Home / Motogp / Alex Rins Buka Suara Soal Masa Depan di Yamaha…”Aku Dikhianati, Tapi Belum Menyerah” !!
Motogp •

Alex Rins Buka Suara Soal Masa Depan di Yamaha…”Aku Dikhianati, Tapi Belum Menyerah”

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 3 menit
Alex Rins Buka Suara Soal Masa Depan di Yamaha…”Aku Dikhianati, Tapi Belum Menyerah”
Alex Rins Buka Suara Soal Masa Depan di Yamaha…”Aku Dikhianati, Tapi Belum Menyerah” — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Iwanbanaran.com – Cakkk….Dunia MotoGP dikejutkan dengan kabar bahwa Alex Rins tidak akan melanjutkan kariernya bersama Yamaha di musim depan.
  • Keputusan ini membuat pembalap asal Spanyol itu harus mencari peluang baru di tengah pasar pembalap yang semakin kompetitif.
  • Dalam wawancara eksklusif dengan media Italia, Rins mengungkapkan kekecewaan dan rasa frustrasinya selama berseragam pabrikan Iwata.

Iwanbanaran.com – Cakkk….Dunia MotoGP dikejutkan dengan kabar bahwa Alex Rins tidak akan melanjutkan kariernya bersama Yamaha di musim depan. Keputusan ini membuat pembalap asal Spanyol itu harus mencari peluang baru di tengah pasar pembalap yang semakin kompetitif. Dalam wawancara eksklusif dengan media Italia, Rins mengungkapkan kekecewaan dan rasa frustrasinya selama berseragam pabrikan Iwata. “Saya Kaget Hanya Tiga Balapan Mereka Sudah Ambil Keputusan” keluhnya….

Rins mengakui bahwa momen terberat adalah ketika ia mendengar kabar bahwa Yamaha tidak akan memperpanjang kontraknya.

“Ini adalah periode yang sulit sejak saya tahu tidak akan melanjutkan bersama Yamaha,” ujar Rins.

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

Ia mengenang awal kedatangannya yang penuh harapan. Saat menandatangani kontrak, ia masih bersama LCR Honda dan merasa percaya diri. Yamaha datang membawa prospek menarik, dan Rins melihat potensi besar di sana.

Namun, transisi dari mesin inline-4 Honda ke V4 Yamaha ternyata tidak mulus.

“Saya terkejut bahwa setelah hanya tiga balapan, mereka sudah mengambil keputusan tentang masa depan saya. Saya sudah sepenuhnya berkomitmen kepada mereka,” keluhnya, menyiratkan rasa dikhianati.

“Tanpa Ducati atau Aprilia, Kami Dilupakan”

Rins tidak ragu menyuarakan ketimpangan kompetitif di MotoGP saat ini.

“Tahun lalu, mustahil menang tanpa Ducati. Sekarang Aprilia tampil luar biasa. Ducati mungkin menghadapi beberapa tantangan, tapi tetap kompetitif. Rasanya tanpa motor itu, kami dilupakan. Keajaiban tidak mungkin terjadi; kami harus bekerja dengan motor yang kami miliki.”

Pernyataan ini menjadi kritik tajam terhadap ketimpangan performa antar pabrikan di era MotoGP modern. Rins merasa bahwa bakat dan kerja keras seringkali tidak cukup ketika motor yang dikendarai tidak kompetitif.

“Saya Masih Alex yang Dulu”

Meskipun tiga tahun terakhir penuh pasang surut, Rins menegaskan bahwa dirinya tidak berubah.

“Saya masih Alex yang sama yang dulu bisa memenangkan balapan dan naik podium.”

Cedera serius di kaki sempat menjadi momok yang menghambat performanya. Namun, Rins mengaku belajar banyak selama masa pemulihan. Ia bahkan mendirikan klinik rehabilitasi yang ia gunakan sendiri untuk pulih.

