Home / Racing / Kenapa mesin CBR1000-RRR sulit kompetitif di WSBK ? ini jawabannya
Racing •

Kenapa mesin CBR1000-RRR sulit kompetitif di WSBK ? ini jawabannya

Cakkkk…..cukup banyak pertanyaan dilemparkan ke IWB kenapa Honda masih belum juga mampu kompetitif di ajang WSBK di saat motor ini memiliki power yang luar biasa besar.
Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 4 menit
Kenapa mesin CBR1000-RRR sulit kompetitif di WSBK ? ini jawabannya
Kenapa mesin CBR1000-RRR sulit kompetitif di WSBK ? ini jawabannya — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Bahkan sekelas Alvaro Bautista yang sebelumnya cemerlang diDucati di ajang superbike, kemudian Leon Haslam biasanya perkasa di Donington Park, namun doi hanya mampu finish ke 6 tanda […]
  • Cakkkk…..cukup banyak pertanyaan dilemparkan ke IWB kenapa Honda masih belum juga mampu kompetitif di ajang WSBK di saat motor ini memiliki power yang luar biasa besar.

Iwanbanaran.com – Cakkkk…..cukup banyak pertanyaan dilemparkan ke IWB kenapa Honda masih belum juga mampu kompetitif di ajang WSBK di saat motor ini memiliki power yang luar biasa besar. Bahkan sekelas Alvaro Bautista yang sebelumnya cemerlang diDucati di ajang superbike, kemudian Leon Haslam biasanya perkasa di Donington Park, namun doi hanya mampu finish ke 6 tanda memang ada yang salah dengan CBR1000-RR. Pertanyaannya apa yang sebenarnya terjadi, kenapa mesin CBR1000-RRR sulit kompetitif di WSBK ? dan inilah jawabannya….

Sepertinya tim Honda memang sedang menderita diajang balap dunia cak. Tidak hanya Motogp, kondisi serupa juga mereka alami di WSBK. Lhaaa piyeee….Jika Yamaha dan Kawasaki memperebutkan gelar juara dunia berkat fenomena Razgatlioglu dan Rea, Honda masih berjuang untuk mendapatkan jalannya. Entah kenapa cak, pengembangan mesin CB1000RR-R seperti kurang optimal….

Intip saja performa mereka di klasemen Konstruktor, Honda berada di posisi terbawah dengan 74 poin (bahkan tidak naik podium), terpaut jauh dari Kawasaki yang 191 poin dan Yamaha 187 poin. Honda CBR 1000 RR-R seperti tidak perform sesuai harapan. Apakah karena Alvaro Bautista kurang mampu memberikan masukan pengembangan ? apakah Honda salah merekrut rider? rasanya sulit untuk menyalahkan rider semata karena masalah ini cukup kompleks…

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

Kenapa mesin CBR1000-RRR sulit kompetitif di WSBK ? ini jawabannyaSebagai informasi di Donington, pembalap Spanyol tersebut menyelesaikan Race 1 di posisi kedelapan dengan selisih 37 detik dari Toprak. Lalu selisihnya ?menurun? menjadi 22 detik di Race 2 atau finish ke sepuluh. Gap yang cukup besar untuk trek yang relatif pendek seperti di Inggris, di mana Bautista bahkan sempat naik podium pada tahun 2019 saat doi menunggangi Ducati. Kesenjangan lap time perputaran cukup signifikan. FYI…lap terbaik yang dicetak Bautista adalah 1’29.104 alias jauh lebih lambat dari yang ditorehkan Rea (Kawasaki) yang bermain diangka 1’28.078. Yang menjadi pertanyaann….apa yang terjadi ? Kenapa mesin CBR1000-RRR sulit kompetitif di WSBK ?

Masalahnya bukan pada power cak karena ledakan tenaga CBR1000RR-R jutsru mampu mengalahkan Yamaha R1 ataupun ZX10RR. Top speed motor terbaru 1000cc Honda ini disebut sebagai the most powerfull on the track diluar Ducati akibat top speednya yang cukup tinggi. Namun kencang di lintasan lurus tidak akan berarti jika tikungan sulit. Yup….menurut Alvaro, problem terbesar Honda adalah grip atau traksi ban belakang. Honda CB1000RR-R kesulitan menterjemahkan ledakan tenaga dari roda keaspal. Tentu ini mengejutkan sebab masalah utama ternyata sangat mirip dengan RC213V 2021 di Motogp yakni “rear Grip”. Itulah kenapa Alvaro maupun Haslam selalu kehilangan waktu dari 0,3 hingga 0,4 detik perlapnya akibat cornering speed yang melempem….

