Home / Motogp / Intip Strategi Veda disirkuit Jerez Moto3….Berbahaya di Ban kanan !!
Motogp April 11, 2026

Intip Strategi Veda disirkuit Jerez Moto3….Berbahaya di Ban kanan !!

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 5 menit
Intip Strategi Veda disirkuit Jerez Moto3….Berbahaya di Ban kanan !!

Iwanbanaran.com – Cakkk…..tentu saja sangat menarik jika kita bisa mengintip Strategi Veda disirkuit Jerez Moto3. Karena sirkuit ini sangat menantang khususnya pada T1 dan T6 yang membutuhkan stabilitas pengeraman sangat kuat. Selain itu Veda juga ditantang untuk mampu memanage bannya pada 3 lap terakhir khususnya T11 dan T12. Kenapa ? karena jika tidak segalanya akan berantakan. Termasuk kontroling emosi pada T5…sebab jika terlalu bernafsu, motor akan mudah high side. Seperti apa ? simak penjabaran IWB berikut ini…

Jerez adalah trek yang sangat padat, teknis, dan tidak memaafkan kesalahan. Tidak ada lintasan lurus yang sangat panjang, jadi kemenangan ditentukan di tikungan. Veda sendiri sudah membalap di Jerez berkali-kali. Namun dengan motor yang berbeda dan lawan yang lebih tangguh, maka IWB coba merangkum analisis per sektor dan titik kritis untuk Veda dan gimana Veda bisa mengoptimalkan hasil nanti. Berikut gambaran umum sirkuit Jerez cak :

Gambaran Umum Tantangan

  • Trek Kanan yang Dominan: Ada 8 tikungan kanan dan 5 kiri. Ini berarti ban sisi kanan akan sangat panas. Veda harus pintar mengelola temperatur ban belakang agar tidak habis di lap-lap terakhir.

Advertisement

Iklan Iwanbanaran
  • Compact & Sempit: Racing line sangat terbatas. Melebar sedikit saja akan membuka pintu lebar-lebar bagi pembalap di belakang untuk menyalip. Presisi adalah kuncinya.

  • Analisis Sektor dan Tikungan Kritis

    Sektor 1: Kecepatan dan Titik Salip Awal (Start – T4)

    • Tikungan 1 (Expo ’92) & Tikungan 2 (Michelin): Dua tikungan kanan ini sangat krusial saat start. T1 adalah pengereman keras pertama dari lintasan lurus utama. Veda harus waspada terhadap aksi pembalap lain yang agresif (bottleneck). T2 (Michelin) adalah tikungan lambat yang merupakan tempat favorit untuk menyalip. Veda perlu mengambil racing line yang rapat untuk bertahan, atau late braking jika ingin menyerang.

    • Tikungan 3 & 4: Tikungan cepat beruntun. Di sini kunci utamanya adalah menjaga momentum kecepatan agar kuat saat masuk ke sektor tengah yang lebih mengalir.

    Sektor 2: Teknis dan Pengereman Keras (T5 – T8)

    • Tikungan 5 (Sito Pons): Tikungan kanan yang panjang. Veda harus bersabar membuka gas agar tidak highside, karena setelah ini ada back straight.

    • Tikungan 6 (Dani Pedrosa): Inilah titik pengereman paling ekstrem di Jerez. Dari kecepatan tinggi di lintasan lurus belakang, pembalap harus mengerem keras untuk masuk ke tikungan lambat ini. Bagi Veda, tantangannya adalah stabilitas motor saat pengereman keras. Kelebihan pengereman sedikit saja bisa membuat motor goyang dan kehilangan waktu, namun jika pengereman lambat, pembalap lain akan melakukan dive bomb dari sisi dalam.

  • Tikungan 7 & 8 (Jorge M. Aspar): Kombinasi kiri-kanan yang menuntut transisi arah motor yang cepat dan halus. Kecepatan di T8 krusial untuk sektor terakhir.

  • Sektor 3: Sektor Terakhir yang Melelahkan dan Penentu (T9 – T13)

    • Tikungan 9 (Ángel Nieto) & Tikungan 10 (Peluquí): Kombinasi kanan yang panjang dan melelahkan untuk ban sisi kanan. Veda harus menjaga ritme dan tidak memaksakan gas terlalu cepat untuk menghindari sliding berlebihan.

