Kemarahan Pecco Tak Terbendung..” Aku minta Penjelasan Ducati !”
Jelajahi Topik
Iwanbanaran.com – Cakkk….mental Pecco hancurrrrr. Doi kecewa, marah dan pasrah jadi satu. Pecco bahkan mengatakan bahwa kesabarannya dengan Ducati mulai tak terbendung. ” Aku minta Penjelasan Ducati !” serunya. Hmm…asli kayaknya makin stress kiee cakk…
Pecco Bagnaia finis di posisi kedelapan pada hari Minggu di Austria. Ia mengungkapkan kekecewaan, kepahitan, dan kepasrahan sehingga kata-katanya sangat keras. Kata-kata yang keras, yang ditanggapi Gigi Dall’Igna dengan menyebutnya sebagai “spiral negatif”…
“Aku mulai kehilangan kesabaran. Aku harap Ducati punya penjelasan. Aku ingin kembali bisa menang dan bersenang-senang. Tetapi aku tahu itu tidak akan terjadi karena jika tidak ada yang berubah sejak awal tahun, aku rasa itu tidak akan terjadi sekarang. Mentalitasku akan tetap sama, aku akan kembali lebih baik lagi, kita lihat saja nanti… “
“Di sini aku selalu bisa menjaga kecepatan dengan ban bekas, tapi tahun ini aku seperti lupa caranya. Padahal Hari ini aku percaya diri karena posisiku depan, tapi yang membuatku kecewa aku aku finis di urutan kedelapan, 12 detik di belakang Marc. Sejujurnya aku tidak mengerti. Ditambah kemarin seperti mimpi buruk. Ya, aku tidak mengerti apa yang terjadi, ini sungguh aneh. Aku sudah berjuang sejak awal musim, tentu sulit untuk menerimanya, mengingat tahun lalu aku banyak menang. Namun, sekarang, aku tidak bisa mengulanginya…kecepatanku lebih lambat. Jujur Sulit untuk tetap sabar dengan kondisi ini…”
“Aku sudah melakukan semua yang Ducati minta, tapi tidak ada yang berubah. Begitu ban belakangku habis, aku terus melambat dan tidak mampu mengendalikannya lagi. Pada akhirnya, aku dua detik lebih lambat. Aku tahu potensiku dan apa yang telah aku capai hingga tahun lalu. Sekarang Aku lupa bagaimana melakukannya karena hasilnya terus memburuk. Melihat catatan waktu balapan tahun 2024, aku selalu lebih cepat atau setara dengan para pemenang….
“Dengan cuaca yang lebih dingin, seharusnya aku bisa lebih cepat. Sekarang ? aku tidak bisa menjelaskannya. Jumat pagi, aku sangat cepat dan konsisten, sama seperti sore hari dan Sabtu pagi. Namun, di kedua balapan, hasilnya buruk. Aku tidak tahu harus gimana lagi. Yang jelas kini aku mulai kehilangan kesabaran. Aku harap Ducati punya penjelasan, tapi hingga sekarang mereka hanya diam…” keluh Pecco…(iwb)