Promo banner Iwanbanaran
Home / Motogp / Ducati membulatkan tekad memilih konvensional aluminium frame!…
Motogp •

Ducati membulatkan tekad memilih konvensional aluminium frame!…

Jebloknya prestasi musim 2011, membuat mastermind behind Desmosedici bike….Preziosi bertekad membenahi semua dengan melakukan revolusi total khususnya dari segi sasis.
Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 2 menit 0 komentar
Ducati membulatkan tekad memilih konvensional aluminium frame!…
Ducati membulatkan tekad memilih konvensional aluminium frame!… — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Jebloknya prestasi musim 2011, membuat mastermind behind Desmosedici bike….Preziosi bertekad membenahi semua dengan melakukan revolusi total khususnya dari segi sasis.
  • Hal ini bertujuan supaya proses penyetingan lebih mudah tanpa harus utak-atik bearing engine….

Jebloknya prestasi musim 2011, membuat mastermind behind Desmosedici bike….Preziosi bertekad membenahi semua dengan melakukan revolusi total khususnya dari segi sasis. Hal ini bertujuan supaya proses penyetingan lebih mudah tanpa harus utak-atik bearing engine….

Bapak Desmo menyebut proyek sebagai revolusi GP0….artinya motor tidak akan sama dengan yang sudah ada saat ini. Kendala utama yang dikeluhkan Rossi dan tim engineeringnya adalah susahnya melakukan setingan sasis akibat bejibunnya bearing engine yang nyantol disasis. Sisi inilah yang menjadi perhatian Preziosi….

The engine limit imposed by the rules is also a major hindrance: “With a load bearing engine, you run into problems every time you want to modify the chassis.? Often you have to seal a new engine just because of this.” This is the reasoning behind a more conventional perimeter frame, which could also be built from carbon fiber down the road. “This frame allows us to make changes without modifying the engine.? Because of its current shape, and with the expectation of future development, aluminum was the most logical choice right now.”

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

-Preziosi/Gpone-

Dari apa yang diungkapkan diatas, arah development motor sepertinya akan menggunakan konvensional perimeter aluminium frame. Apakah bentuk layaknya motor Jepang??….belum bisa diungkapkan secara gamblang. Yang pasti, Preziosi berencana membuat titik mounting baru sebab versi lawas terlalu banyak bearing sehingga merepotkan penyetingan. Selain mengurangi bearing, sasis diharapkan bisa memperbaiki distribution weight sikuda besi. Apakah dengan berubahnya sasis gejala understeer Ducati bisa dihilangkan?? Kita lihat aja perkembangannya mzbro….(iwb)

Bagikan artikel
WhatsApp X

Tentang Penulis

Iwanbanaran
Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Berita, review, dan analisis roda dua dari Iwanbanaran.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar…

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Pecco Kaget dengan Ducati di Qatar…lho, motor kok enak ?!
Motogp Trending

Pecco Kaget dengan Ducati di Qatar…lho, motor kok enak ?!

Iwanbanaran.com – Cakkk…Pecco kaget bin bungah di Lusail Qatar. Setelah berbulan-bulan kelihatan loyo dan bikin Ducati garuk-garuk kepala, Pecco Bagnaia akhirnya senyum lagi di Qatar. Dan kalimatnya bikin merinding: “Rasanya seperti pembalap pabrikan lagi.” Yup….motor Pecco di Qatar kok jadi enak ?? Jumat di Lusail, Bagnaia finis P4 di sesi Practice. Angkanya sih nggak wah […]

November 7, 2026 • 0 Baca →
Aneh…Rantai Motor Marc Marquez Prothol, Diggia Bikin Rekor Lap Baru !!
Motogp Trending

Aneh…Rantai Motor Marc Marquez Prothol, Diggia Bikin Rekor Lap Baru !!

Iwanbanaran.com – Cakkk…Sesi Practice MotoGP Qatar kemarin malam jadi drama tersendiri. Di Giannantonio, pembalap VR46 Ducati yang tahun 2023 pernah menang di sini bareng Gresini, nggak main-main. Meski katanya motornya kena defisit power, dia tetap bisa nembus 1 menit 50,406 detik…rekor lap baru di Lusail. Gila, power kurang tapi tetap paling cepet. Namun yang mengejutkan […]

November 7, 2026 • 0 Baca →
Moto3 Practice : Veda Ega Melesat di Qatar…sektor terakhir ediannn !!
Motogp Trending

Moto3 Practice : Veda Ega Melesat di Qatar…sektor terakhir ediannn !!

Iwanbanaran.com – Cakkk…Sirkuit Internasional Lusail menjadi saksi bisu bagaimana pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan taringnya. Dalam sesi Free Practice 1 (FP1) Moto3 Grand Prix Qatar, Veda berhasil mencatatkan waktu yang sangat kompetitif. Ia menutup sesi latihan pertama dengan menempati posisi keenam, hanya terpaut 0,982 detik dari pembalap tercepat, Maximo Quiles. Yup…Veda Ega Melesat […]

November 6, 2026 • 0 Baca →