Home / Motogp / ? Aku tidak butuh bantuan psikolog? ? seru Francesco Bagnaia
Motogp • • Diperbarui

? Aku tidak butuh bantuan psikolog? ? seru Francesco Bagnaia

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 2 menit
? Aku tidak butuh bantuan psikolog? ? seru Francesco Bagnaia
? Aku tidak butuh bantuan psikolog? ? seru Francesco Bagnaia — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Iwanbanaran.com – Caakkk… Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) menutup paruh musim pertama MotoGP 2022 di urutan keempat klasemen sementara, dengan gap 66 poin dari Fabio Quartararo.
  • Pecco berhasil meraih tiga kemenangan dalam 11 race yang digelar.
  • Namun sayangnya, doi mendapatkan beban yang cukup berat mengingat telah melakukan empat kesalahan di paruh musim pertama?

Iwanbanaran.com – Caakkk… Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) menutup paruh musim pertama MotoGP 2022 di urutan keempat klasemen sementara, dengan gap 66 poin dari Fabio Quartararo. Pecco berhasil meraih tiga kemenangan dalam 11 race yang digelar. Namun sayangnya, doi mendapatkan beban yang cukup berat mengingat telah melakukan empat kesalahan di paruh musim pertama?

Kesalahan paling menuai perhatian yang dilakukan Pecco yakni saat bertarung dengan Enea Bastianini (Gresini Racing MotoGP). Doi crash saat berduel dengan Bastianini dan hal ini menimbulkan banyak dugaan, bahwa Pecco tidak mampu mengelola tekanan saat diserang Bastianini. Tentu hal tersebut berkaitan erat dengan faktor psikologis. Meski begitu, doi menuturkan tidak membutuhkan bantuan psikolog olahraga seperti yang dilakukan Quartararo pada musim lalu? ?Saat ini, aku tidak membutuhkan bantuan psikolog olahraga. Tetapi jika di masa depan ada masalah yang tidak dapat aku selesaikan sendiri, aku tidak mengesampingkannya. Kamu harus selalu terbuka untuk segala hal,” ujar Francesco Bagnaia via tuttomotoriweb.

Pecco Bagnaia mengakui Quartararo adalah rider yang lebih baik darinya cak. Bahkan, doi memaparkan bahwa dirinya masih memiliki kekurangan untuk menjadi penantang gelar musim ini? ?Aku percaya bahwa ketulusan itu penting. Dan aku juga berpikir bahwa Fabio adalah pembalap yang lebih lengkap dariku. Aku bekerja untuk menjadi lebih baik. Tapi, jelas bahwa aku masih memiliki suatu kekurangan untuk sepenuhnya menjadi penantang gelar juara musim ini. Fabio saat ini menjadi satu-satunya pembalap yang begitu mantap dan cepat. Jika aku ingin memenangkan gelar, aku harus mengikuti jalan ini,? tambahnya.

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

Meski begitu, Francesco Bagnaia akan terus berusaha untuk bisa lebih baik lagi sehingga peluangnya untuk meraih gelar juara dunia terbuka lebar. Tidak hanya di musim ini, namun doi akan memaksimalkan potensinya di sisa kontraknya dengan Ducati? ?Aku akan terus berusaha untuk menjadi lebih baik. Tidak hanya tahun ini, tetapi juga untuk masa depan. Karena setelah musim ini aku masih memiliki kontrak dua tahun dengan Ducati dan kami memiliki tujuan yang sama,? tutup Francesco Bagnaia….(RA iwb)

Share this article
Post

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Nakagami bocorkan Feeling new Honda RC214V 850cc….Sangat Bagus ?!
Motogp Trending

Nakagami bocorkan Feeling new Honda RC214V 850cc….Sangat Bagus ?!

Iwanbanaran.com – Cakkk…akhirnya Takaaki Nakagami membagikan pengalamannya yang cukup mengejutkan setelah kembali melompat ke atas motor MotoGP 1000cc konvensional. Pembalap penguji (test rider) HRC tersebut mengakui bahwa dirinya sempat mengalami “kejutan besar” (big shock) saat harus beradaptasi kembali dengan mesin 1000cc setelah berbulan-bulan fokus penuh mengembangkan motor prototipe 850cc untuk regulasi baru MotoGP 2027. Sebab […]

October 17, 2026 • 0 Baca →
Jorge Martin akui Lawan Marc Marquez tidak Mudah…” Dia minim Kesalahan !”
Motogp Trending

Jorge Martin akui Lawan Marc Marquez tidak Mudah…” Dia minim Kesalahan !”

Iwanbanaran.com – Cakkk…..Jorge Martin buka suara soal bedanya bertarung lawan Marc Marquez dan Pecco Bagnaia. Jawabannya bikin IWB manggut-manggut cak. Pembalap Aprilia itu sekarang sedang terkunci dalam duel gelar yang super ketat dengan Marquez. Setelah seri Indonesia akhir pekan lalu, jarak keduanya cuma dua poin dengan lima seri tersisa. Ini jarak yang tercatat sebagai rekor […]

October 16, 2026 • 0 Baca →
Kacauuu…Pirelli di Paksa Tetap terapkan Peraturan ” Tire pressure” di 2027 !!
Motogp

Kacauuu…Pirelli di Paksa Tetap terapkan Peraturan ” Tire pressure” di 2027 !!

Iwanbanaran.com – Cakkk…..kabar kurang enak nih buat sampeyan yang sudah muak dengan drama penalti tekanan ban di MotoGP. Isu tekanan ban kembali panas di Mandalika akhir pekan lalu. Pedro Acosta sampai harus sengaja memperlambat dan turun di belakang Marc Marquez berkali-kali cuma buat menaikkan tekanan ban depannya. Jorge Martin juga kehilangan kemenangan sprint karena masalah […]

October 16, 2026 • 0 Baca →