Home / Motogp / Ducati Kisruh !! Tardozzi Terancam di Pecat ??…Pecco Penyebabnya ??
Motogp December 19, 2025

Ducati Kisruh !! Tardozzi Terancam di Pecat ??…Pecco Penyebabnya ??

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 4 menit
Ducati Kisruh !! Tardozzi Terancam di Pecat ??…Pecco Penyebabnya ??

Iwanbanaran.com – Cakkk…Garasi tim pabrikan Ducati yang biasanya menjadi simbol kekuatan dan dominasi kini tengah diterpa isu miring. Rumor panas berembus bahwa Davide Tardozzi, sosok manajer tim yang karismatik dan emosional, kemungkinan besar akan mengakhiri masa baktinya bersama Ducati Corse pada akhir musim 2026. Isu ini mencuat ke permukaan seiring dengan kabar adanya ketegangan internal yang melibatkan General Manager Ducati Corse, Luigi “Gigi” Dall’Igna, serta performa Francesco “Pecco” Bagnaia. Yup…Ducati Kisruh !! Tardozzi Terancam di Pecat ??…Pecco Penyebabnya ?? kok bisa ??

MotoGPNews mengabarkan bahwa telah terjadi masalah Stabilitas di dalam garasi Ducati Lenovo Team. Davide Tardozzi, manajer tim yang telah menjadi pilar sukses Ducati selama bertahun-tahun, dikabarkan berada di ambang perpisahan dengan pabrikan Italia tersebut. Rumor ini mencuat menyusul serangkaian pernyataan Tardozzi yang dianggap menyudutkan manajemen teknis di bawah kendali Luigi “Gigi” Dall’Igna.

Pemicu Konflik: Kritik Terhadap Motor GP25

Ketegangan mencapai puncaknya setelah Tardozzi memberikan pernyataan terbuka mengenai kesulitan yang dialami Francesco Bagnaia dengan motor terbaru, Desmosedici GP25. Tardozzi menyebut bahwa tim teknis “gagal memberikan apa yang dibutuhkan Bagnaia” untuk merasa nyaman di lintasan…

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

Kritik ini dianggap sebagai serangan langsung terhadap Gigi Dall’Igna. Sebagai “otak” di balik kehebatan teknis Ducati, Dall’Igna dikenal sangat protektif terhadap departemen teknisnya. Pernyataan Tardozzi yang seolah-olah menyalahkan motor atas penurunan performa Bagnaia menciptakan friksi tajam di level petinggi Borgo Panigale…

Pernyataan Tardozzi tersebut kabarnya tidak diterima dengan baik oleh Gigi Dall’Igna. Sang “arsitek” Ducati tersebut merasa bahwa tim teknis sudah memberikan dukungan penuh, namun hasil di lintasan menunjukkan bahwa Bagnaia-lah yang gagal memaksimalkan potensi motor. Perbedaan perspektif antara manajemen PR (Tardozzi) dan manajemen teknis (Dall’Igna) inilah yang memicu spekulasi keretakan hubungan kedua petinggi tersebut…

Dominasi Marc Marquez Menambah Tekanan

Hadirnya Marc Marquez di tim utama pada 2025 semakin memperkeruh suasana. Dominasi absolut yang ditunjukkan Marquez tidak hanya memberikan tekanan pada Bagnaia, tetapi juga secara tidak langsung mengubah dinamika di dalam paddock.

Isu semakin memanas dengan adanya kabar bahwa Ducati berencana memberikan kontrak fantastis kepada Marquez untuk musim 2027, yang bisa menjadikannya pembalap dengan bayaran tertinggi dalam sejarah pabrikan Borgo Panigale. Bayangin cak…kabarnya Tim Merah sudah menyiapkan uang sebesar 15 juta Euro atau kisaran 294 Milyar pertahun untuk mengikat agar Marc tidak pergi ke Honda.

Masa Depan Tardozzi dan Era Baru Ducati

Beberapa laporan menyebutkan bahwa Ducati sudah mulai mempertimbangkan transisi kepemimpinan untuk musim 2026 atau 2027. Nama-nama seperti Gino Borsoi (Pramac) dan Michele Pirro (Test Rider Ducati), dan Francesco Guidotti muncul sebagai kandidat potensial untuk menggantikan peran Tardozzi.

