Promo banner Iwanbanaran
Home / Motogp / Inilah perjalanan karir Jorge Lorenzo hingga cedera mengakhiri semuanya
Motogp •

Inilah perjalanan karir Jorge Lorenzo hingga cedera mengakhiri semuanya

Cakkk….Dibalik Pensiunnya Jorge Lorenzo (Repsol Honda Team) tersimpan banyak prestasi yang telah ia raih selama berkarir di Ajang paling bergensi yakni MotoGP.
Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 4 menit 0 komentar
Inilah perjalanan karir Jorge Lorenzo hingga cedera mengakhiri semuanya
Inilah perjalanan karir Jorge Lorenzo hingga cedera mengakhiri semuanya — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Sebagai informasi tambahan IWB akan menulis sedikit tentang perjalanan karir Lorenzo dari 0 hingga menjadi rider papan atas seperti saat ini….
  • Cakkk….Dibalik Pensiunnya Jorge Lorenzo (Repsol Honda Team) tersimpan banyak prestasi yang telah ia raih selama berkarir di Ajang paling bergensi yakni MotoGP.

Iwanbanaran.com – Cakkk….Dibalik Pensiunnya Jorge Lorenzo (Repsol Honda Team) tersimpan banyak prestasi yang telah ia raih selama berkarir di Ajang paling bergensi yakni MotoGP. Sebagai informasi tambahan IWB akan menulis sedikit tentang perjalanan karir Lorenzo dari 0 hingga menjadi rider papan atas seperti saat ini….

Jorge Lorenzo mengawali debutnya di Ajang MotoGP lebih tepatnya pada kelas 125cc ketika ia baru menginjak usia 15 tahun. Berbekal pengalaman yang diraihnya selama beberapa tahun terakhir dikejuaran Eropa, Lorenzo berhasil mendapatkan tawaran menarik dari tim Caja Madrid Derbi Racing untuk membalap selama satu musim penuh pada tahun 2002. Ia menghabiskan waktunya dikelas capung tersebut selama 3 tahun dengan torehan 9 Podium 4 diantaranya diselesaikan Lorenzo dengan meraih kemenangan. Serta hasil terbaik nya adalah berada diposisi empat dalam klasemen akhir dengan capaian 179 Poin.

Inilah perjalanan karir Jorge Lorenzo hingga cedera mengakhiri semuanyaKemudian pada tahun 2005 Lorenzo dapatkan kesempatan lain dengan tawaran naik kelas menuju 250cc bersama tim Fortuna Honda. Iapun sepakat dengan tawaran tersebut dan ditahun pertamanya dikelas intermediate cukup baik untuk sekelas Rookie dimana ia berhasil meraih 6 Podium dan merampungkan musim diperingkat kelima dengan total 167 Poin.

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

Satu tahun setelah itu Lorenzo memilih pindah tim menuju Fortuna Aprilia. Perjudian tersebut ternyata benar-benar berhasil dan berbuah manis dengan dua gelar juara dunia yang sukses diboyong Lorenzo dalam dua tahun berturut turut yakni pada tahun 2006 dan 2007. Ia berhasil sabet 23 Podium 17 diantaranya dituntaskannya dengan kemenangan.

Inilah perjalanan karir Jorge Lorenzo hingga cedera mengakhiri semuanyaSetelah dua musim yang mengesankan dikelas 250cc Lorenzo akhirnya mendapatkan tawaran ekslusif dari Yamaha untuk mendampingi Valentino Rossi ditahun 2008. Musim tersebut menandai musim debutnya dikelas MotoGP yang cukup tricky pasalnya ia harus jatuh bangun demi bisa klop dengan YZR-M1. Ia akhiri musim 2008 sebagai Rookie Of The Year dengan catatan 6 Podium dan salah satunya ia selesaikan dengan kemenangan dramatis di sirkuit Estoril, Portugal.

Pasca menjalani musim pertamanya bersama Yamaha, Lorenzo kian bersemangat sambut musim selanjutnya dan hubungan dengan Yamaha terus membaik. Kolaborasi mereka akhirnya berbuah manis dengan capaian dua gelar juara dunia bersama Yamaha yang ia raih pada tahun 2010, 2011 (runner up) dan 2015. Sayangnya di tahun 2016 Menjadi akhir kisah Lorenzo besama Yamaha. Sementara itu torehan prestasinya selama mengabdi selama 9 tahun diYamaha sangat fantastis cakkk. Ia berhasil mencetak 107 Podium 44 diantaranya ia selesaikan pada podium tertinggi alias menang.

