Promo banner Iwanbanaran
Home / Motogp / Hanya dengan menjamah….NSR-500 sudah membuat Rossi jatuh cinta
Motogp •

Hanya dengan menjamah….NSR-500 sudah membuat Rossi jatuh cinta

Diceritakan oleh The Doctor secara langsung…kembali IWB kutip dari buku Biografi What if I had never tried it, Rossi menceritakan perjuangannya untuk mendapatkan Jeremy Burgess.
Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 3 menit 0 komentar
Hanya dengan menjamah….NSR-500 sudah membuat Rossi jatuh cinta
Hanya dengan menjamah….NSR-500 sudah membuat Rossi jatuh cinta — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Disela-sela pertemuannya dengan mekanik Aussie tersebut, The Doctor bisa menjamah NSR-500 untuk pertama kalinya.
  • Diceritakan oleh The Doctor secara langsung…kembali IWB kutip dari buku Biografi What if I had never tried it, Rossi menceritakan perjuangannya untuk mendapatkan Jeremy Burgess.
  • Yup…bagaimana dengan memandang satu atau dua menit terhadap motor legendaris ini…pembalap Italia langsung terkesima….

Diceritakan oleh The Doctor secara langsung…kembali IWB kutip dari buku Biografi What if I had never tried it, Rossi menceritakan perjuangannya untuk mendapatkan Jeremy Burgess. Disela-sela pertemuannya dengan mekanik Aussie tersebut, The Doctor bisa menjamah NSR-500 untuk pertama kalinya. Yup…bagaimana dengan memandang satu atau dua menit terhadap motor legendaris ini…pembalap Italia langsung terkesima….

Selama musim 1999, aku menghadapi pilihan akbar: tinggal dikelas 250cc atau naik kelas 500cc bersama Honda. Sekali lagi, aku percaya kalau tim adalah hal terpenting dan jelas buatku. Dan kalau aku naik kekelas berikutnya, aku ingin memilih timku sendiri.

“Aku tidak perduli motor mana yang kamu berikan kepadaku, pun kalau motor itu bukan motor resmi perlombaan..” ujarku kepada perwakilan dari Honda ketika mereka datang ke Rio De Jeneiro dan menawariku NSR. ” Bagaimanapun juga, aku hanya akan bergabung kalau aku bisa kerja dengan Jeremy Burgess,” ulangku kepada mereka

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

Aku berjuang agar dapat bekerja dengan Jeremy. Aku memilihnya dan menjadikannya persyaratan dalam kesepakatanku. Buatku itu tanda setuju karena kalau tidak ada Jeremy, maka tidak akan ada kesepakatan. Aku bertemu dengan Jeremy diPhillip Island tahun 1999 dan langsung membuatku terkesan. Aku cepat menyadari kalau bersama dia dan pengalamannya, debutku dikelas 500cc tidak akan traumatis. Begitu aku bilang kalau Jeremy adalah kunci utama perjanjian ini, sebuah pertemuan rahasia diadakan dipit Philips Island.Hanya dengan menjamah….NSR-500 sudah membuat Rossi jatuh cinta

Jeremy pada dasarnya sudah berhenti ikut serta keGrand Prix, meski dia datang, kehadirannya makin lama makin jarang. Mick Doohan mendapatkan kecelakaan serius diJerez yang membuatnya berhenti. Jadi Jeremy dan timnya berdiri sendiri. Krunya berpisah dan tersebar diantara tim-tim Honda untuk menolong pembalap-pembalap lain. Jeremy sebenarnya punya kesempatan untuk membantu kepala teknisi Gibernau tapi ditolaknya karena dia butuh waktu untuk beristiraha tdirumah dan menyendiri.

