Home / Motogp / Bongkar Simulasi Race Buriram 2026: Aprilia Gilaaaa…Ducati tumbang !!!
Motogp

Bongkar Simulasi Race Buriram 2026: Aprilia Gilaaaa…Ducati tumbang

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 3 menit
Bongkar Simulasi Race Buriram 2026: Aprilia Gilaaaa…Ducati tumbang
Bongkar Simulasi Race Buriram 2026: Aprilia Gilaaaa…Ducati tumbang — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Iwanbanaran.com – Cakkk…Data simulasi balap (race simulation) dari hari kedua tes Buriram memberikan gambaran yang lebih akurat dibandingkan catatan waktu satu lap tunggal.
  • Jika time attack menunjukkan kecepatan puncak, maka rata-rata waktu simulasi menunjukkan siapa yang paling siap berebut podium di hari Minggu nanti.
  • Ya cak…Analisis Simulasi Race Buriram 2026: Aprilia Mendominasi….Ducati tumbang

Iwanbanaran.com – Cakkk…Data simulasi balap (race simulation) dari hari kedua tes Buriram memberikan gambaran yang lebih akurat dibandingkan catatan waktu satu lap tunggal. Jika time attack menunjukkan kecepatan puncak, maka rata-rata waktu simulasi menunjukkan siapa yang paling siap berebut podium di hari Minggu nanti. Ya cak…Analisis Simulasi Race Buriram 2026: Aprilia Mendominasi….Ducati tumbang !!!

Berdasarkan data yang ada cak, Aprilia RS-GP26 menjadi motor paling dominan dalam hal konsistensi ritme.

  • Ai Ogura (Aprilia): Menjadi bintang utama dengan rata-rata waktu tercepat 1 menit 30,101 detik dalam 12 lap. Meskipun durasinya lebih pendek dibanding rekan setimnya, catatan ini menunjukkan bahwa Ogura memiliki kecepatan awal yang sangat tajam.

Advertisement

Iklan Iwanbanaran
  • Marco Bezzecchi (Aprilia): Menunjukkan ketahanan luar biasa. Melakukan simulasi terpanjang di barisan depan (20 lap), ia mencatatkan rata-rata 1 menit 30,454 detik. Konsistensi Bezzecchi di angka 1:30.4 selama 20 lap adalah ancaman nyata bagi semua rival.

  • Jorge Martin & Raul Fernandez: Melengkapi dominasi Aprilia dengan rata-rata di kisaran 1 menit 30,4 detik hingga 1 menit 30,5 detik, membuktikan bahwa RS-GP sangat bersahabat dengan karakter lintasan Buriram.

  • Ducati: Efisiensi vs Kecepatan Murni

    Ducati terlihat lebih konservatif dalam simulasi kali ini.

    • Alex Marquez menjadi pembalap Ducati dengan rata-rata terbaik (1 menit 30,444 detik), sedikit lebih unggul dari Bezzecchi namun hanya dilakukan dalam 10 lap.

    • Francesco Bagnaia tampak tidak terlalu memaksakan performa, hanya melakukan 9 lap simulasi dengan rata-rata 1 menit 30,680 detik.

  • Fabio di Giannantonio patut diwaspadai karena mampu menjaga rata-rata 1 menit 30,770 detik selama 17 lap, sebuah indikasi bahwa daya tahan ban Ducati masih sangat kompetitif.

  • Kebangkitan Honda dan Tantangan Yamaha

    Sinyal positif datang dari kubu Honda. Luca Marini (1:30.611) dan Joan Mir (1:30.624) mencatatkan rata-rata waktu yang sangat identik dan mampu bersaing dengan catatan waktu Bagnaia. Ini adalah progres signifikan bagi RC213V dibandingkan musim lalu.