Inilah perjalanan karir Jorge Lorenzo hingga cedera mengakhiri semuanya

Inilah perjalanan karir Jorge Lorenzo hingga cedera mengakhiri semuanyaKemudian pada tahun 2017 ia putuskan untuk mencari tantangan baru bersama Ducati. Musim pertamanya jelas diluar ekspektasi pakdeee, pasalnya Lorenzo digadang gadang mampu mengimbangi rekan satu timnya, Andrea Dovizioso. Namun justru ia alami kesulitan ketika menggeber Desmosedici GP17. Musim 2017 ditutup Lorenzo dengan Raihan 3 Podium dan ia bertengger pada peringkat ketujuh dalam kelasemen akhir dengan total 137 Poin.

Tahun keduanya bersama Ducati sedikit membaik cakkk, doi sukses persembahkan 4 podium 3 diataranya ia raih dengan kemenangan manis di sirkuit Mugello, Italia – Catalunya, Spanyol dan Redbull Ring, Austria. Sayang, progres yang telah ia buat harus terhenti lantaran highside ketika menjalani race di sirkuit Aragon dan memaksanya harus absen selama 5 seri terakhir. Ia menuntaskan Musim 2018 dengan raihan 134 Poin dan bertengger pada posisi kesembilan dalam kelasemen akhir.

Inilah perjalanan karir Jorge Lorenzo hingga cedera mengakhiri semuanyaDua tahun yang berkesan bersama Ducati terhenti, dan akhir musim 2018 Lorenzo putuskan untuk pindah menuju Honda guna mendampingi Juara Bertahan Marc Marquez yang disebut banyak orang sebagai Dream Team di Era MotoGP Modern. Namun semuanya tidak berjalan muluss cakkk, justru dari sinilah awal kisah yang membuat Lorenzo memutuskan pensiun setelah seri Valencia akhir pekan ini. Ia banyak mengalami kendala diatas Honda RC213V termasuk cedera punggung yang ia derita selama musim 2019 berjalan….

Selain itu penampilan Lorenzo sangat buruk bahkan ia belum pernah masuk dalam 10 besar dari total 14 Seri yang telah ia jalani musim ini. Ia hanya mampu finish diposisi 11 yang menandai hasil terbaiknya besama Honda dan sejauh ini ia baru mengumpulkan 25 Poin setra bertahan diposisi 19 dalam klasemen sementara…..(Cc for iwb)

Bagikan artikel
WhatsApp X

Tentang Penulis

Iwanbanaran
Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Berita, review, dan analisis roda dua dari Iwanbanaran.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar…

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Marco Bezzecchi buka suara soal Clash Qatar…Akan kembali menyerang Marc ??
Motogp Trending

Marco Bezzecchi buka suara soal Clash Qatar…Akan kembali menyerang Marc ??

Iwanbanaran.com – Cakkk….Marco Bezzecchi akhirnya angkat bicara mengenai insiden benturan dengan Marc Marquez yang menghancurkan harapannya memenangi Sprint race MotoGP Qatar 2026 di Sirkuit Lusail, Sabtu (7/11). Pembalap Aprilia yang start dari pole position dan sempat diunggulkan itu terjatuh setelah kontak dengan Marquez ketika ia mencoba memanfaatkan momen pemimpin balapan yang sedikit melebar di Tikungan […]

November 8, 2026 • 0 Baca →
Pecco Kaget dengan Ducati di Qatar…lho, motor kok enak ?!
Motogp Trending

Pecco Kaget dengan Ducati di Qatar…lho, motor kok enak ?!

Iwanbanaran.com – Cakkk…Pecco kaget bin bungah di Lusail Qatar. Setelah berbulan-bulan kelihatan loyo dan bikin Ducati garuk-garuk kepala, Pecco Bagnaia akhirnya senyum lagi di Qatar. Dan kalimatnya bikin merinding: “Rasanya seperti pembalap pabrikan lagi.” Yup….motor Pecco di Qatar kok jadi enak ?? Jumat di Lusail, Bagnaia finis P4 di sesi Practice. Angkanya sih nggak wah […]

November 7, 2026 • 0 Baca →
Aneh…Rantai Motor Marc Marquez Prothol, Diggia Bikin Rekor Lap Baru !!
Motogp Trending

Aneh…Rantai Motor Marc Marquez Prothol, Diggia Bikin Rekor Lap Baru !!

Iwanbanaran.com – Cakkk…Sesi Practice MotoGP Qatar kemarin malam jadi drama tersendiri. Di Giannantonio, pembalap VR46 Ducati yang tahun 2023 pernah menang di sini bareng Gresini, nggak main-main. Meski katanya motornya kena defisit power, dia tetap bisa nembus 1 menit 50,406 detik…rekor lap baru di Lusail. Gila, power kurang tapi tetap paling cepet. Namun yang mengejutkan […]

November 7, 2026 • 0 Baca →