Home / Yamaha / Ini alasan Kenapa Yamaha YZF-R2 Menggunakan Sasis Steel Tube Diamond, Bukan Deltabox !!
Yamaha Diperbarui

Ini alasan Kenapa Yamaha YZF-R2 Menggunakan Sasis Steel Tube Diamond, Bukan Deltabox

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 5 menit
Ini alasan Kenapa Yamaha YZF-R2 Menggunakan Sasis Steel Tube Diamond, Bukan Deltabox
Ini alasan Kenapa Yamaha YZF-R2 Menggunakan Sasis Steel Tube Diamond, Bukan Deltabox — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Iwanbanaran.com – Cakkk…..masih superhot seperti yang sampeyan tahu bahwa Yamaha India resmi merilis generasi tengah antara R15 dan R25.
  • Generasi yang dipandang mumpuni karena PWR terbaik serta pemilihan mesin 1 silinder DOHC bukan lagi SOHC.
  • Artinya ini adalah new engine.

Iwanbanaran.com – Cakkk…..masih superhot seperti yang sampeyan tahu bahwa Yamaha India resmi merilis generasi tengah antara R15 dan R25. Generasi yang dipandang mumpuni karena PWR terbaik serta pemilihan mesin 1 silinder DOHC bukan lagi SOHC. Artinya ini adalah new engine. Dengan mesin baru…tentu dibutuhkan sasis baru. Nahh sektor inilah yang membuat sampeyan banyak komen….kenapa sasisnya berubah menggunakan model tubular atau bahasa teknisnya Steel Tube Diamond. Kenapa bukan deltabox seperti adiknya yang jelas malah terlihat lebih padat. Inilah yang akan IWB bahas….dan ini cak ternyata alasannya !!

Yamaha India saat ini memang pada kondisi sulit karena gacoan mereka R15 mendapatkan tekanan besar dari para rival seperti KTM serta Hero dan Bajaj cak. Kondisi ini makin berat karena mereka harus dituntut meracik motor yang powerfull namun tetap terjangkau. Artinya engineering tidak banyak mendapatkan ruang yang luas untuk ekspansi teknis karena tekanan cost. Sebab makin besar biaya produksi maka banderol motor juga akan ikut terkerek. Dan itulah yang ternyata juga menjadi dasar bagi engineering Yamaha memilih sasis Steel Tube Diamond. Tentu saja itu baru satu komponen keputusan diluar alasan teknis lainnya….

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

Yup…ini merupakan langkah strategis yang didasari oleh pertimbangan harga, efisiensi bobot, rekayasa struktur, dan fleksibilitas berkendara cak. Berbeda dari adiknya, YZF-R15, yang mengedepankan karakter balap sangat kaku lewat Deltabox, YZF-R2 dirancang dengan target bobot rangka bersih yang sangat ringan, yakni hanya sekitar 14 kg. Alhasil cak…Angka tersebut berhasil menekan bobot isi (kerb weight) motor secara keseluruhan hingga berada di kisaran 149 kg, sehingga rasio daya banding bobotnya (power-to-weight ratio) menjadi sangat kompetitif di kelas 200cc. Jika menggunakan sasis Deltabox aloi aluminium tebal untuk mengakomodasi ukuran mesin 200cc, bobot total diproyeksikan akan bertambah akibat kebutuhan struktur titik tumpu (mounting) yang lebih besar…

Sasis R2
Sasis R15

Insinyur Yamaha memanfaatkan mesin 204cc DOHC silinder tunggal milik YZF-R2 sebagai elemen stres pendukung (stressed-member) yang terhubung melalui sistem four-point engine mounting, sehingga rigiditas torsional seimbang dapat tercapai tanpa memerlukan konstruksi balok ganda aluminium yang lebar. Penggunaan sasis tubular ini juga memberikan efisiensi pengemasan (packaging) kompartemen yang jauh lebih baik, membiarkan posisi airbox, tangki bahan bakar, dan komponen elektronik tertata rapi tanpa membengkakkan lebar bodi motor. Hasilnya, geometri ergonomi motor tetap ramping untuk penggunaan harian di lalu lintas padat, serta tidak terasa terlalu kaku (harsh) saat melintasi jalan raya bergelombang.

  • Sasis steel tube diamond pada Yamaha R2 dirancang khusus hingga memiliki bobot rangka bersih hanya 14 kg.

  • Dengan konfigurasi ini, total bobot isi (kerb weight) YZF-R2 dapat ditekan hingga 149 kg.

  • Jika menggunakan sasis Deltabox aloi aluminium tebal untuk mengakomodasi ukuran mesin 200cc, bobot total diproyeksikan akan bertambah akibat kebutuhan struktur titik tumpu (mounting) yang lebih besar.

  • 2. Penggunaan Mesin Sebagai Elemen Stres (Stressed-Member Engine Mount)

    • Rangka diamond pada R2 memanfaatkan mesin 204cc DOHC silinder tunggal sebagai komponen penguat kekakuan sasis (stressed-member).

  • Yamaha menerapkan sistem four-point engine mounting (empat titik tumpu) dengan dudukan tambahan yang terinspirasi dari geometri YZF-R6.

