Hati-hati cak, jangan sering ngisi bensin setengah…ini efeknya
Jelajahi Topik
Poin Penting
- Harga BBM makin tinggi dibarengi pula kenaikan hampir seluruh sektor mulai dari gas, Listrik, kebutuhan pokok dan masih banyak lagi lainnya yang memaksa kita mengencangkan ikat pinggang.
- Cakkkk…sekarang memang jaman susah.
- Namun jangan sampai pula sampeyan mengorbankan tunggangan kesayangan dengan cara mengisi bensin selalu setengah tiap hari.
Iwanbanaran.com – Cakkkk…sekarang memang jaman susah. Harga BBM makin tinggi dibarengi pula kenaikan hampir seluruh sektor mulai dari gas, Listrik, kebutuhan pokok dan masih banyak lagi lainnya yang memaksa kita mengencangkan ikat pinggang. Namun jangan sampai pula sampeyan mengorbankan tunggangan kesayangan dengan cara mengisi bensin selalu setengah tiap hari. Lhooo…emang kenapa ? karena ada alasan yang akan membuat dampak buruk pada kondisi tanki. Penasaran ? simak alasan dan efeknya berikut ini…
IWB yakin sampeyan sekarang pasti bakal sangat terasa dengan harga Pertamax diangka Rp 12.500/liter dari sebelumnya Rp. 9000/liter. Lhaa piyee cak…untuk membeli bensin 10 liter biasanya hanya merogoh kocek 90 ribu sekarang sudah melejit menjadi 125 ribu/liter. Ahhh…kalau saya sih Pertalite wae cak IWB. Mungkin sebagian motor ora masalah. Namun tetap sih, IWB rekomendasikan tetap menggunakan Pertamax jika kompresi mesin diatas 11. Biar awet cak…..kendati ECM sekarang makin canggih bisa memajukan dan memundurkan pengapian sehingga gejala knocking bisa diminimize. Namun tetap…menurut IWB Pertamax lebih baik dibandingkan Pertalite….
Lawong ada zat aditif pembersih kerak cak diluar nilai oktan…jadi pastinya lebih awet juga mesin sampeyan. Nah kembali kesoal isi bensin. Dengan kondisi yang makin mahal, kalau bisa sampeyan jangan merubah habit untuk mengisi mobil pada kondisi full tank. Jangan selalu mengisi bensin selalu separuh karena ternyata banyak menimbulkan kerugian pada tanki BBM dibandingkan isi penuh. Kenapa ? karena ternyata ruang kosong tersebut bisa memicu karat. Yup….akan ada proses kondensasi ketika dinding tanki tidak terendam BBM…
Termasuk proses infiltrasi air hujan apalagi jika tunggangan sering di parkir diluar. Yang paling cilaka kalau motor jarang dipakai cak sebab kondensasi akan memicu kelembahan tinggi…lalu hadirnya unsur air dan bisa saja puncaknya mencemari kualitas BBM. Yang patut sampeyan pahami iki pakde…khusus banget untuk mesin injeksi. Kalau sampeyan sering mengisi bensin sak incrit….taruhlan hanya seperempat dan membiarkan bar BBM berkedip lalu dibiarkan lama dan menjadi habit atau kebiasaan, ternyata berpotensi membuat regulator fuel pump lebih cepat panas karena tidak terendam BBM. Nah….dari sini wis paham to. Isi penuh lebih baik cak ketimbang setengah tanki…kuwi sing penting. Hhmm…duite boncos ora kie yo kiro-kiro
….(iwb)
Tentang Penulis
Publisher & Editor • sejak 2009
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!
