Helpppp….Jakarta banjir! myByson tenggelam
Jelajahi Topik
Poin Penting
- Terpaksa dengan ditemani myblue angel menerjang luasnya air yang ternyata cukup dalammmmmmm……………..
- Betul-betul edan tenan cuaca Jakarta hari senin kemarin.
- Hujan yang begitu lebat disertai angin kencang membikin jalanan Jakarta diselimuti air luas bak danau.
Betul-betul edan tenan cuaca Jakarta hari senin kemarin. Hujan yang begitu lebat disertai angin kencang membikin jalanan Jakarta diselimuti air luas bak danau. Terpaksa dengan ditemani myblue angel menerjang luasnya air yang ternyata cukup dalammmmmmm……………..
Pulang kantor jam empat sore. Diluar gedung terlihat pekatnya mendung disertai angin dan petir bersahut-sahut menambah ngeri siapapun untuk menembusnya. Namun ketika ditunggu hingga 15 menit hujan makin manjadi akhirnya terpaksa nekat juga. Berbekal baju mantel hujan serta ditemani Byson biru melaju pelan melewati jalan gatot subroto. Namun sesampai didepan fly over langsung bengong. Samar-samar akibat pandangan buram karena derasnya hujan, terlihat jalanan macet total tidak bergerak. Semua kendaraan baik mobil bahkan bus kotapun pada minggir kekanan. Hal ini diakibatkan ruas jalan sebelah kiri sudah berubah menjadi sungai. Terlihat derasnya ait berwarna coklat. Walahhhh…..metropolitan koq kayak gini. Yak opo iki rek-rek?!….mau ikut ambil kanan kendaraan tidak bergerak. Mau ambil kiri….ciut nyali akibat ganasnya arus air. Terlihat ban bus aja tenggelam. Ketinggian air bisa jadi hampir setengah meter karena permukaan air hampir menyentuh pintu bus angkutan masal tersebut. Tidak ada satu kendaraanpun yang berani merapat kekiri. Akhirnya setelah menunggu lama tetap tidak ada pergerakan…nyerah wis. Daripada masuk angin ditengah hujan deras seperti ini memberanikan diri menerjang banjir. Soalnya hanya ruas jalan tersebut yang bisa dilalui. Bismillah…..sambil menepuk punggung siByson (Tanki bro maksude xixixi…) pelan mengarahkan tunggangan kejalur kiri. Gas dipanteng pada rpm 4000-7000, gigi satu dan…….gileeeee dalem bangetttt. Kaget juga. Walau memprediksi bakal parah tapi tidak menyangka arusnya sangat deras. Foot step sampe nekuk sendiri hingga ketika kaki diturunkan (sesekali kaki diangkat untuk menghindari ganasnya air) bingung cari injakan ternyata nekuk keatas. Moncong lampu? bawah Byson depan terlihat tersentuh air saking dalamnya. Walah tobattttt……di tengah jalan berdoa terus semoga tidak mogok. Disini kelebihan ban besar. Arus air disibak dengan sempurna hingga membantu mengamankan blok silinder atas (crankcase sudah tenggelam total). Banjir yang hanya 700m seperti berkilo-kilometer saking tegangnya. Dan akhirnya……myByson survive. Leganya……
Perjuangan tidak berhenti sampai disitu. Karena sudah lolos tanpa masalah berarti jadi pede. Hingga tercatat berkali-kali dengan ditemani tunggangan anyar menembus dalamnya banjir Jakarta. Ckckckck…..koq makin parah nih perasaan Jakarta. Malu nggak sih sama tamu negara. Lawong orang-orang Expatriat aja pada komentar kalau hujan kota anda koq begitu parah ya??…saya cuma bisa menjawab ” boh wis….tekoko karo bapak penggede sing brengosen kandel kae” (Entahlah…tanya aja pada bapak pejabat yang berkumit tebal tuh). Alhasil sibule cuma celingak-celinguk bingung nggak ngerti bahasa yang saya ucapin. Itu beberapa hari yang lalu. Eeee…malah hari ini koq makin menggila dan parah. Anyway…by the way…bus way akhirnya selamat sampai dirumah sekitar jam 05.15 sore. Hhhmmm…..makin cinta nih sama sibiru. Setelah melepas mantel hujan, langsung memeriksa motor. Waladah….dikolong spatbor plus disela-sela catalic converter yang segede gaban terlihat daun-daun dan kotoran nyelip begitu banyak. Wis ancur tenan kalau tiap hari kayak gini. Singkat cerita segera menyiram dengan air bersih (hujan bisa menimbulkan karat karena kandungan asam yang tinggi) dan malamnya saya cuma bisa nyengir lihat diTV bagaimana Jakarta macet total hingga malam. Ya iyalah saya aja yang pulang jam 03.30 kondisi jalan raya sudah kacau. Apalagi yang pulang jam? 06. 00 sore. So berarti saya masih beruntung. Hidup diJakarta..?? mending jangan kalau tidak terpaksa bro hehehehe……(iw/26/10/2010)
Tentang Penulis
Publisher & Editor • sejak 2009
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!