Home / Motogp / Bos Yamaha dan Suzuki puji Jorge Lorenzo setinggi langit
Motogp •

Bos Yamaha dan Suzuki puji Jorge Lorenzo setinggi langit

Cak…Lorenzo memang penuh kontroversi.
Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 3 menit
Bos Yamaha dan Suzuki puji Jorge Lorenzo setinggi langit
Bos Yamaha dan Suzuki puji Jorge Lorenzo setinggi langit — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Cak…Lorenzo memang penuh kontroversi.
  • Disaat karirnya masih bagus dan hanya terkendala tim serta motor, tiba-tiba doi memutuskan pensiun.
  • Alasannya satu…karena tidak nyaman dan tidak ada lagi gairah.

Iwanbanaran.com – Cak…Lorenzo memang penuh kontroversi. Disaat karirnya masih bagus dan hanya terkendala tim serta motor, tiba-tiba doi memutuskan pensiun. Alasannya satu…karena tidak nyaman dan tidak ada lagi gairah. Dilalah semua yang dilakukan Lorenzo tidak lepas dari pantauan bos Yamaha. Bahkan tidak segan-segan, Lin Jarvis puji Jorge sebagai pembalap yang luar biasa. Lho pujian ini tulus apa memang ada maksud tertentu ??

Lin Jarvis sebagai bos manajer Yamaha Motogp tidak bisa menghilangkan begitu saja performa Lorenzo yang menurutnya Luar biasa. Pembalap yang saat itu berhasil ngobrak-ngabrik dominasi Valentino Rossi dipandang sukses menjadi pembalap yang patut mendapatkan pujian…

“ Dia mendorong semua orang untuk naik ke levelnya. Tentu saja kami memiliki hubungan? yang istimewa dengan Jorge karena kami bersama selama sembilan tahun. Sangat tidak biasa dan tidak biasa bagi sebuah merk memiki pembalap dan di kontrak selama sembilan tahun tanpa istirahat. Ketika dia datang kepada kami, dia sangat, sangat muda dan berbakat. Dia datang dengan kejutan karena sukses sabet tiga posisi pole di tiga Grand Prix pertamanya bersama kami. Lalu dia juga memenangkan tiga gelar dunia. Aku pikir karirnya luar biasa…

Advertisement

Iklan Iwanbanaran
Bos Yamaha dan Suzuki puji Jorge Lorenzo setinggi langit
” Lin Jarvis….”

” Lalu aku lihat cara dia mengadakan konferensi pers (pensiun). Luar biasa…itu juga menunjukkan bagaimana Jorge menjadi dewasa melalui olahraga ini. Ketika dia pertama kali datang kekami, pipinya masih chubby dan masih muda. Sekarang kalian bisa lihat dia menjadi atlet yang sangat, sangat dewasa dan cakap. Dia memiliki karier yang luar biasa. Kami senang jika mengingatnya saat bersama kami. Dia adalah pembalap yang memberi kami tiga gelar Piala Dunia…” tukas Lin Jarvis. Seirama dengan Jarvis, bos Suzuki Racing Davide Brivio juga memiliki opini sama. Mantan direktur racing Yamaha racing yang keluar dari Yamaha tahun 2010 tersebut mengatakan….

” Sejujurnya aku tidak bekerja dengan Lorenzo saat itu. Kami di Yamaha pada saat yang sama, tetapi saat itu mereka (Lorenzo vs Rossi) lebih banyak saingan daripada rekan setim. Dia memulai karirnya di MotoGP dengan cukup mengesankan. Aku ingat dia sedikit lebih kencang sebagai pemula dalam tes musim dingin. Tiga posisi terdepan dalam tiga Grand Prix pertama, dan kemudian ia memenangkan balapan ketiga. Btw…tidak mudah menjadi rekan setim Valentino karena konfrontasinya sangat tinggi…

Bos Yamaha dan Suzuki puji Jorge Lorenzo setinggi langit
” Davide brivio…..”

” Apa yang aku lihat selama bertahun-tahun dia adalah pembalap terpelajar. Ada beberapa momen yang sangat sulit, mungkin dia kadang-kadang kalah – tetapi tidak akan terjadi lagi dengan cara yang sama. Jika dia mengalami saat yang sulit atau kalah dalam balapan, dia selalu belajar darinya dan meningkat untuk waktu berikutnya. Itu sangat mengesankan, dan mungkin kualitas itulah yang memberinya semua kesuksesan ini...” tutup bos Suzuki….

Last…dari penurutan diatas bisa disimpulkan Jorge masih menjadi pembalap luar biasa yang sulit dilupakan. Artinya pujian Lin Jarvis tulus bukan mengada-ada karena hanya ingin supaya Jorge gabung bersama Yamaha kembali misalnya ? Terbukti dua bos Motogp sekaligus memberikan pujian setinggi langit untuk Lorenzo land. Dari penuturan itu pula bisa kita tangkap bahwa Rossi dan Lorenzo memang tidak rukun sejak pertama kali Jorge mengganggu dominasi Vale di Motogp khususnya di Yamaha…..(iwb)

Bos Yamaha dan Suzuki puji Jorge Lorenzo setinggi langit

Bagikan artikel
WhatsApp X

Tentang Penulis

Iwanbanaran
Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Breaking !! Jorge Martin Mundur pada Practice 1….kondisinya mengkuatirkan ???
Motogp

Breaking !! Jorge Martin Mundur pada Practice 1….kondisinya mengkuatirkan ???

Iwanbanaran.com – Cakkk….Tim Aprilia Racing memberikan penjelasan terkait keputusan mereka untuk menarik Jorge Martin dari sesi Practice MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang, hanya beberapa menit setelah sesi dimulai. Langkah ini diambil demi keselamatan sang pembalap yang tengah berjuang memulihkan diri dari cedera patah tulang lengan. Yup…Jorge Martin Mundur pada Practice 1….kondisinya mengkuatirkan ??? Jorge Martin […]

October 30, 2026 • 0 Baca →
Motogp FP1 Sepang : Marc Marquez Ngamuk…Perkasa tak tersentuh, Martin Kedodoran !!
Motogp Trending

Motogp FP1 Sepang : Marc Marquez Ngamuk…Perkasa tak tersentuh, Martin Kedodoran !!

Iwanbanaran.com – Cakkk….Pemimpin klasemen sementara MotoGP, Marc Marquez, langsung menunjukkan taringnya dengan mendominasi sesi latihan bebas pertama (FP1) Grand Prix Malaysia di Sirkuit Sepang. Mengendarai Ducati Lenovo (GP26), pembalap asal Spanyol tersebut mencatatkan waktu tercepat 1 menit 58,912 detik. Marquez unggul cukup nyaman di posisi teratas pada sesi pembuka rangkaian seri ke-19 musim 2026 ini. […]

October 30, 2026 • 0 Baca →
Jack Miller Heran Balapan Australia di Batalkan…Dorna Sengaja Bantu Martin ???
Motogp Trending

Jack Miller Heran Balapan Australia di Batalkan…Dorna Sengaja Bantu Martin ???

Iwanbanaran.com – Cakkk….mungkin sudah berlalu seminggu lalu cak. Namun tahukah sampeyan bahwa Pembalap Australia Jack Miller mengungkapkan kekecewaan mendalamnya atas pembatalan balapan MotoGP di Sirkuit Phillip Island, yang ia sebut sebagai “pukulan di perut”. Pembatalan ini bukan hanya menggagalkan balapan terakhir di sirkuit ikonik tersebut, tetapi juga merampas momen balapan kandang terakhirnya sebagai pembalap grand […]

October 30, 2026 • 0 Baca →