Promo banner Iwanbanaran
Home / TVS / Lebih dekat dengan TVS Apache RTR 160….
TVS •

Lebih dekat dengan TVS Apache RTR 160….

Tak kenal maka tak sayang….peribahasa tersebut memang ada benarnya.
Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 5 menit 0 komentar
Lebih dekat dengan TVS Apache RTR 160….
Lebih dekat dengan TVS Apache RTR 160…. — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Tak kenal maka tak sayang….peribahasa tersebut memang ada benarnya.
  • Sebab setelah mengelus, meraba, merasakan, menjelajahi…..mata makin melek serta sadar.
  • Yang dulunya meremehkan…opini jadi berubah makin respect.

Lebih dekat dengan TVS Apache RTR 160….

Tak kenal maka tak sayang….peribahasa tersebut memang ada benarnya. Sebab setelah mengelus, meraba, merasakan, menjelajahi…..mata makin melek serta sadar. Yang dulunya meremehkan…opini jadi berubah makin respect. Nah…hal ini terjadi pada IWB pada sikuda putih Apache. Seperti apa??…

Secara desain….motor? ada kemiripan dengan gen Bajaj Pulsar series. Terutama tudung lampu. Namun kalau kita pelototin lebih teliti akan banyak perbedaan diantara keduanya khususnya sisi finishing….TVS lebih rapi. Bahkan bisa IWB katakan tidak jauh dari pabrikan Jepang. Sambungan sasis, cat, serta pernik-pernik yang nempel ditubuh Apache…level kehalusan hanya satu tingkat dibawah racikan negara Nipon. Oke…yuk kita coba intip satu persatu….

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

Pelk….Apache RTR 160 menggunakan pelk merk TVS….hhmm racikan sendiri mzbro. Begitu pula karet bundar……seirama dengan castwheel.? Rem depan dibekali piringan cakram berukuran 270mm (2 pot desain kembang) sedang belakang 200mm (1 piston). Kepakeman?? yahud bro. Karakter rem depan empuk. Sayang…entah kenapa untuk belakang IWB merasakan kurang menggigit. Melirik kegarpu…suspensi teleskopik 105mm dikombinasikan dengan dua shock jenis Monotube Inverted Gas filled shox (MIG) with spring aid terbukti mumpuni melibas jalanan bergelombang. Mau polisi tidur gedenya segaban…suspensi mampu meredam dengan sempurna. Dan yang terpenting adalah kehandalan mendapatkan beban berlebih. Apache menunjukkan kelasnya ketika dibuat boncengan, handling tetap prima tanpa ada gejala ngedrop….Lebih dekat dengan TVS Apache RTR 160….

Speedometer dibekali engine dan aki checking. Beberapa saat akan menyala jika kontak dihidupkan….yang akan mati kembali tanda semua baik-baik saja. Layar LCD digital lumayan lebar…jelas terlihat walau siang dan malam hari. Disana terpampang indikator bar bensin, kecepatan, jam, dan trip meter atau odometer. Yang IWB sukai adalah jarum RPM kala dilihat pada gelapnya malam. Keren mzbro…merah menyala layaknya cahaya speedo iluminasi mobil. Melirik kestang…yup, stang jepit khas racing. Beda dengan Pulsar series…clip stang Apache terdapat lubang? sehingga memudahkan bagi biker yang demen nurunin shockbraker….

Sasis TVS Apache menganut Double Cradle Synchrostiff. Karena itu mzbro bisa lihat ada stabilizer menyilang diantara frame depan (atas dan bawah). Efeknya…handling motor akan lebih stabil akibat kekakuan sasis yang dimiliki. Dan…IWB membuktikan ketika Apache digeber dikecepatan tinggi, reaksi handling nyaris sempurna…antep…dan anteng. Jujur….IWB seperti dipaksa mengingat sensasi Ninja 150L/M). Sayang kehandalan melibas jalanan lurus sedikit dinodai oleh ukuran ban yang terbilang standart. Alhasil….motor bertenaga 15,7BHP ini rada protes kala dipakai rebah ekstrim. Tapi bukan berarti inferior mzbro, namun lebih kepada sisi grip akibat karet bundar yang dipasang pada pelk. Oke…ekplorasi kita lanjutkan kebagian tanki….Lebih dekat dengan TVS Apache RTR 160….