Tetapi ia datang keGrand Prix Australia. Ia telah diberitahu kalau aku menginginkan dia dan timnya dan HRC telah menyusun sebuah pertemuan. Dia menerima tawaranku karena merasa keluar dari trek sekian lama. Pertemua kami dijadwalkan hari Sabtu malam, malam sebelum balapan. Sekitar waktu tersebut, paddock benar-benar sepi. Karenanya, itulah waktu yang tepat untuk diam-diam mengadakan pertemuan. Jeremy ditemani Alex dan Dickie, sementara aku ditemani Carlo Florenzano.

Ketika aku sedang berjalan, aku melihat dan terkesima oleh NSR yang “resmi”. Dan aku secepatnya bertanya apakah bisa menaiki motor itu, ketika jawaban “ya” terdengar, secepat kilat kunaiki motor tersebut. Itu adalah motor NSR-nya Gibernau. Motor-motor lainnya semua ditutupi: yang satu ini dibiarkan untukku. Mereka ingin aku menyentuh dan merasakan motor itu. Dan…ya, meski aku hanya menaiki motor itu satu atau dua menit, aku telah jatuh cinta kepada NSR, dan aku yakin aku bukanlah orang pertama yang merasakannya.…

Yup, itulah momen bersejarah interaksi secara langsung NSR500 dengan The Doctor. Tentu kisah ini belum selesai. Akan banyak hal yang tidak kita ketahui terungkap. Yah…bagi yang sudah baca, boleh saja dibaca lagi buat hiburan. Tapi bagi yang belum, moga-moga bisa sebagai informasi tambahan tentang perjuangan The Doctor. Kita akan lanjutkan pada next artikel mzbro. Ocreee…..(iwb)

Bagikan artikel
WhatsApp X

Tentang Penulis

Iwanbanaran
Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Berita, review, dan analisis roda dua dari Iwanbanaran.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar…

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Marco Bezzecchi buka suara soal Clash Qatar…Akan kembali menyerang Marc ??
Motogp Trending

Marco Bezzecchi buka suara soal Clash Qatar…Akan kembali menyerang Marc ??

Iwanbanaran.com – Cakkk….Marco Bezzecchi akhirnya angkat bicara mengenai insiden benturan dengan Marc Marquez yang menghancurkan harapannya memenangi Sprint race MotoGP Qatar 2026 di Sirkuit Lusail, Sabtu (7/11). Pembalap Aprilia yang start dari pole position dan sempat diunggulkan itu terjatuh setelah kontak dengan Marquez ketika ia mencoba memanfaatkan momen pemimpin balapan yang sedikit melebar di Tikungan […]

November 8, 2026 • 0 Baca →
Pecco Kaget dengan Ducati di Qatar…lho, motor kok enak ?!
Motogp Trending

Pecco Kaget dengan Ducati di Qatar…lho, motor kok enak ?!

Iwanbanaran.com – Cakkk…Pecco kaget bin bungah di Lusail Qatar. Setelah berbulan-bulan kelihatan loyo dan bikin Ducati garuk-garuk kepala, Pecco Bagnaia akhirnya senyum lagi di Qatar. Dan kalimatnya bikin merinding: “Rasanya seperti pembalap pabrikan lagi.” Yup….motor Pecco di Qatar kok jadi enak ?? Jumat di Lusail, Bagnaia finis P4 di sesi Practice. Angkanya sih nggak wah […]

November 7, 2026 • 0 Baca →
Aneh…Rantai Motor Marc Marquez Prothol, Diggia Bikin Rekor Lap Baru !!
Motogp Trending

Aneh…Rantai Motor Marc Marquez Prothol, Diggia Bikin Rekor Lap Baru !!

Iwanbanaran.com – Cakkk…Sesi Practice MotoGP Qatar kemarin malam jadi drama tersendiri. Di Giannantonio, pembalap VR46 Ducati yang tahun 2023 pernah menang di sini bareng Gresini, nggak main-main. Meski katanya motornya kena defisit power, dia tetap bisa nembus 1 menit 50,406 detik…rekor lap baru di Lusail. Gila, power kurang tapi tetap paling cepet. Namun yang mengejutkan […]

November 7, 2026 • 0 Baca →