Promo banner Iwanbanaran
Home / Racing / Kemenangan beruntun Ducati membuat resah direktur WSBK, RPM akan disunat ??
Racing •

Kemenangan beruntun Ducati membuat resah direktur WSBK, RPM akan disunat ??

Cakkkkkk… 2 Seri gelaran World Superbike berlalu dan sudah sampeyan ketahui bahwa Alvaro Bautista dengan Ducati V4R terlalu tangguh dan sangat dominan menyapu…
Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 5 menit
Kemenangan beruntun Ducati membuat resah direktur WSBK, RPM akan disunat ??
Kemenangan beruntun Ducati membuat resah direktur WSBK, RPM akan disunat ?? — Foto: Iwanbanaran

Kemenangan beruntun Ducati membuat resah direktur WSBK, RPM akan disunat ??Iwanbanaran.com – Cakkkkkk… 2 Seri gelaran World Superbike berlalu dan sudah sampeyan ketahui bahwa Alvaro Bautista dengan Ducati V4R terlalu tangguh dan sangat dominan menyapu semua kemenangan dengan Total 6 Kemenangan dan berhasil mengumpulkan 124 Poin. Tahun debut Ducati V4R Memang sangat terbantu dengan terbantunya Jumlah RPM Atau Putaran mesin yang mencapai 16.000. Wis menang ngacir jauh benarrr. Dilalah kondisi tersebut membuat sporting direktur WBSK resah. Mereka kini akan terus pantau dan jika dominasi terus terjadi akan ada beberapa langkah yang dilakukan salah satu opsi adalah penyunatan RPM. Nahhhh….

Mengulik Informasi dari Sporting Director World Superbike Gregorio Lavilla dalam Wawancara melalui Media GPOne.com, mereka mengakui sangat terkejut dengan dominasi Ducati yang begitu mencolok. Menang dengan gap yang sangat jauh jelas bukan tontonan yang enak dilihat. Soal ini Gregorio angkat bicara….

“Ducati memiliki terlalu banyak keuntungan. Itu harus dibatasi. Regulasi kejuaraan sudah ditulis. Kami perlu membatasi RPM atau menambahkan pada paket selanjutnya. Setahun yang lalu, semua orang mengatakan bahwa Rea selalu menang, tapi sekarang Bautista. (Candanya). Aku percaya skenario Kejuaraan telah berubah setelah dua balapan pertama ini. Bahkan jika dari awal sekalipun, kami harus menghindari evaluasi yang terburu-buru. Tentu saja, seperti yang telah kita lihat, semua telah maju berubah, aku ulangi kami hanya berada di balapan kedua..” serunya. Gregoria mengaku sangat terkejut dengan performa Ducati…

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

“Tentu saja, aku tidak bisa menyangkalnya. Aku terkejut, seperti halnya para penggemar, pakar, dan juga Ducati sendiri..” tukasnya lagi. Bautista mendominasi Kejuaraan dengan jarak yang mengesankan. Semua orang mengharapkan Dorna untuk campur tangan dan menyeimbangkan situasi. Saat ini, satu-satunya pilihan adalah membatasi regulasi, karena aturan diikat dengan Bagian Konsesi. Apa yang akan terjadi di Aragon?

Kemenangan beruntun Ducati membuat resah direktur WSBK, RPM akan disunat ??
” Gregorio Lavilla akan pantau race-race berikutnya…”

“Aku pikir kami perlu menyelesaikan masalah ini. Dorna tidak di sini untuk menentukan atau mengatur mereka yang menang. Memang benar bahwa Bautista mendominasi, tetapi kami masih melewati balapan kedua. Tidak ada yang memiliki bola kristal untuk memprediksi apa yang akan terjadi di Aragon dan seterusnya. Selain itu, hanya ada satu Ducati yang menang saat ini, karena yang lain menderita….

” Aku ingin memberimu sebuah contoh. Tahun lalu, kami membatasi RPM Kawasaki sebelum dimulainya Kejuaraan, kemudian kami berhenti melakukan intervensi, meskipun Rea mendominasi sepanjang seri. Motornya selalu menang, di setiap trek, tetapi bagaimana dengan ZX-10RR lainnya? Dan yang aku dengar hanyalah RPM. Tentu saja, itu penting, tetapi mereka tidak merevolusi motor. Dengan RPM lebih sedikit, ternyata Kawasaki membalap lebih cepat daripada di MotoGP di Jerez (Bisa kita lihat saat Test Kawasaki bisa lebih cepat dari Motogp). Juga, track lain yang tidak hanya terdiri dari straight….” pungkas Gregorio. Apakah ini artinya tidak akan ada intervensi ?

Kemenangan beruntun Ducati membuat resah direktur WSBK, RPM akan disunat ??“Kami harus tetap melihat. Seperti yang kau tahu, ada perusahaan di luar Dorna yang beroperasi dengan menghitung algoritma, yang didasarkan pada beberapa faktor, seperti kemenangan dan kesenjangan selama perlombaan. Setelah kami menganalisis data ini, kami akan melihat bagaimana kami harus bersikap….” ujarnya lagi. Panigale V4 memang membuat sebuah persaingan WSBK jadi terasa pincang jika berada pada kondisi yang sempurna. Sebuah motor replika Motogp yang sukses ngacak-ngacak persaingan di ajang WSBK. Soal ini Gregorio mengatakan….