“Setelah cedera serius seperti yang saya alami di kaki, sulit untuk kembali lebih kuat. Tapi saya telah belajar banyak. Jika saya merasa sudah tidak bisa tampil lagi, saya akan mempertimbangkan pensiun. Tapi sejujurnya, saya masih merasa seperti berusia 24 tahun, bukan 30 tahun.”

Pernyataan ini menunjukkan tekad luar biasa. Rins tidak siap menyerah.

Opsi dan Masa Depan

Dengan pintu Yamaha tertutup, Rins harus mencari tim baru. Spekulasi yang beredar:

  • Kemungkinan kembali ke Honda, tetapi kursi di LCR terisi dan tim pabrikan sudah penuh.

  • Pindah ke tim satelit Aprilia (Trackhouse) jika salah satu pembalapnya hengkang.

  • Atau bergabung dengan tim KTM yang kemungkinan akan berekspansi.

Satu hal yang pasti: Rins ingin membuktikan bahwa ia masih bisa bersaing. Pengalamannya meraih kemenangan di MotoGP, termasuk kemenangan spektakuler di Silverstone 2019 dan Phillip Island 2022, menjadi modal berharga.

Last…Alex Rins mungkin tersingkir dari Yamaha cak, tetapi kariernya di MotoGP belum berakhir. Dengan tekad baja dan pengalaman panjang, ia masih layak diperhitungkan. Yang ia butuhkan hanyalah motor kompetitif dan tim yang percaya padanya. Pertanyaannya sekarang: Tim mana yang akan memberinya kesempatan kedua? Kita akan segera tahu dalam beberapa minggu ke depan di tengah hiruk-pikuk pasar pembalap MotoGP 2027 cak….(iwb)

Share this article
Post

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Heboh kontroversi Jorge Martin “Jump Start” di Mandalika…kena Penalti ??
Motogp Trending

Heboh kontroversi Jorge Martin “Jump Start” di Mandalika…kena Penalti ??

Iwanbanaran.com – Cakkk…..Dunia maya dihebohkan oleh sebuah rekaman video yang menampilkan pebalap Aprilia, Jorge Martin, melakukan gerakan mencurigakan di grid start sesaat sebelum balapan Grand Prix Indonesia di Sirkuit Mandalika dimulai. Video tersebut langsung memicu perdebatan sengit di media sosial, di mana sebagian penggemar menuduh Martin melakukan jump start (curi start). Apakah Martin terkena Penalti […]

October 13, 2026 • 0 Baca →
Prediksi Pecco : Marc Marquez akan kesulitan di Mandalika…!!!
Motogp

Prediksi Pecco : Marc Marquez akan kesulitan di Mandalika…!!!

Iwanbanaran.com – Cakkk….Perebutan gelar juara dunia MotoGP musim ini semakin memanas dan menyisakan enam seri krusial. Pembalap Ducati Lenovo, Francesco “Pecco” Bagnaia, menilai persaingan memperebutkan mahkota juara tahun ini sangat fantastis, dengan peta kekuatan yang bakal terbagi di berbagai karakter sirkuit tersisa bagi dua kandidat teratas: Jorge Martin dan Marc Marquez. Dan menurut Pecco… Perebutan […]

October 8, 2026 • 0 Baca →
Marc Marquez Persembahkan Kemenangan ke-100…Gigi Dall’Igna Terharu !!
Motogp

Marc Marquez Persembahkan Kemenangan ke-100…Gigi Dall’Igna Terharu !!

Iwanbanaran.com – Cakkk…Kemenangan sensasional Marc Marquez pada balapan utama Grand Prix Jepang di Sirkuit Motegi akhir pekan lalu tidak hanya memanaskan perebutan gelar juara dunia, tetapi juga menorehkan tonggak sejarah spesial bagi General Manager Ducati Corse, Gigi Dall’Igna. Kemenangan tersebut resmi menandai kemenangan ke-100 Ducati di ajang MotoGP di bawah kepemimpinan teknisnya. Namun, di balik […]

October 7, 2026 • 0 Baca →