Home / Motogp / Blakan-blakan….bos Ducati ucapkan terima kasih pada Zarco !! Nah kan….
Motogp •

Blakan-blakan….bos Ducati ucapkan terima kasih pada Zarco !! Nah kan….

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 3 menit
Blakan-blakan….bos Ducati ucapkan terima kasih pada Zarco !! Nah kan….
Blakan-blakan….bos Ducati ucapkan terima kasih pada Zarco !! Nah kan…. — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Iwanbanaran.com – Cakkk…..fase akhir balapan MotoGP di Buriram membuat heboh karena Johann Zarco tidak melancarkan serangan terhadap Pecco dan terkesan membantu Pecco Bagnaia.
  • Zarco pun mengakui keputusannya tsb datang atas inisiatif dirinya.
  • Dan tahukan sampeyan atas keputusan tsb…bos Ducati secara khusus mengucapkan terima kasih pada Zarco dan membuatnya dipandang sebagai pembalap yang sangat bagus dan […]

Iwanbanaran.com – Cakkk…..fase akhir balapan MotoGP di Buriram membuat heboh karena Johann Zarco tidak melancarkan serangan terhadap Pecco dan terkesan membantu Pecco Bagnaia. Zarco pun mengakui keputusannya tsb datang atas inisiatif dirinya. Dan tahukan sampeyan atas keputusan tsb…bos Ducati secara khusus mengucapkan terima kasih pada Zarco dan membuatnya dipandang sebagai pembalap yang sangat bagus dan penuh perhitungan. Wowww….

Borgo Panigale memimpikan gelar pembalap kedua setelah Casey Stoner pada 2007, sementara pengamat dan penggemar MotoGP dengan antusias memperdebatkan masalah strategi Ducati yang terkesan saling bantu. Bahkan Marc M?rquez meyebut dengan ” Ducati Cup” dimana mereka memiliki tujuan untuk memperebutkan gelar bagi tim Italia secara gotong royong. Direktur Balap Ducati, Gigi Dall’Igna memberikan pendapatnya tentang performa di Thailand. Menurutnya Ducati harus berterima kasih kepada Zarco dan itu doi lakukan…

” Hasil [Minggu lalu] sama saja dengan kemenangan, dan ini adalah kemenangan yang luar biasa. Kondisi cuaca membuat segalanya rumit namun kami bekerja dengan baik dikombinasikan semangat tim yang hebat telah membuat Ducati makin dekat dengan mimpi kita. Jack mengerahkan kekuatan dan bakatnya yang luar biasa selama balapan, memanfaatkan kondisi basah dengan baik dan memiliki balapan yang luar biasa….

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

? Sementara Pecco telah menguasai tantangan krusial dalam perebutan gelar juara…ujian psikologis setelah kesalahannya di Jepang. Dia adalah juara sejati, dia berhasil tetap memegang kendali ketika race pada kondisi yang sangat sulit. Tekanan para pembalap lain yang seperti tidak ada habisnya bisa di bendung dengan baik. Benar-benar mengesankan. Semua itu memberi kami dorongan besar secara motivasi dan mental. Dan kami membutuhkannya….

? Aku juga berikan apresiasi kepada semua pebalap Ducati, mulai dari posisi pole pertama Bezzecchi hingga Zarco yang tiada habisnya.? Zarco pada etape terakhir sebenarnya layak untuk finis di podium. Jadi kami ucapkan terima kasih khusus kepada Johann karena tidak berusaha menyalip Pecco di akhir balapan karena upaya menyalip akan sangat berisiko mengingat kondisi lintasan, itulah sebabnya ia melepaskan finis podium yang sebenarnya bisa dicapai …” seru Gigi…

