karuan. Mesin baru mencapai kilometer 3000km? (2bulan) sudah melanglang buana diajak pulang kampung ke Jawa Timur. Dan ketika motor berumur 7 bulan perjalanan jauh kembali dilakukan yaitu ke Tegal (dari Jakarta) pulang pergi tanpa ganti oli mesin. Dilalah di jalur Indramayu diajak geber-geberan sama RX-King….wisss makin semangatttt…
Pada masa 7 bulan pakai memperlakukan motor tidak tanggung-tanggung selalu puntir gas mentok sambil main selip kopling jika bertemu sama pengendara ugal-ugalan (Dasar masih darah muda dulu hehehe..). Alhasil..????……mesin seperti bunyi dinamo, kasar layaknya rantai keteng minta ganti. Setelah dicek mekanik…jebule klep wis kendor minta di setel cak. Ganti oli stel klep dan….anehnya setelah kejadian itu durability motor malah oke. Larinya makin ngacir enak maknyusss. Mesin ? tetap tidak bisa sehalus motor tanpa digeber….

Asyiknya model reyen Italian tune up membuat tunggangan IWB lebih ngacir dan enteng. Tercatat hampir 7 tahun umurnya jika diajak geber-geberan sama motor baru masih bisa jabanin. Apakah ini karena pengaruh inreyen yang ugal-ugalan ? Tapi tolong jangan dicontoh. Karena kalau melihat buku pedoman perlakuan tadi salah total. Kalau IWB sih memang rada bandel cak. Jadi boleh dicontoh boleh nggak. Dan dari pengalaman IWB biasanya sampeyan reyen alon maka mesin alus tapi jadi berat larinya. Tapi kalau rada pecicilan sejak baru digeber….respon mesin pasti lebih ngacir namun dengan catatan oli jangan pernah absen. Berikut reyen motor yang benar menurut IWB….
1. 500km pertama boleh kencang asal buka gas diurut. Tapi tolong jangan sampai gas mentok (60-70km/jam). Pada masa ini adalah masa penyesuaian antar komponen, memperhalus permukaan logam mesin yang saling bergesekan. Penggantian oli pada 500km pertama adalah wajib hukumnya untuk membuang gram-gram mikro yang terkikis dari permukaan logam tadi. Kurang dari 500km pertama juga dianjurkan (Mungkin 400km). Oh ya….boncengan tidak dilarang ya cak
2. 1500km geber montor jangan pecicilan dulu. 100km/jam bolehlah. Asalkan diurut. Servis pertama, ganti oli, pembersihan filter plus rantai pengencangan rantai roda dilakukan.
3. 2500 km ke atas IWB rekomendasikan motor boleh digeber gas mentok. Sesekali digeber akan memperlancar kinerja mesin serta membuang kotoran-kotoran deposit karbon yang tidak perlu. Dan terbukti motor emang lebih maknyus walau sudah berusia manula sekalipun.
Last…..itulah sekelumit saran dan pengalaman pribadi. Kalau ragu jangan ditiru. Motor sing jelas jangan terlalu dimanja soale malah ngeden hasilnya. Yang penting taat dalam mengganti oli mesin secara periodik…itulah kunci utama keawetan mesin 4 tak. Dari sini ada pertanyaan cak ? (iwb)