Promo banner Iwanbanaran
Home / Motogp / Kalah duel di Austria, Marc Marquez tantang Lorenzo tahun depan
Motogp •

Kalah duel di Austria, Marc Marquez tantang Lorenzo tahun depan

Cakkk…sepertinya kekalahan dua kali duel melawan Lorenzo musim ini membuat Marc berpikir, memang sulit untuk mengalahkan Ducati dibeberapa trek.
Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 3 menit 0 komentar
Kalah duel di Austria, Marc Marquez tantang Lorenzo tahun depan
Kalah duel di Austria, Marc Marquez tantang Lorenzo tahun depan — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Cakkk…sepertinya kekalahan dua kali duel melawan Lorenzo musim ini membuat Marc berpikir, memang sulit untuk mengalahkan Ducati dibeberapa trek.
  • Apalagi menurutnya kekuatan Ducati adalah top speed yang lebih baik dilintasan lurus.
  • Marc mengaku sudah berikan semua yang dimiliki namun hasil akhir tetap finish kedua.

Iwanbanaran.com – Cakkk…sepertinya kekalahan dua kali duel melawan Lorenzo musim ini membuat Marc berpikir, memang sulit untuk mengalahkan Ducati dibeberapa trek. Apalagi menurutnya kekuatan Ducati adalah top speed yang lebih baik dilintasan lurus. Marc mengaku sudah berikan semua yang dimiliki namun hasil akhir tetap finish kedua. Yang menarik, tersirat namun tidak tersurat, Marc Marquez tantang Lorenzo tahun depan dengan menggunakan motor yang sama yakni Honda !! Wahhh seru iki caaak….

Marc Marquez mengaku tidak mudah mengalahkan Ducati di Red Bull ring Austria. Padahal sejak awal strateginya sudah dijalankan yakni nggeber sejak start supaya bisa melebarkan gap dari Ducati. Tapi ternyata strategi ini tidak sepenuhnya berjalan dengan baik sebab Lorenzo kemudian pelan namun pasti menyusul. ” Aku mencoba untuk ngepush sejak awal….

” Sebab aku tahu bertarung melawan Ducati lumayan sulit. Tapi goal kami tercapai yakni hanya melawan satu Ducati. Aku menduga lawanku adalah Dovi namun kali ini ternyata Jorge. Kendati demikian aku selalu berada di depan. Aku terus mencoba karena aku adalah Marc dan aku butuh terus mencoba (untuk menang). Setiap tikungan pendek dia selalu berhasil menyalipku secara pararel, sangat sulit untuk bertahan…..

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

Kalah duel di Austria, Marc Marquez tantang Lorenzo tahun depan” Lalu dia kembali menyalipku dari luar saat akselerasi karena Jorge memiliki kecepatan.?Tapi Kendati dia tidak melakukannya di sana, pasti dia akan mencoba di tikungan 8 dan 9. Tapi aku terus mencoba dan cukup menikmati jalannya balapan sebab secara poin juga sudah cukup bagus untuk bekal kompetisi….” seru Marc. Pembalap HRC ini lalu mengatakan Lorenzo diuntungkan dengan kemampuan akselerasi motor…

” Untung tahun depan Jorge Lorenzo tidak bersama Ducati. Tentu saja Dia memiliki titik pengiriman sangat kuat… tapi aku lebih kuat di sana. Masalahnya dia memiliki akselerasi yang sangat bagus. Untunglah tahun depan kami akan menggunakan motor yang sama. Kita lihat jika dengan alat yang sama hasilnya juga sama (kalah) itu artinya tidak ada lagi alasan buatku…..” serunya tertawa…

Kalah duel di Austria, Marc Marquez tantang Lorenzo tahun depan” Aku rasa Honda sudah melakukan tugasnya dengan sangat baik mengambil Lorenzo bergabung dengan tim kami. Dia bisa menang dengan motor kami dan akan sangat menarik melihat dia bersama Honda. Tentu saja dia akan kencang dan aku yakin itu…” seru Marc. Pernyataan Marc Marquez seakan menggaris bawahi bahwa motor yang digunakan tidak seimbang sehingga Lorenzo berhasil mengalahkannya di Austria. Tersirat namun tak tersurat. Kasarnya doi ingin mengatakan sampeyan nunggang Ducati okelah, tapi kalau berani hayo sama-sama nunggang motor yang sama diatas mesin Honda. Dan ini akan membuat tontonan semakin seru tahun depan. Horaaa sabarrrr…

Last…..dengan kemenangan Lorenzo, kini pembalap Ducati merangsek di posisi 3. Target Jorge sendiri adalah menggeser Valentino Rossi di posisi runner up. Sementara posisi 2 membuat Marc Marquez semakin meninggalkan Valentino Rossi dan kini terpaut sekitar 59 poin. Jelas bencana buat Yamaha mengingat kompetitor mereka semakin konsisten di saat performa mereka belum maksimal. So…Lorenzo vs Marc diatas mesin Honda ? Sampeyan jagoin siapa cak :mrgreen: …(iwb)

Bagikan artikel
WhatsApp X

Tentang Penulis

Iwanbanaran
Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Berita, review, dan analisis roda dua dari Iwanbanaran.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar…

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Marco Bezzecchi buka suara soal Clash Qatar…Akan kembali menyerang Marc ??
Motogp Trending

Marco Bezzecchi buka suara soal Clash Qatar…Akan kembali menyerang Marc ??

Iwanbanaran.com – Cakkk….Marco Bezzecchi akhirnya angkat bicara mengenai insiden benturan dengan Marc Marquez yang menghancurkan harapannya memenangi Sprint race MotoGP Qatar 2026 di Sirkuit Lusail, Sabtu (7/11). Pembalap Aprilia yang start dari pole position dan sempat diunggulkan itu terjatuh setelah kontak dengan Marquez ketika ia mencoba memanfaatkan momen pemimpin balapan yang sedikit melebar di Tikungan […]

November 8, 2026 • 0 Baca →
Pecco Kaget dengan Ducati di Qatar…lho, motor kok enak ?!
Motogp Trending

Pecco Kaget dengan Ducati di Qatar…lho, motor kok enak ?!

Iwanbanaran.com – Cakkk…Pecco kaget bin bungah di Lusail Qatar. Setelah berbulan-bulan kelihatan loyo dan bikin Ducati garuk-garuk kepala, Pecco Bagnaia akhirnya senyum lagi di Qatar. Dan kalimatnya bikin merinding: “Rasanya seperti pembalap pabrikan lagi.” Yup….motor Pecco di Qatar kok jadi enak ?? Jumat di Lusail, Bagnaia finis P4 di sesi Practice. Angkanya sih nggak wah […]

November 7, 2026 • 0 Baca →
Aneh…Rantai Motor Marc Marquez Prothol, Diggia Bikin Rekor Lap Baru !!
Motogp Trending

Aneh…Rantai Motor Marc Marquez Prothol, Diggia Bikin Rekor Lap Baru !!

Iwanbanaran.com – Cakkk…Sesi Practice MotoGP Qatar kemarin malam jadi drama tersendiri. Di Giannantonio, pembalap VR46 Ducati yang tahun 2023 pernah menang di sini bareng Gresini, nggak main-main. Meski katanya motornya kena defisit power, dia tetap bisa nembus 1 menit 50,406 detik…rekor lap baru di Lusail. Gila, power kurang tapi tetap paling cepet. Namun yang mengejutkan […]

November 7, 2026 • 0 Baca →