  • Sistem ini memberikan rigiditas torsional seimbang tanpa memerlukan konstruksi twin-spar balok ganda lebar ala Deltabox.

  • 3. Pengemasan Kompartemen & Kepraktisan Harian

    • Sasis tubular diamond memberikan ruang yang lebih fleksibel untuk penempatan boks filter udara (airbox), jalur kabel elektronik (TC & YRC), serta tangki bahan bakar tanpa memperlebar ukuran profil bodi.

    • Rangka ini mempertahankan profil motor agar tetap ramping (slim) dan lincah untuk penggunaan di lalu lintas padat (daily commuting), tidak sepedas atau selebar motor ber-sasis Deltabox.

    4. Penyesuaian Efisiensi Biaya di Segmen 200cc

    • Di pasar India, YZF-R2 diposisikan langsung berhadapan dengan rival seperti KTM RC 200.

    • Menghindari biaya manufaktur cetakan aluminium Deltabox yang tinggi memungkinkan Yamaha mengalihkan alokasi anggaran ke fitur elektronik kelas atas, seperti:

      • Bi-directional Quickshifter generasi ke-3.

      • Layar TFT 5 inci dengan navigasi.

      • Yamaha Ride Control (YRC) 3 mode berkendara & Traction Control.

    Last….penghematan biaya produksi dari absennya cetakan aloi aluminium Deltabox dialokasikan secara tepat oleh Yamaha untuk memperkaya fitur elektronik YZF-R2. Langkah ini membuat YZF-R2 mampu bersaing ketat dengan rival di kelasnya dengan membawa fitur premium seperti Bi-directional Quickshifter, panel TFT 5 inci dengan navigasi, hingga sistem keselamatan Yamaha Ride Control (YRC) dan Traction Control. Oleh karena itu, peralihan menuju sasis steel tube diamond pada Yamaha YZF-R2 bukanlah sebuah penurunan spesifikasi, melainkan bentuk optimasi rekayasa modern yang menyatukan performa lincah, kenyamanan harian, dan kelengkapan teknologi secara seimbang. Nahh jadi ngono cak….piyee, dari sini wis paham yooo (iwb)

    Perbandingan Sasis: YZF-R15 vs YZF-R2

    Fitur / Spesifikasi Yamaha YZF-R15 Yamaha YZF-R2
    Kapasitas Mesin 155cc (SOHC VVA) 204cc (DOHC Finger-Follower)
    Tipe Sasis Deltabox (Aluminium Spar) Steel Tube Diamond Frame
    Bobot Rangka 16–17 kg 14 kg
    Tumpuan Mesin Dual-hangers 4-Point Stressed Member
    Karakter Utama Rigiditas tinggi khas balap Ringan, rigiditas terukur, lincah

    Share this article
    Post

    Baca Juga

    Artikel Yamaha Lainnya

    Lihat Semua Yamaha
    Breaking !! Yamaha Rilis New YZF Race Model 2027…edian makin Kayak lele cak !!!
    Yamaha

    Breaking !! Yamaha Rilis New YZF Race Model 2027…edian makin Kayak lele cak !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Yamaha Motor secara resmi mengumumkan pembukaan kran pemesanan untuk YZF-R1 Race Base Model musim 2027 di pasar Jepang per 1 September 2026. Motor yang dirancang khusus untuk kebutuhan kompetisi sirkuit dan balap jalan raya ini dijual dengan sistem order-made (pesanan terbatas) seharga 2.442.000 Yen (sekitar Rp260 jutaan) dan dijadwalkan resmi meluncur pada 26 […]

    September 1, 2026 0 Baca →
    Breaking !! Yamaha YZF-R2 Goncang Dunia…Power Tembus 26,5PS, Speedometer full color !!
    Yamaha

    Breaking !! Yamaha YZF-R2 Goncang Dunia…Power Tembus 26,5PS, Speedometer full color !!

    Iwanbanaran.com – Cakkkk…akhirnya penantian sampeyan terjawab cakkk. Yamaha Motor India resmi menggebrak pasar roda dua global dengan meluncurkan Yamaha YZF-R2 sebagai jawaban atas teka-teki lini entry-level supersport yang bertugas mengisi celah performa dan harga antara R15 V4 dan R25 atau R3. Langkah ini menegaskan komitmen Yamaha dalam menghadirkan platform motor sport bernuansa balap murni namun […]

    August 27, 2026 0 Baca →
    Yamaha new X-MAX 300 Tech MAX Gempur Malaysia…harganya ngiluu !!
    Yamaha

    Yamaha new X-MAX 300 Tech MAX Gempur Malaysia…harganya ngiluu !!

    Iwanbanaran.com – Caaakkk…piye kabare sampeyan? Muga-muga tetep sehat walafiat lan terus juozzz gandozz!! Nah cak, ada kabar super hot dari negeri tetangga, Malaysia. Bertempat di ajang Karnival GenBlu Yamaha, Hong Leong Yamaha Motor (HLYM) secara resmi meluncurkan varian tertinggi matic bongsor mereka, yaitu Yamaha XMAX 300 Tech MAX! Skuter gambot berkapasitas 300cc ini dipasarkan dengan […]

    August 16, 2026 0 Baca →