  • Tikungan 11 (Álex Crivillé) & Tikungan 12 (Ferrari): Dua tikungan kanan yang sangat cepat dan legendaris. Ini adalah sektor penentu sebelum tikungan terakhir. Veda perlu keberanian (bravery) tingkat tinggi untuk menahan gas di kecepatan tinggi dengan posisi motor miring ekstrem. Jika ia kehilangan waktu di sini, ia akan mudah disalip di T13. Performa ban sisi kanan diuji maksimal di sini.

  • Tikungan 13 (Jorge Lorenzo): Tikungan terakhir yang berbentuk hairpin ke kiri. Ini adalah lokasi aksi penutup yang sering kali agresif dan kontroversial di lap terakhir. Veda harus siap untuk:

    • Bertahan: Masuk dengan line defensif untuk menutup semua celah.

    • Menyerang: Melakukan dive bomb atau block pass jika ada peluang di lap terakhir, namun dengan perhitungan matang agar tidak jatuh atau menjatuhkan pembalap lain.

  • Rekomendasi Strategi untuk Veda

    1. Presisi Racing Line: Di trek sempit seperti Jerez, Veda harus menjadi pembalap yang paling presisi. Jangan memberikan celah di tikungan-tikungan lambat (T2, T6, T13).

    2. Manajemen Ban: Hemat ban belakang sisi kanan di 10 lap pertama. Kemenangan akan ditentukan oleh siapa yang masih memiliki daya cengkeram ban di T11 dan T12 pada 3 lap terakhir.

    3. Latihan Hard Braking: Fokus pada stabilitas motor saat pengereman keras, terutama untuk T1 dan T6, agar pengereman Veda yang sudah dikenal tajam bisa bekerja maksimal tanpa risiko tinggi.

    Last….dengan dominasi pasukan Eropa jelas tidka mudah menaklukkan posisi tertinggi di Spanyol. Namun Veda memiliki modal mental juara, ia perlu cepat beradaptasi dengan feeling pengereman di aspal Eropa dan agresivitas pembalap-pembalap muda lainnya yang sudah lebih berpengalaman di Jerez. So…kita tunggu saja sepak terjang Veda…gooo merah putihh !! (iwb)

    Share this article
    Post

    Baca Juga

    Artikel Motogp Lainnya

    Lihat Semua Motogp
    Pecco Frustrasi di Silverstone….”Jujur Aku Bingung, Grip Nol!” keluhnya
    Motogp

    Pecco Frustrasi di Silverstone….”Jujur Aku Bingung, Grip Nol!” keluhnya

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Pecco Bagnaia di MotoGP Silverstone 2026 ini dibuat hopeless alias frustrasi berat. Setelah Sabtu kemarin kepayahan setengah mati di balapan Sprint, puncaknya di race hari Minggu (9/8) doi malah crash misterius alias DNF! Pecco sampai blak-blakan ngaku timnya udah “lost” alias bingung mau ngapain lagi buat nyari grip Desmosedici miliknya. “Jujur Aku Bingung, […]

    August 10, 2026 0 Baca →
    Alex Marquez Kesal Bikin Kesalahan..” Podium 2 Terbuka ” !! serunya
    Motogp

    Alex Marquez Kesal Bikin Kesalahan..” Podium 2 Terbuka ” !! serunya

    Iwanbanaran.com – Cakkkk….nyesek banget cak! Alex Marquez blak-blakan ngaku kesel setengah mati sama dirinya sendiri usai gagal ngamanin podium di balapan MotoGP Silverstone, Inggris 2026. Doi nyebut kesalahannya di T1 (Tikungan 1) sebagai blunder yang konyol alias “unacceptable” (nggak bisa ditoleransi), hingga bikin posisi podium 2 yang udah di depan mata ambyar seketika. Alex Marquez […]

    August 10, 2026 0 Baca →
    Marquez menyerah saat Race Silverstone ” Aku Tidak Bisa Menyerang !!”
    Motogp

    Marquez menyerah saat Race Silverstone ” Aku Tidak Bisa Menyerang !!”

    Iwanbanaran.com – Cakkkk… drama Silverstone Inggris benar-benar menjadi ujian berat bagi sang Juara Dunia 8 kali, Marc Marquez! Datang dengan modal apik usai double victory di Sachsenring dan hanya tertinggal 18 poin dari puncak klasemen, Marc justru kudu gigit jari usai terseok-seok dan cuma mampu finish di posisi ke-7. Imbasnya, jarak poin di klasemen kini […]

    August 10, 2026 0 Baca →