Bos teknis Ducati juga memberikan kesimpulan akhir di Buriram, di mana pemimpin Kejuaraan Dunia Fabio Quartararo finis hanya di urutan ke-17 tanpa poin: ?Ini adalah kesempatan yang tidak bisa kami lewatkan dan kami harus memanfaatkannya. Sekarang juara dunia akan sangat bergantung pada kami. Kami harus terus bekerja seperti yang telah kami lakukan sejauh ini dan mencoba menemukan kecepatan yang dibutuhkan untuk memenangkan tiga balapan tersisa. Mimpi itu hidup… Forza Ducati!…” tutup Gigi….(iwb)

Hasil MotoGP, Buriram (2.10.):
1. Oliveira, KTM, 25 lap dalam 41:44,503 menit
2. Miller, Ducati, +0,730 detik
3. Bagnaia, Ducati, +1,968
4. Zarco, Ducati, +2,490
5. Marc M?rquez, Honda, +2.958
6. Bastianini , Ducati, +13.257
7 Vinales, Aprilia, +14.566
8 Alex Marquez, Honda, +14.861
9 Martin, Ducati, +15.365
10 Brad Binder, KTM, +18.097
11 Aleix Espargar?, Aprilia, +19.041
12 Rins, Suzuki, +19.659
13 Morbidelli*, Yamaha, +22.439
14 Pol Espargar?, Honda, +23.646
15 Ra?l Fern?ndez, KTM, +30.483
16 Bezzecchi, Ducati, +33.466
17 Quartararo, Yamaha, +34.072
18 .Di Giannantonio, Ducati, +36.203
19 Crutchlow, Yamaha, +36.532
20 Petrucci, Suzuki, +42.508
21 Darryn Binder, Yamaha, +49.992
22 Nagashima, Honda, +51.346
23 Marini, Ducati, 2 lap ke bawah
– Remy Gardner, KTM, 14 lap ke belakang

Share this article
Post

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Nakagami bocorkan Feeling new Honda RC214V 850cc….Sangat Bagus ?!
Motogp Trending

Nakagami bocorkan Feeling new Honda RC214V 850cc….Sangat Bagus ?!

Iwanbanaran.com – Cakkk…akhirnya Takaaki Nakagami membagikan pengalamannya yang cukup mengejutkan setelah kembali melompat ke atas motor MotoGP 1000cc konvensional. Pembalap penguji (test rider) HRC tersebut mengakui bahwa dirinya sempat mengalami “kejutan besar” (big shock) saat harus beradaptasi kembali dengan mesin 1000cc setelah berbulan-bulan fokus penuh mengembangkan motor prototipe 850cc untuk regulasi baru MotoGP 2027. Sebab […]

October 17, 2026 • 0 Baca →
Jorge Martin akui Lawan Marc Marquez tidak Mudah…” Dia minim Kesalahan !”
Motogp Trending

Jorge Martin akui Lawan Marc Marquez tidak Mudah…” Dia minim Kesalahan !”

Iwanbanaran.com – Cakkk…..Jorge Martin buka suara soal bedanya bertarung lawan Marc Marquez dan Pecco Bagnaia. Jawabannya bikin IWB manggut-manggut cak. Pembalap Aprilia itu sekarang sedang terkunci dalam duel gelar yang super ketat dengan Marquez. Setelah seri Indonesia akhir pekan lalu, jarak keduanya cuma dua poin dengan lima seri tersisa. Ini jarak yang tercatat sebagai rekor […]

October 16, 2026 • 0 Baca →
Kacauuu…Pirelli di Paksa Tetap terapkan Peraturan ” Tire pressure” di 2027 !!
Motogp

Kacauuu…Pirelli di Paksa Tetap terapkan Peraturan ” Tire pressure” di 2027 !!

Iwanbanaran.com – Cakkk…..kabar kurang enak nih buat sampeyan yang sudah muak dengan drama penalti tekanan ban di MotoGP. Isu tekanan ban kembali panas di Mandalika akhir pekan lalu. Pedro Acosta sampai harus sengaja memperlambat dan turun di belakang Marc Marquez berkali-kali cuma buat menaikkan tekanan ban depannya. Jorge Martin juga kehilangan kemenangan sprint karena masalah […]

October 16, 2026 • 0 Baca →