Home / Motogp / Insiden Martin vs Enea…Marquez heran Bastianini tidak dihukum Penalti
Motogp •

Insiden Martin vs Enea…Marquez heran Bastianini tidak dihukum Penalti

Cakkk…Marc mengaku mendapatkan hadiah dengan crashnya Pecco di Misano.
Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 3 menit
Insiden Martin vs Enea…Marquez heran Bastianini tidak dihukum Penalti
Insiden Martin vs Enea…Marquez heran Bastianini tidak dihukum Penalti — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Cakkk…Marc mengaku mendapatkan hadiah dengan crashnya Pecco di Misano.
  • Sebab menurutnya kecepatan GP23 bukanlah lawan GP24 di trek tersebut.
  • Doi bahkan mengungkapkan bahasa lucu yakni ” Its a gift..” atas masuknya podium Misano.

Iwanbanaran.com – Cakkk…Marc mengaku mendapatkan hadiah dengan crashnya Pecco di Misano. Doi bahkan mengungkapkan bahasa lucu yakni ” Its a gift..” atas masuknya podium Misano. Sebab menurutnya kecepatan GP23 bukanlah lawan GP24 di trek tersebut. Namun satu hal yuang menjadi perhatian Marc adalah FIM Steward yang tidak menjatuhkan penalty ke Enea atas manuvernya memaksa Martin keluar trek. Walaupun legal tapi manuver ini disebut dirty karena Enea tidak mampu mempertahankan motor hingga keluar trek. Biasanya manuver seperti ini akan mendapatkan penalti turun satu posisi. Waahhh….berikut pernyataan lengkap Marquez….

” Kali ini aku bersenang-senang sebagai penonton, karena aku sudah maksimal. Btw aku melihat tayangan ulang dan Enea tidak dapat menjaga motornya tetap dalam lintasan. Oleh karena itu, seharusnya dia harus merelakan posisinya kepada Martin. Aku setuju bahwa itulah satu-satunya cara untuk menyalip dengan motor ini, namun faktanya dia keluar trek dan menginjak blue line. Di situlah masalahnya muncul. Sudut pandangku tetap sama seperti biasanya di Motor terutama di MotoGP saat ini, kalian sering kali harus over the limit, dan yang terpenting kalian sudah sangat dekat….

Insiden Martin vs Enea…Marquez heran Bastianini tidak dihukum Penalti” Sebenarnya Bastianini melakukan segalanya dengan sangat baik sampai dia menyentuh garis biru, yaitu melewati tepi trek dan keluar jalur. Jika ini tidak terjadi, maka manuvernya aman. Menyalipnya agresif, tapi bersih…itu tidak apa-apa. Itu adalah garis limit menyalip pada lap terakhir. Enea juga pernah menyalipku dengan cara yang sama di Assen. Aku melebar dan itu normal karena ini adalah racing accident. Namun siapapun yang menyalip harus selalu berada di dalam trek. Itu kuncinya. Namun kemarin motor Enea juga melebar dan keluar trek hingga menyentuh garis biru. Dari sudut pandangku, dia harusnya kehilangan posisi….

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

” Dimasa lalu aku juga pernah melakukan manuver serupa. Tetapi jika kamu keluar trek atau pembalap lain terjatuh, kalian akan mendapat masalah yakni dihukum dan selalu seperti ini sejak dulu. Seperti yang aku katakan, manuver salip Bastianini bersih dan dilakukan dengan baik, sebelum ban menyentuh garis warna biru. Btw…Hari ini aku memulai balapan dengan target diposisi 4 karena aku tahu race paceku hanya di posisi itu. Jadi aku hanya mencoba mengendalikan Acosta dan Bezzecchi yang menjadi penantang diposisi keempat..

Insiden Martin vs Enea…Marquez heran Bastianini tidak dihukum Penalti” Namun kemudian Pecco melakukan kesalahan dan ini membuatku naik podium. Ini adalah hadiah (nyengir). Tentu aku Senang bisa kembali meraih podium dan juga untuk tim, mengingat ini adalah GP kandangnya. Misano kali ini cengkeramannya memang luar biasa dan aku berjuang lebih keras dibandingkan sebelumnya. Saat cuaca lebih panas, trek lebih lambat aku merasa lebih nyaman. Kemarin ketika aku mencoba memulai kembali dari set up dasar….aku crash dua kali dan itu membuatku sadar bahwa akhir pekan ini aku belum siap….

” Aku menyelesaikan balapan di posisi ketiga dan kita lihat saja di balapan berikutnya. Jika ingin memperjuangkan gelar di masa depan, aku harus sedikit meningkatkan diri untuk mencapai sepersepuluh terakhir. itulah yang membuat perbedaan. Awalnya aku pikir bisa mengejar Pecco. Namu pelan-pelan aku mulai kehilangan lebih dari setengah detik per putaran. Dia mulai mendorong….tetapi karena sudah mencapai batas kemampuannya, dia mungkin terlalu ngepush dan crash…” tutup Marc…(iwb)

Insiden Martin vs Enea…Marquez heran Bastianini tidak dihukum Penalti

Bagikan artikel
WhatsApp X

Tentang Penulis

Iwanbanaran
Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Marc Marquez Ungkap Strateginya berhasil….Semakin Dekat ke Gelar MotoGP 2026 !!
Motogp Trending

Marc Marquez Ungkap Strateginya berhasil….Semakin Dekat ke Gelar MotoGP 2026 !!

Iwanbanaran.com – Cakkk…Marc Marquez terus melangkah mantap menuju gelar juara dunia MotoGP ke-10 dalam kariernya. Meski gagal meraih kemenangan ke-25 di sesi Sprint, pembalap Ducati Lenovo Team itu menunjukkan kecerdasan taktis yang membawanya semakin dekat ke mahkota juara. Dalam sesi Sprint MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang, Sabtu (31/10/2026), Marquez finis di posisi kedua di belakang […]

October 31, 2026 • 0 Baca →
Sprint Race MotoGP Malaysia 2026 : Acosta Juara…Marquez Cerdas, Ogura Nafsu puolll !!
Motogp Trending

Sprint Race MotoGP Malaysia 2026 : Acosta Juara…Marquez Cerdas, Ogura Nafsu puolll !!

Iwanbanaran.com – Cakk….Balapan Sprint Race Grand Prix Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang menyajikan drama luar biasa pada Sabtu (31/10). Pembalap muda Red Bull KTM, Pedro Acosta, sukses keluar sebagai pemenang setelah memanfaatkan insiden jatuhnya sang pemimpin balapan serta perubahan cuaca yang mendadak. Sedang Marquez super cerdas walaupun punya Pace sementara Ogura nafsu puolll !!! Pembalap […]

October 31, 2026 • 0 Baca →
Resmi…Jorge Martin mundur Dari MotoGP Sepang !!
Motogp Trending

Resmi…Jorge Martin mundur Dari MotoGP Sepang !!

Iwanbanaran.com – Cakkk…Pukulan telak kembali menghantam upaya perburuan gelar juara dunia Jorge Martin. Pembalap Aprilia tersebut secara resmi mengundurkan diri dari Grand Prix Malaysia di Sirkuit Sepang. Keputusan tersebut dikonfirmasi oleh tim Aprilia pada Sabtu pagi. Keputusan ini diambil setelah Martin mengalami cedera patah tulang pergelangan tangan kanan akibat kecelakaan hebat pada seri sebelumnya di […]

October 31, 2026 • 0 Baca →