Brembo beberkan sadisnya trek Le Mans…..suhu Kampas Nyaris 1000 Derajat Celcius !!
Jelajahi Topik
Iwanbanaran.com – Cakkk….Sirkuit Bugatti di Le Mans kembali membuktikan reputasinya sebagai salah satu lintasan paling menantang dalam kalender MotoGP 2026. Berdasarkan data terbaru dari para teknisi Brembo, sirkuit sepanjang 4,185 km ini masuk dalam kategori sirkuit dengan tingkat kesulitan pengereman yang sangat tinggi (highly demanding). Yup…rembo beberkan sadisnya trek Le Mans…..suhu Kampas Nyaris 1000 Derajat Celcius !!
Pada skala indeks kesulitan 1 hingga 6, Brembo memberikan nilai 4 untuk GP Prancis tahun ini. Angka tersebut menempatkan Le Mans sejajar dengan sirkuit Jerez dalam hal beban kerja yang harus ditanggung oleh sistem pengereman motor-motor prototipe MotoGP.
35% Durasi Balapan di Atas Rem
Salah satu aspek yang membuat Le Mans begitu menguras komponen rem adalah desainnya yang bertipe stop-and-go cak. Dalam satu lap, pembalap menggunakan rem sebanyak 10 kali dengan total durasi pengereman mencapai 31,5 detik. Artinya, sekitar 35% dari total waktu balapan dihabiskan pembalap dengan menekan tuas rem.
Terdapat dua titik pengereman yang masuk kategori High, enam titik kategori Medium, dan dua titik kategori Light. Singkatnya jeda antar tikungan membuat piringan cakram karbon memiliki waktu yang sangat sedikit untuk mendinginkan suhu sebelum kembali bekerja keras di tikungan berikutnya.
Titik Terberat: Tikungan 8 (Garage Vert)
Meskipun pengereman di Tikungan 9 juga sangat intens, Brembo mencatat Tikungan 8 (Garage Vert) sebagai titik paling kritis bagi pengereman di sirkuit Bugatti. Di area ini, motor MotoGP harus:
-
Melambat dari kecepatan 263 km/jam ke 78 km/jam.
Menempuh jarak pengereman sejauh 209 meter.
Pembalap memberikan beban sebesar 5,8 kg pada tuas rem.
Tekanan minyak rem mencapai 12,4 bar dengan gaya deselerasi hingga 1,5 g.
Untuk menghadapi beban ekstrem ini, tim-tim MotoGP dibekali dengan berbagai pilihan cakram karbon dari Brembo. Sepanjang akhir pekan di Prancis, suhu operasional rem berada di rentang 250°C hingga 850°C. Yup…Nyaris 1000°C cak…
Penggunaan finned caliper (kaliper bersirip) GP4 menjadi standar utama untuk membantu disipasi panas. Jika suhu rem melonjak melampaui batas optimal, efisiensi pengereman akan menurun, yang bisa berakibat fatal pada stabilitas bagian depan motor—sebagaimana yang sempat dikeluhkan beberapa pembalap setelah sesi balapan.
Statistik Menarik Brembo di GP Prancis 2026:
-
Total beban tuas rem: Setiap pembalap secara kumulatif menarik tuas rem dengan beban total sekitar 900 kg – 975 kg sepanjang balapan berlangsung.
-
Kecepatan tertinggi: Beberapa motor mencatatkan kecepatan lebih dari 300 km/jam sebelum masuk ke zona pengereman keras di Tikungan 9 (Chemin aux Bœufs).
Last….Dengan data ini, tidak heran jika sektor pengereman menjadi kunci utama dalam perebutan podium di Le Mans, di mana keseimbangan antara pengereman agresif dan manajemen suhu karbon menjadi penentu kemenangan. Yup..sebuah data luar biasa yang membuat kita melek, betapa beratnya kerja rem yang membuat tontonan Motogp Menegangkan. Juozzz !! (iwb)