Home / Motogp / Aturan tekanan ban di kritik, Dorna akan berbicara pada Michelin !!
Motogp Diperbarui

Aturan tekanan ban di kritik, Dorna akan berbicara pada Michelin

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 3 menit
Aturan tekanan ban di kritik, Dorna akan berbicara pada Michelin
Aturan tekanan ban di kritik, Dorna akan berbicara pada Michelin — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Iwanbanaran.com – Cakkk….Aturan tekanan ban menjadi isu sensitif di beberapa bulan pertama penerapannya, dan hal ini juga berlaku di MotoGP musim 2024.
  • Kondisi tersebut diungkapkan Carlos Ezpeleta, Chief Sporting Officer Dorna yang lumayan kuatir dengan kompetisi tahun depan mengingat hukuman diskualifikasi akan membuat tontonan Motogp bakal semaki mengkuatirkan.
  • Aturan tekanan ban di kritik, Dorna akan […]

Iwanbanaran.com – Cakkk….Aturan tekanan ban menjadi isu sensitif di beberapa bulan pertama penerapannya, dan hal ini juga berlaku di MotoGP musim 2024. Kondisi tersebut diungkapkan Carlos Ezpeleta, Chief Sporting Officer Dorna yang lumayan kuatir dengan kompetisi tahun depan mengingat hukuman diskualifikasi akan membuat tontonan Motogp bakal semaki mengkuatirkan. Aturan tekanan ban di kritik, Dorna akan berbicara pada Michelin !!

Seperti yang kita tahu sejak GP Silverstone aturan tekanan ban mulai diberlakukan. Juara dunia Pecco Bagnaia, Jorge Martin dan Aleix Espargaró termasuk di antara para pembalap yang jelas-jelas mengkritik peraturan ini. Fokusnya terutama pada efek pada ban depan. Pembalap MotoGP membalap dengan tekanan ban kurang dari 1,88 bar untuk lebih dari separuh balapan utama GP, ini berarti peringatan resmi atas pelanggaran peraturan pertama. Pelanggaran dapat mengakibatkan penalti mundur 3, 6 dan 9 detik. Dalam sprint, target nilai yang ditentukan Michelin harus dipatuhi untuk 30 persen balapan….

Sejak itu, 16 pembalap mendapat peringatan, empat rider mendapatkan penalti mundur tiga detik seperti Aleix Espargaró, Franco Morbidelli, Luca Marini dan Fabio Di Giannantonio. Akibatnya, Fabio kehilangan posisi kedua yang diperjuangkan dengan susah payah di akhir race Valencia. Espargaró sebaliknya, doi mundur dari posisi lima ke kedelapan di GP Thailand. Inilah yang membuat Carlos Ezpeleta, Chief Sporting Officer Dorna cukup gelisah. Carlos, adalah salah satu hal yang cukup pusing atas aturan ini….

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

Apalagi tahun depan aturan ini akan mengakibatkan diskualifikasi langsung tahun depan. Belum dikonfirmasi atau diumumkan bahwa diskualifikasi akan menjadi hukuman langsung. Dan disini Carlos mengkorfimasi bahwa Dorna akan kembali berbicara kepada Michelin…

” Aturan tekanan ban telah menjadi bagian integral dari balap selama bertahun-tahun dan diterapkan di banyak olahraga motor. Aku yakin Michelin adalah pemasok ban terbaik yang pernah ada dan kami harus sangat menghormati mereka karena mereka adalah ahlinya. Topik tentang aturan tekanan ban minimum ini disarankan oleh pabrikan dan Michelin untuk alasan keselamatan. Sayangnya hal ini menjadi masalah yang sangat sensitif karena banyak pembalap dan tim yang berlomba dengan tekanan yang sangat rendah dengan cara yang tidak aman dan kami harus menerapkan batas minimum….