Kapasitas kaleng penyimpan bensin Apache terbesar dikelasnya…yakni 16liter. Sekali isi…disinyalir sampeyan bakal lupa balik lagi kepom bensin. Kemudian desain…..TVS berusaha memunculkan kesan sporty. Shroud kiri-kanan serta pemilihan tutup bensin layaknya motorsport tulen. Model rata….open and release (seperti sistem Honda CBR150R). Piye dengan materialnya??…khas India. Tebal dan kokoh!!. Dari hanya sekedar ngetuk pakai tangan…sudah bisa disimpulkan bahwa ketebalan diatas rata-rata motor Jepang yang ada ditanah air. Lanjut kebagian lain….mekanisme pedal gear menganut sistem ungkit yakni 1-N-2-3-4-5. Pola pengoperan khas motorsport tulen. Nah….yang bikin kaget adalah perpindahan transmisi…empuk kenyus-kenyus :mrgreen: . IWB tidak tahu…oli apa yang dimasukkan mekanik TVS pada sijaran wesi 160cc ini. Namun yang pasti penyakit motor India susah netral tidak IWB temui diApache. Bahkan bebek Tormax 150 jauh lebih susah dinetralin. Sekali lagi….untuk urusan shifting, maaf IWB harus berikan nilai diatas rata-rata motorsport yang ada ditanah air…sekali sentuh, klik…jalan….

Apache dibekali lampu fitting merk Osram plus halogen 35W….terang dan fokus. Urusan sinar menyinar….cukup memuaskan. Hanya satu yang kurang yakni sistem kelistrikan yang masih menganut AC. Jadi daya pancar lampu tergantung dari putaran engine. Untungnya…ketika idle, kekuatan sorot cukup baik tidak redup.? Kemudian ergonomi riding….hhmm rada nunduk layaknya pure motorsport. IWb yang biasa nunggang kebo awalnya kurang merasa nyaman. Tapi setelah memakai beberapa jam…jebule nikmat juga. Tinggal geser kaki agak kebelakang…maka pengendalian pada kondisi melaju makin maksimal. Oh iya…untuk seat heigh, secara feeling nyaris sama dengan sikebo. Kaki menapak dengan rileks ketanah. Yang pasti….jauh lebih bersahabat dibanding Pulsar series….Lebih dekat dengan TVS Apache RTR 160….

Yup…itulah sekilas impressi yang bisa IWB jabarkan. Dari sekian banyak sisi positif yang IWB tangkap…..ada beberapa hal yang sedikit mengurangi? penilaian dan semoga mampu menjadi masukan buat TVS. Contohnya adalah kekuatan foot step boncenger yang sudah slek tidak mampu berdiri sempurna padahal motor baru berumur 5 bulan. Kemudian vibrasi engine….lumayan terasa dibagian stang (hanya dibeberapa RPM – akan IWB buat diartikel terpisah). Masukan lainnya adalah…aki yang masih menggunakan cairan. Dari pengalaman IWB…..aki liquid cukup merepotkan khususnya dalam hal maintenance. Selebihnya….IWB kasih jempol buat siTVS Apache apalagi kalau sudah ngomongin perkara power. Seperti apa?? tunggu next artikel mzbro…!! (iwb)Lebih dekat dengan TVS Apache RTR 160….Lebih dekat dengan TVS Apache RTR 160….Lebih dekat dengan TVS Apache RTR 160….Lebih dekat dengan TVS Apache RTR 160….Lebih dekat dengan TVS Apache RTR 160….Lebih dekat dengan TVS Apache RTR 160….Lebih dekat dengan TVS Apache RTR 160….Lebih dekat dengan TVS Apache RTR 160….Lebih dekat dengan TVS Apache RTR 160….Lebih dekat dengan TVS Apache RTR 160….Lebih dekat dengan TVS Apache RTR 160….Lebih dekat dengan TVS Apache RTR 160….Lebih dekat dengan TVS Apache RTR 160….Lebih dekat dengan TVS Apache RTR 160….Lebih dekat dengan TVS Apache RTR 160….Lebih dekat dengan TVS Apache RTR 160….Lebih dekat dengan TVS Apache RTR 160….Lebih dekat dengan TVS Apache RTR 160….Lebih dekat dengan TVS Apache RTR 160….Lebih dekat dengan TVS Apache RTR 160….Lebih dekat dengan TVS Apache RTR 160….