    Sebaliknya, Yamaha masih tertinggal di belakang. Fabio Quartararo mencatatkan rata-rata 1 menit 30,953 detik, hampir tertinggal 0,8 detik per lap dari Ai Ogura. Jack Miller yang melakukan simulasi panjang (20 lap) harus puas dengan rata-rata di angka 1 menit 32,115 detik. Sayang kita nggak mendapatkan gambaran simulasi race Toprak ataupun Marc karena crash. Jadi simulasi race ini belum seutuhnya cak…

    Ringkasan Data Simulasi Race (Tes Buriram 2026)

    Rider Pabrikan Jumlah Lap Rata-rata Waktu
    Ai Ogura Aprilia 12 1m 30.101s
    Alex Marquez Ducati 10 1m 30.444s
    Marco Bezzecchi Aprilia 20 1m 30.454s
    Jorge Martin Aprilia 12 1m 30.497s
    Raul Fernandez Aprilia 11 1m 30.573s
    Luca Marini Honda 13 1m 30.611s
    Joan Mir Honda 10 1m 30.624s
    Pecco Bagnaia Ducati 9 1m 30.680s
    F. Di Giannantonio Ducati 17 1m 30.770s
    Fabio Quartararo Yamaha 10 1m 30.953s
    Alex Rins Yamaha 12 1m 31.119s
    Brad Binder KTM 22 1m 31.590s
    Maverick Viñales KTM 24 1m 32.047s

    Last…Jika balapan digelar hari ini, Aprilia memiliki keunggulan teknis dalam menjaga ritme di angka 1 menit 30 detik kecil. KTM melalui Maverick Viñales dan Brad Binder melakukan pengujian daya tahan paling ekstrem (di atas 20 lap), namun secara kecepatan rata-rata mereka masih harus memangkas jarak sekitar 1-1,5 detik per lap untuk bisa menembus zona podium….(iwb)

    Share this article
    Post

    Baca Juga

    Artikel Motogp Lainnya

    Lihat Semua Motogp
    Jorge Lorenzo sebut Pedro Acosta adalah Alien baru…!!
    Motogp Trending

    Jorge Lorenzo sebut Pedro Acosta adalah Alien baru…!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Dunia balap motor Grand Prix kembali dihebohkan oleh pujian setinggi langit yang dilontarkan oleh lima kali juara dunia MotoGP, Jorge Lorenzo, terhadap fenomena muda asal Spanyol, Pedro Acosta. Selepas penampilan luar biasa yang berujung pada kemenangan sensasional di GP Austria, Lorenzo tidak ragu-ragu menobatkan pembalap berjuluk El Tiburon tersebut ke dalam kelompok elit […]

    September 23, 2026 0 Baca →
    Media Luar membedah Kotornya David Munoz….Dirty Rider musuh Veda Ega !!
    Motogp Trending

    Media Luar membedah Kotornya David Munoz….Dirty Rider musuh Veda Ega !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk…insiden yang melibatkan pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, di ajang Moto3 Austria di Sirkuit Red Bull Ring, situasinya jadi sangat menarik sekaligus ironis ! Dalam balapan tersebut, David Muñoz lagi-lagi menjadi pusat perhatian dalam sebuah insiden senggolan di Tikungan 4 pada lap ke-16. Saat itu, Veda Ega tampil luar biasa melakukan comeback […]

    September 21, 2026 0 Baca →
    Marc Marquez salahkan Motor….Rem Blong saat Race Austria !!!
    Motogp Trending

    Marc Marquez salahkan Motor….Rem Blong saat Race Austria !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk..siapa menyangka walau terlempar dari podium Marc Marquez beruntung. Hal ini karena ternyata motornya bermasalah ditengah race. Betul cak…Marc Marquez salahkan Motor….Rem Blong saat Race Austria !! Waaahhhh… Sejatinya, peluang Marquez untuk meraih hasil maksimal di balapan utama 28 lap akhir pekan kemarin terbuka cukup lebar. Setelah melakukan beberapa perubahan setelan pada sesi […]

    September 21, 2026 0 Baca →