” Namun Kami perlu berbicara dengan Michelin untuk melihat apakah mungkin untuk menurunkan target ini ke nilai yang lebih rendah, yang tentu saja tetap harus aman dan membuat pembalap merasa lebih nyaman. Perubahan kecil pada tekanan dapat membuat perbedaan besar pada sepeda motor. Pembalap dan motornya sangat bagus, kompetisinya sangat hebat, sehingga kami ingin berbicara dengan Michelin tentang menurunkan target tekanan ban ini…

” Aku juga ingin ingatkan kepada semua orang untuk memahami bahwa motor telah banyak berubah dalam empat atau lima tahun terakhir. Beban pada ban depan menjadi sangat tinggi dan kami akan berbicara dengan Michelin tentang bagaimana kami dapat memperbaikinya di masa depan. Kita perlu membicarakan hal ini dengan Michelin. Itu adalah ide orisinal dan kita harus melihat bagaimana pengujian pramusim berjalan. Michelin menghadirkan banyak material baru dan tetap menjadi mitra luar biasa dalam olahraga ini. Mereka mendatangkan ban khusus baru yang kurang sensitif terhadap slipstreaming dan aerodinamis, sehingga pasti berdampak positif. Kita lihat saja perkembangannya nanti…” tutup Carlos..

Last…kabar dari Carlos menjadi indikasi bahwa Dorna masih galau dengan aturan tekanan ban untuk tahun depan. Dengan diskualifikasi bisa sampeyan bayangkan berapa banyak pembalap yang akan dirugikan dan ini bisa membuat tontonan Motogp makin garing. Amsyongg wiss…(iwb)

Share this article
Post

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Pujian Setinggi Langi Bos Ducati ke Marquez dan Kritikan Pedas ke Pecco….Panas kii !!
Motogp Trending

Pujian Setinggi Langi Bos Ducati ke Marquez dan Kritikan Pedas ke Pecco….Panas kii !!

Iwanbanaran.com – Cakkk….General Manager Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, kembali menjadi sorotan setelah melontarkan pujian setinggi langit kepada Marc Márquez usai kemenangan impresif sang pebalap di Sirkuit Misano. Namun, di sisi lain, Dall’Igna juga tidak segan-segan melontarkan kritik terbuka terhadap hasil akhir pekan yang diraih oleh Francesco “Pecco” Bagnaia. Kenapa bisa jadi makin melenceng seperti ini […]

September 17, 2026 0 Baca →
Tensi Panas….Ducati Sengaja Sabotase Motor Pecco ??? Gilaaaa sih
Motogp Trending

Tensi Panas….Ducati Sengaja Sabotase Motor Pecco ??? Gilaaaa sih

Iwanbanaran.com – Cakkkk….sepertinya Suasana di paddock kejuaraan dunia MotoGP mendadak memanas setelah sebuah rekaman video di balik layar yang tertangkap kamera penyiar DAZN mengungkap polemik internal antara Francesco “Pecco” Bagnaia dan kubu pabrikan Ducati. Perbincangan tak terduga tersebut mendadak viral karena membongkar adanya dugaan pembatasan teknis yang dialami sang juara dunia dua kali terkait pengaturan […]

September 17, 2026 0 Baca →
Fabio Quartararo akui tidak sabar Jajal Mesin Honda RC214V !!
Motogp Trending

Fabio Quartararo akui tidak sabar Jajal Mesin Honda RC214V !!

Iwanbanaran.com – Cakkk….seperti yang sampeyan tahu, langkah besar dan penuh risiko tengah dipersiapkan oleh juara dunia MotoGP 2021, Fabio Quartararo. Setelah menghabiskan sebagian besar karier premier kelasnya bersama Yamaha yang puncaknya berbuah manis berupa gelar juara dunia pada musim 2021. Pembalap berjuluk El Diablo ini memutuskan untuk menanggalkan seragam biru khas pabrikan Iwata demi menerima […]

September 16, 2026 0 Baca →