Bagi Ducati, keselarasan antara manajemen tim dan departemen teknis adalah kunci utama dominasi mereka. Jika Tardozzi dianggap tidak lagi sejalan dengan visi strategis Dall’Igna, maka perpisahan di akhir tahun depan menjadi skenario yang sangat realistis.

Ringkasan Poin Utama Ketegangan:

  1. Pernyataan Kontroversial: Tardozzi secara terbuka menyebut motor GP25 kurang mendukung gaya balap Bagnaia.

  • Ego Petinggi: Kritik tersebut menyinggung Gigi Dall’Igna yang merasa aspek teknis sudah bekerja maksimal.

  • Ketimpangan Performa: Dominasi Marquez di satu sisi membuat keluhan di sisi Bagnaia terlihat seperti kelemahan pembalap, bukan motor.

  • Last…jika rumor ini benar, kepergian Davide Tardozzi akan menjadi kehilangan besar bagi sisi “humanis” Ducati. Tardozzi bukan sekadar manajer cak….ia adalah sosok ayah bagi para pembalap yang selalu pasang badan di depan media. Namun, di era MotoGP modern yang sangat teknis dan sarat politik internal, performa dan keselarasan strategi seringkali menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Ducati mengenai isu “perceraian” ini. Publik kini menanti bagaimana Ducati akan menyeimbangkan ego para bintang dan petingginya di musim 2026 mendatang. Tardozzi dipecat dari Ducati ?? ini sih kebangetan kalau bener…piye menurut sampeyan ? (iwb)

    Share this article
    Post

    Baca Juga

    Artikel Motogp Lainnya

    Lihat Semua Motogp
    Pecco Frustrasi di Silverstone….”Jujur Aku Bingung, Grip Nol!” keluhnya
    Motogp

    Pecco Frustrasi di Silverstone….”Jujur Aku Bingung, Grip Nol!” keluhnya

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Pecco Bagnaia di MotoGP Silverstone 2026 ini dibuat hopeless alias frustrasi berat. Setelah Sabtu kemarin kepayahan setengah mati di balapan Sprint, puncaknya di race hari Minggu (9/8) doi malah crash misterius alias DNF! Pecco sampai blak-blakan ngaku timnya udah “lost” alias bingung mau ngapain lagi buat nyari grip Desmosedici miliknya. “Jujur Aku Bingung, […]

    August 10, 2026 0 Baca →
    Alex Marquez Kesal Bikin Kesalahan..” Podium 2 Terbuka ” !! serunya
    Motogp

    Alex Marquez Kesal Bikin Kesalahan..” Podium 2 Terbuka ” !! serunya

    Iwanbanaran.com – Cakkkk….nyesek banget cak! Alex Marquez blak-blakan ngaku kesel setengah mati sama dirinya sendiri usai gagal ngamanin podium di balapan MotoGP Silverstone, Inggris 2026. Doi nyebut kesalahannya di T1 (Tikungan 1) sebagai blunder yang konyol alias “unacceptable” (nggak bisa ditoleransi), hingga bikin posisi podium 2 yang udah di depan mata ambyar seketika. Alex Marquez […]

    August 10, 2026 0 Baca →
    Marquez menyerah saat Race Silverstone ” Aku Tidak Bisa Menyerang !!”
    Motogp

    Marquez menyerah saat Race Silverstone ” Aku Tidak Bisa Menyerang !!”

    Iwanbanaran.com – Cakkkk… drama Silverstone Inggris benar-benar menjadi ujian berat bagi sang Juara Dunia 8 kali, Marc Marquez! Datang dengan modal apik usai double victory di Sachsenring dan hanya tertinggal 18 poin dari puncak klasemen, Marc justru kudu gigit jari usai terseok-seok dan cuma mampu finish di posisi ke-7. Imbasnya, jarak poin di klasemen kini […]

    August 10, 2026 0 Baca →