?Tahun ini, aku pikir kami telah melihat investasi besar yang dilakukan oleh produsen, dan aku pikir itu luar biasa bagi rider, jika dibandingkan dengan masa lalu. Ada ban yang berbeda, dan kita bahkan tidak bisa melakukan intervensi terhadap peraturan tersebut. Terlepas dari penjelasan singkat ini, jika semua pabrikan memutuskan untuk meluncurkan replika MotoGP di pasaran, itu akan menjadi strategi penjualan komersial baru, dan kami harus siap untuk menyambutnya…” cetus doi. Akankah kita akan melihat Motor dengan Winglet seperti di MotoGP?..

Kemenangan beruntun Ducati membuat resah direktur WSBK, RPM akan disunat ??“Kami sudah membahas ini dengan MotoGP. Jika motor standar menyediakannya, kami tentu tidak bisa melarang mereka. Aku pikir setiap pembalap di grid adalah pemenang potensial. Jika dia adalah pembalap yang penting, trek akan memberi tahu, seperti biasa. Bautista tentu saja merupakan talenta yang hebat, mengingat dia berasal dari Kejuaraan dengan level terbaik dari seluruh dunia (Motogp)...” tutupnya…

Last…komen Sporting Director World Superbike Gregorio Lavilla ini seakan menegaskan posisi mereka yang akan memantau sepak terjang Ducati pada balapan-balapan berikutnya. Mereka memang enggan terburu-buru namun tidak menutup kemungkinan jika dominasi gap yang begitu pincang terus terjadi maka opsi paling ideal adalah mengurangi teriakan RPM Ducati Panigale V4 yang memang tertinggi saat ini. So…saran IWB buat Bautista, mending akting nunggu aja jangan digas pol-polan kayak kemarin. Baru dua lap terakhir attacking biar nggak kena penyunatan RPM, iyo ora cak. Race WSBK ? emang pincang cak…gapnya kuwi lho yang bikin ora seru, 10-14 detik….bikin ngantuk euy :mrgreen: ……(iwb)

Referensi Gpone

Bagikan artikel
WhatsApp X

Tentang Penulis

Iwanbanaran
Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Berita, review, dan analisis roda dua dari Iwanbanaran.

Baca Juga

Artikel Racing Lainnya

Lihat Semua Racing
Aneh…Rantai Motor Marc Marquez Prothol, Diggia Bikin Rekor Lap Baru !!
Motogp Trending

Aneh…Rantai Motor Marc Marquez Prothol, Diggia Bikin Rekor Lap Baru !!

Iwanbanaran.com – Cakkk…Sesi Practice MotoGP Qatar kemarin malam jadi drama tersendiri. Di Giannantonio, pembalap VR46 Ducati yang tahun 2023 pernah menang di sini bareng Gresini, nggak main-main. Meski katanya motornya kena defisit power, dia tetap bisa nembus 1 menit 50,406 detik…rekor lap baru di Lusail. Gila, power kurang tapi tetap paling cepet. Namun yang mengejutkan […]

November 7, 2026 • 0 Baca →
Moto3 Practice : Veda Ega Melesat di Qatar…sektor terakhir ediannn !!
Motogp Trending

Moto3 Practice : Veda Ega Melesat di Qatar…sektor terakhir ediannn !!

Iwanbanaran.com – Cakkk…Sirkuit Internasional Lusail menjadi saksi bisu bagaimana pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan taringnya. Dalam sesi Free Practice 1 (FP1) Moto3 Grand Prix Qatar, Veda berhasil mencatatkan waktu yang sangat kompetitif. Ia menutup sesi latihan pertama dengan menempati posisi keenam, hanya terpaut 0,982 detik dari pembalap tercepat, Maximo Quiles. Yup…Veda Ega Melesat […]

November 6, 2026 • 0 Baca →
MotoGP Qatar Bikin Panik…Tim Dapat Instruksi Darurat, Ada Peta Shelter hingga Larangan Foto Puing!
Motogp Trending

MotoGP Qatar Bikin Panik…Tim Dapat Instruksi Darurat, Ada Peta Shelter hingga Larangan Foto Puing!

Iwanbanaran.com – Cakkk….Situasi di Qatar rupanya bukan cuma soal Marquez yang ogah lama-lama di Lusail. Kabar terbaru, seluruh tim MotoGP dikabarkan sudah menerima instruksi darurat dan panduan keselamatan menjelang seri Qatar akhir pekan ini. Bukan main-main, dokumennya sampai berjudul “Internal Shelter Locations” alias lokasi perlindungan internal. Ini bukan briefing biasa soal trek basah atau suhu […]

November 6, 2026 • 0 Baca →