Home / Motogp / Jelang Final Round Motogp….FIM Steward umumkan 15 pembalap melanggar tekanan ban !!
Motogp Diperbarui

Jelang Final Round Motogp….FIM Steward umumkan 15 pembalap melanggar tekanan ban

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 3 menit
Jelang Final Round Motogp….FIM Steward umumkan 15 pembalap melanggar tekanan ban
Jelang Final Round Motogp….FIM Steward umumkan 15 pembalap melanggar tekanan ban — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Iwanbanaran.com – Cakkk….asli IWB kok mumet ya dengan peraturan konyol tekanan ban.
  • Lhaa piyee oraaa…yang jadi korban banyak buangeetttt.
  • Dan ini akan membuat balapan jadi garing karena pembalap bakal cari aman ogah adu salip.

Iwanbanaran.com – Cakkk….asli IWB kok mumet ya dengan peraturan konyol tekanan ban. Lhaa piyee oraaa…yang jadi korban banyak buangeetttt. Dan ini akan membuat balapan jadi garing karena pembalap bakal cari aman ogah adu salip. Terbukti jelang Final Round Motogp….FIM Steward umumkan 15 pembalap melanggar tekanan ban !! Laaaahhhh….

Seperti yang sampeyan tahu pada MotoGP musim 2023, tekanan ban pada ban depan akan dipantau menggunakan sensor standar dari LDL. Awalnya, hukuman seharusnya dijatuhkan setelah tiga Grand Prix jika tekanan minimum yang ditentukan oleh Michelin tidak dipatuhi. Pemasok ban asal Prancis yakin dengan tekanan dibawah standar akan membahayakan keawetan ban, terutama karena kelebihan aerodinamis, perangkat dan sejenisnya semakin membebani ban depan….

Di sisi lain, lebih sedikit tekanan berarti lebih banyak cengkeraman. Selain itu, para pembalap dan tim berulang kali menekankan bahwa mereka tidak bisa dan tidak ingin start dengan tekanan yang terlalu tinggi karena suhu ban dan tekanan udara di ban depan naik dengan cepat saat pembalap bergerombol, yang pada gilirannya meningkatkan risiko crash dan jalannya balapan tentu saja sulit diprediksi…..

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

Dalam praktiknya, penerapan peraturan ini terbukti rumit. Alhasil pemberlakuannya ditunda beberapa kali hingga peraturan tersebut mulai berlaku di GP Silverstone. Adapun target tekanan ban depan yang ditetapkan adalah 1,88 bar (tetapi dapat sedikit berbeda tergantung pada sirkuit). Tekanan ini harus dipertahankan selama 30 persen waktu dalam sprint (15 lap atau kurang). Sedang race minggu Grand Prix (lebih dari 15 putaran) tekanan tersebut harus tercapai lebih dari 50 persen….

Karena sistem ini baru dan diperkenalkan baru musim ini, tidak ada risiko diskualifikasi. Sebaliknya, steward FIM MotoGP menyepakati penalti bertahap berupa penalti waktu mundur kebelakang. Gambarannya sbb…

Pelanggaran ke-1: peringatan
Pelanggaran ke-2: penalti 3 detik mundur kebelakang
ke-3: penalti 6 detik mundur kebelakang
ke-4: penalti 12 mundur kebelakang

Di GP Catalunya, Maverick Viñales menjadi pebalap MotoGP pertama yang mendapat peringatan. Di GP Thailand Aleix Espargaró, yang menjadi pembalap pertama yang diberi penalti waktu 3 detik karena pelanggaran tekanan ban kedua pada musim ini, yang membuatnya dipaksa mundur dari peringkat ke-5 ke kedelapan….

Dan kini dari data terbaru….FIM Steward merilis data 15 pembalap MotoGP yang akan menghadapi penalti waktu untuk pelanggaran berikutnya. Termasuk Jorge Martin ataupun Pecco Bagnaia. Nah saja pembalap tersebut ? simak daftarnya berikut ini…rumit euy ! (iwb)

Maverick Viñales (Aprilia) pada balapan GP Montmeló
Dani Pedrosa* (KTM) pada balapan GP Misano
Franco Morbidelli (Yamaha) pada balapan GP Mandalika
Raúl Fernández (Aprilia) pada balapan GP Mandalika
Aleix Espargaró (Aprilia) di GP Mandalika balapan
Marco Bezzecchi (Ducati) di GP Mandalika balapan
Pol Espargaró (KTM) di GP Buriram balapan
Jorge Martin (Ducati) di GP Buriram balapan
Marc Márquez (Honda) di GP Buriram balapan
Pecco Bagnaia (Ducati) di GP Sepang balapan
Luca Marini (Ducati) di GP Sepang balapan
Álvaro Bautista* (Ducati) di GP Sepang balapan
Enea Bastianini (Ducati) di GP Sepang balapan
Iker Lecuona* (Honda ) di balapan GP Sepang
Johann Zarco (Ducati) di balapan GP Lusail
Augusto Fernández (KTM) di balapan GP Lusail
Jack Miller (KTM) balapan GP Lusail
Alex Márquez (Ducati) balapan GP Lusail

*= Wildcard/pembalap pengganti

Penalti 3 detik diterima untuk pelanggaran kedua:
Aleix Espargaró (Aprilia) pada balapan GP Buriram

Share this article
Post

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Pujian Setinggi Langi Bos Ducati ke Marquez dan Kritikan Pedas ke Pecco….Panas kii !!
Motogp Trending

Pujian Setinggi Langi Bos Ducati ke Marquez dan Kritikan Pedas ke Pecco….Panas kii !!

Iwanbanaran.com – Cakkk….General Manager Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, kembali menjadi sorotan setelah melontarkan pujian setinggi langit kepada Marc Márquez usai kemenangan impresif sang pebalap di Sirkuit Misano. Namun, di sisi lain, Dall’Igna juga tidak segan-segan melontarkan kritik terbuka terhadap hasil akhir pekan yang diraih oleh Francesco “Pecco” Bagnaia. Kenapa bisa jadi makin melenceng seperti ini […]

September 17, 2026 0 Baca →
Tensi Panas….Ducati Sengaja Sabotase Motor Pecco ??? Gilaaaa sih
Motogp Trending

Tensi Panas….Ducati Sengaja Sabotase Motor Pecco ??? Gilaaaa sih

Iwanbanaran.com – Cakkkk….sepertinya Suasana di paddock kejuaraan dunia MotoGP mendadak memanas setelah sebuah rekaman video di balik layar yang tertangkap kamera penyiar DAZN mengungkap polemik internal antara Francesco “Pecco” Bagnaia dan kubu pabrikan Ducati. Perbincangan tak terduga tersebut mendadak viral karena membongkar adanya dugaan pembatasan teknis yang dialami sang juara dunia dua kali terkait pengaturan […]

September 17, 2026 0 Baca →
Fabio Quartararo akui tidak sabar Jajal Mesin Honda RC214V !!
Motogp Trending

Fabio Quartararo akui tidak sabar Jajal Mesin Honda RC214V !!

Iwanbanaran.com – Cakkk….seperti yang sampeyan tahu, langkah besar dan penuh risiko tengah dipersiapkan oleh juara dunia MotoGP 2021, Fabio Quartararo. Setelah menghabiskan sebagian besar karier premier kelasnya bersama Yamaha yang puncaknya berbuah manis berupa gelar juara dunia pada musim 2021. Pembalap berjuluk El Diablo ini memutuskan untuk menanggalkan seragam biru khas pabrikan Iwata demi menerima […]

September 16, 2026 0 Baca →