Kenapa mesin CBR1000-RRR sulit kompetitif di WSBK ? ini jawabannyaAlvaro menegaskan bahwa pembaruan elektronik tidak cukup untuk memecahkan masalah timnya. Sebenarnya Honda sudah membawa beberapa perangkat terbaru untuk mendukung race seperti swing arm, knalpot termasuk sensor torsi diperkenalkan di Barcelona. Namun sayang semua usaha tesebut belum mampu mengubah karakter CBR sehingga Alvaro sulit menggunakan keunggulan balapnya ditikungan….

Last….kini rider Honda mengoleksi 41 poin (Leon Haslam) serta 57 poin (Bautista). Hingga sekarang Honda masih berjuang untuk memecahkan masalah mengingat perombakan besar pada mesin dan frame dilarang. “ Regulasi melarang kami melakukan perubahan besar pada mesin atau rangka, Hal ini membuat kami sulit untuk memperbaiki masalah.? So…sejauh ini Kami hanya berusaha mengumpulkan informasi sebanyak mungkin untuk modal perombakan pada model motor berikutnya agar dapat mengambil langkah besar…” tutup Bautista. So….apakah ini artinya tim WSBK Honda sudah lempar handuk dimusim 2021 ? logis jika melihat performa mereka hingga pertengahan musim ini. So realistis jika akhirnya mereka fokus untuk musim 2022, musim yang diharapkan akan berubah dibandingkan dengan musim 2021….(iwb)

Bagikan artikel
WhatsApp X

Tentang Penulis

Iwanbanaran
Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

Baca Juga

Artikel Racing Lainnya

Lihat Semua Racing
Aprilia bekerja keras Pulihkan Cedera Jorge Martin…ini yang dilakukan !!
Motogp Trending

Aprilia bekerja keras Pulihkan Cedera Jorge Martin…ini yang dilakukan !!

Iwanbanaran.com – Cakkk….Inilah yang namanya nekat demi gelar juara dunia. Jorge Martin baru saja mengalami patah tulang radius kanan akibat kecelakaan mengerikan di Sprint Race MotoGP Australia, Sabtu (24/10). Tapi bukannya menyerah, pebalap Aprilia itu justru menyusun rencana pemulihan super ketat demi bisa tampil di MotoGP Malaysia di Sepang akhir pekan ini. Gila? Mungkin. Tapi […]

October 29, 2026 • 0 Baca →
Mengejutkan…Marc Marquez bocorkan niatnya Pensiun dari MotoGP !!
Motogp Trending

Mengejutkan…Marc Marquez bocorkan niatnya Pensiun dari MotoGP !!

Iwanbanaran.com – Cakkk….Marc Marquez akhirnya buka kartu soal masa depannya. Pebalap yang kini berusia 33 tahun itu mengakui bahwa kontraknya bersama Ducati hingga akhir 2028 kemungkinan besar adalah kontrak terakhirnya di MotoGP. Bukan karena ia kehilangan gairah balap, tapi karena pikirannya sudah jauh lebih tenang setelah kembali meraih gelar juara dunia…!! Dalam wawancara panjang bersama […]

October 28, 2026 • 0 Baca →
Bos Ducati Tardozzi Geram…Bela Marquez, Tuding pembalap Pengecut Soal Race Qatar !!
Motogp

Bos Ducati Tardozzi Geram…Bela Marquez, Tuding pembalap Pengecut Soal Race Qatar !!

Iwanbanaran.com – Cakkk….Davide Tardozzi akhirnya buka suara. Manajer tim Ducati itu tidak main-main mengkritik para pebalap yang berani bersuara lantang di luar ruangan, tapi mendadak bisu saat berhadapan langsung dengan penyelenggara MotoGP. Baginya, sikap seperti itu bukan cuma mengecewakan… itu bentuk kepengecutan yang membuang waktu semua orang. Yup….Bos Ducati Tardozzi Geram…Tuding pembalap Pengecut Soal Race […]

October 26, 2026 • 0 Baca →