Lebih dekat dengan TVS Apache RTR 160….Lebih dekat dengan TVS Apache RTR 160….Spesifikasi TVS Apache RTR 160Lebih dekat dengan TVS Apache RTR 160….

Jenis mesin 4 tak
Kapasitas mesin 159,7 cc
Jumlah silinder 1
Torsi maksimum & RPM 13,1 Nm @6500 rpm
Daya maksimum & RPM 11,55 KW (15,7 bhp) / 8.500 rpm
Bore x Stroke 62 mm x 52,9 mm
Perbandingan kompresi 9,5 : 1
Sistem Bahan Bakar Karburator
Valve train 2 Valves, single cam
Perbandingan daya dan berat 112,94 bhp / ton
Starting Electric & Kick Start
Kecepatan idle 1.400 rpm
Jenis pengapian IDI
Accu 12v, 9 Ah (ES)
Alternator AC Generator
Busi MICO BOSH – TWIN ELECTRODE
Lampu depan 35/35W Halogen HS1 – Lensa jernih dengan MFR
Lampu belakang 0,5 W LED-Twin Triangle dengan lensa prisma
Lampu rem 3,5 W
Lampu belok 10 W
Sekring 10 A
Kapasitas maksimal tangki bahan bakar 16 lit
Tangki bahan bakar cadangan 2,5 lit
Bahan bakar candangan yang dapat digunakan 1,7 lit
Panjang keseluruhan 1.960 mm
Lebar keseluruhan 730 mm
Tinggi keseluruhan 1.105 mm
Jarak antara as roda 1.300 mm
Jarak mesin ke tanah 180 mm
Radius perputaran kemudi 2.010 mm
Bagikan artikel
WhatsApp X

Tentang Penulis

Iwanbanaran
Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Berita, review, dan analisis roda dua dari Iwanbanaran.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar…

Baca Juga

Artikel TVS Lainnya

Lihat Semua TVS
Breaking !! New TVS Ronin 225 Midnight Blue Rilis….Ada yang berubah cak !!!
TVS

Breaking !! New TVS Ronin 225 Midnight Blue Rilis….Ada yang berubah cak !!!

Iwanbanaran.com – Cakkk…baru saja TVS Motor Company Indonesia resmi menyegarkan jajaran produk modern-retro andalannya, TVS Ronin 225. Peluncuran warna baru Midnight Blue ini tidak hanya sekadar ganti cat, tetapi juga menghadirkan tiga pembaruan fungsional pada varian tertinggi (Top Variant/TD). Apa gerangan ??? Penyegaran ini menjadi strategi TVS untuk terus menjaga momentum Ronin di kelas motor […]

April 22, 2026 • 0 Baca →
Tantang pabrikan Jepang !! Inilah TVS-X…..gilaaa Rangkanya kokoh benerrrr !!!
TVS

Tantang pabrikan Jepang !! Inilah TVS-X…..gilaaa Rangkanya kokoh benerrrr !!!

Iwanbanaran.com – Cakkkk…. Selama ini kita menganggap design pabrikan India selalu tidak sesuai dengan selera kita. Nyeleneh dan sulit untuk diterima karena rata-rata memang Wagu cak. Namun IWB yakin opini tersebut langsung bubar setelah sampeyan melihat gacoan terbaru pabrikan India TVS X. Motor listrik yang tampangnya keren parah. Karena setiap Jengkal bodi seperti mengingatkan kita […]

September 18, 2023 • 0 Baca →
Breaking !! TVS Ronin 225 gempur Indonesia, tantang Yamaha XSR…harga dan Fiturnya ediannn !!!
TVS

Breaking !! TVS Ronin 225 gempur Indonesia, tantang Yamaha XSR…harga dan Fiturnya ediannn !!!

Iwanbanaran.com – Cakkkk…..ngimpi opo melihat TVS Indonesia kembali bergeliat setelah mereka seperti mati suri cukup lama. Pasti sampeyan masih ingat gimana sepak terjang TVS lewat Apache dimasa lalu. Dan hampir 7 tahun lamanya mereka tidak terdengar kini TMCI (TVS Motorcycle Indonesia) menggebrak pasar dengan produk terbarunya yakni TVS Ronin 225 yang dibanderol sangat murah termasuk […]

July 8, 2023 • 0 Baca →