Home / Otomotif / HOT update…Kendaraan Listrik Nggak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Makin Amsyong !
Otomotif •

HOT update…Kendaraan Listrik Nggak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Makin Amsyong

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 3 menit
HOT update…Kendaraan Listrik Nggak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Makin Amsyong
HOT update…Kendaraan Listrik Nggak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Makin Amsyong — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Iwanbanaran.com – Cakkk….sepertinya masa keemasan kendaraan EV soal subsidi pemerintah pelan-pelan mulai dicabut.
  • Asas keadilan mulai ditegakkan (haiyaahhh).
  • Hal ini berdasarkan update-an terbaru soal regulasi kendaraan listrik (KBLBB) di tanah air.

Iwanbanaran.com – Cakkk….sepertinya masa keemasan kendaraan EV soal subsidi pemerintah pelan-pelan mulai dicabut. Asas keadilan mulai ditegakkan (haiyaahhh). Hal ini berdasarkan update-an terbaru soal regulasi kendaraan listrik (KBLBB) di tanah air. Kalau selama ini kita dimanjain dengan “pajak nol rupiah” alias gratis tis buat PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) dan BBNKB, sekarang skemanya berubah total Kangbro !!!

Jadi cak…dari update paling fresh kemarin, Berdasarkan Permendagri No. 11 Tahun 2026 yang diteken Pak Tito Karnavian, mobil listrik sekarang nggak lagi jadi objek yang dikecualikan dari pajak. Artinya apa? Secara “default” atau aturan dasar, mobil listrik itu SEKARANG KENA PAJAK. Titik!

Terus, kenapa aturannya berubah? Nah, di dalam pasal 14 aturan tersebut, perhitungan pajak sekarang bener-bener ngelihat dua faktor utama: NJKB (Nilai Jual Kendaraan Bermotor) dan Bobot Koefisien. Yang bikin IWB garuk-garuk kepala, bobot koefisien ini dihitung berdasarkan tingkat kerusakan jalan dan pencemaran lingkungan.

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

Dan tahu nggak sampeyan? Di lampiran aturan itu, ternyata nggak ada bedanya antara mobil listrik sama mobil bensin konvensional (ICE). Sebagai contoh, BYD M6 punya koefisien 1,050—sama persis kayak koefisien Daihatsu Xenia! Jadi secara “kertas”, pemerintah nganggep beban jalan yang ditimbulkan mobil listrik sama aja kayak mobil bensin. Waduhhh…

Apakah bakal langsung mahal pajaknya? Eits, tunggu dulu… jangan langsung lemes bin galau. Meskipun secara aturan pusat sudah nggak otomatis nol rupiah, tapi pemerintah pusat masih ngasih “celah” buat pemerintah daerah (Pemda) untuk ngasih insentif.

Jadi intinya begini:

  1. Nggak Seragam Lagi: Dulu mungkin nasional rata-rata dibebasin. Sekarang, tiap daerah bebas nentuin sendiri mau dikasih diskon berapa persen atau malah tetep digratisin.

  2. Tergantung Daerah: Kalau Pemda DKI Jakarta mau tetep gratisin (0%), ya monggo. Tapi kalau Pemda lain mutusin buat narik pajak 10% atau 20% dari dasar pengenaan, ya mereka punya payung hukumnya sekarang.

IWB pribadi ngelihat ini sebagai langkah transisi pemerintah. Mungkin karena populasi EV sudah makin banyak, pemerintah mulai mikirin maintenance jalanan yang juga butuh dana dari pajak kendaraan. Tapi ya itu, buat sampeyan yang baru mau meminang mobil listrik, wajib banget cek aturan di daerah masing-masing nantinya. Jangan sampe kaget pas STNK turun, angkanya nggak nol lagi, mringis tenan nanti!

Last…aturan ini memang bikin bingung karena kebijakan angka diserahkan ke pemerintah daerah…amsyong sih cak. Soalnya kalau sudah dikasih payung hukum dari pemerintah pusat, kebiasaan daerah pasti di “push” karena aji mumpung untuk menambah pendapatan daerah. Namun disisi yang lain, ketimpangan antara pajak EV dan ICE memang kebangetan tenan. Lhaa piyeee…sebagai contoh, mosok pajak pertahun BYD Sealion 7 yang harganya 600 jutaan hanya dikenakan 500 ribu rupiah alias masih lebih murah dari motor PCX IWB yang kena 600 ribuan. Kan ora adil tenan…wong sugih malah disubsidi, iyooo ora wkwkwk (pembeli mobil listrik rata-rata punya kemampuan ekonomi diatas rata-rata). Kalau motor listrik full subsidi baru IWB setuju. Menurut sampeyan sendiri piye cak….setuju nggak dengan revisi aturan subsidi ini ? monggo berikan opininya…. (IWB)

Share this article
Post

Baca Juga

Artikel Otomotif Lainnya

Lihat Semua Otomotif
Pabrikan Cina bikin produsen Sparepart Putar Otak !!
Otomotif

Pabrikan Cina bikin produsen Sparepart Putar Otak !!

Iwanbanaran.com – Cakkk….Dinamika industri otomotif di Indonesia kembali mengalami pergeseran peta kekuatan yang signifikan. Kehadiran gelombang produsen mobil asal China yang agresif merangsek pasar domestik tidak hanya mengubah persaingan di segmen penjualan kendaraan semata, tetapi juga mulai dirasakan dampaknya secara langsung oleh sektor hulu, yakni industri komponen dan suku cadang dalam negeri. Betul cak….Pabrikan Cina […]

September 27, 2026 • 0 Baca →
Bismillah…IWB nonton F1 di Baku Azerbaijan, ngimpi opo cakkkk !!!
Otomotif

Bismillah…IWB nonton F1 di Baku Azerbaijan, ngimpi opo cakkkk !!!

Iwanbanaran.com – Cakkk…ngimpi opo IWB bisa bertolak ke Baku Azerbaijan nonton Formula 1. Sebuah experience luar biasa karena disana nanti kita juga akan digelandang menuju lokasi wisata ikonik. Yang keren cak nggak hanya Azerbaijan karena IWB nanti juga akan ke Doha Qatar sebagai rangkaian Experience yang diberikan oleh Motul. Betul cak…berangkat hari ini 22 September […]

September 23, 2026 • 0 Baca →
Race Moto3 Austria : Diganjar Long Lap Penalty…..Veda Ega Pratama Luarrrr biasaa !!!
Otomotif

Race Moto3 Austria : Diganjar Long Lap Penalty…..Veda Ega Pratama Luarrrr biasaa !!!

Iwanbanaran.com – Cakkkk….nyesekkk dan kesel ketika Veda Ega yang sukses ngacak-ngacak pasukan KTM kedepan harus mendapatkan Long Lap Penalty karena insiden dengan Munoz. Pembalap Spanyol seakan memprovokasi dengan memberikan isyarat Veda suruh minggir saat berebut posisi 6. Alhasil Veda yang membidik posisi 4 tidak mampu menahan untuk menggempur Munoz saat hard braking dan membuat pembalap […]

September 20, 2026 • 0 Baca →