Home / Motogp / Akhirnya Yamaha kritik Maverick Vinales, saking gemesnya ??
Motogp • • Diperbarui

Akhirnya Yamaha kritik Maverick Vinales, saking gemesnya ??

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 3 menit
Akhirnya Yamaha kritik Maverick Vinales, saking gemesnya ??
Akhirnya Yamaha kritik Maverick Vinales, saking gemesnya ?? — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Iwanbanaran.com – Cakkkk….
  • kalau sampeyan mengikuti Berita MotoGP pasti paham betul dengan karakter Maverick Vinales.
  • Pembalap yang tahun ini akan ditandemkan dengan Fabio quartararo ini termasuk kritis serta blak-blakan jika menyangkut masalah performa Yamaha ketika terjadi masalah.

Iwanbanaran.com – Cakkkk…. kalau sampeyan mengikuti Berita MotoGP pasti paham betul dengan karakter Maverick Vinales. Pembalap yang tahun ini akan ditandemkan dengan Fabio quartararo ini termasuk kritis serta blak-blakan jika menyangkut masalah performa Yamaha ketika terjadi masalah. Tidak jarang pembalap Spanyol ini terkesan menjatuhkan dan memberikan image buruk untuk pabrikan garputala. Ternyata kondisi ini diperhatikan betul oleh Yamaha yang akhirnya memberikan kritikan pedas terhadap Vinales. Apakah saking gemesnya ? Bisa jadi cak….

Seperti yang kita tahu Vinales adalah pembalap yang memang kadang terkesan cengeng. Tidak jarang Vinales mengkritik pedas dan emosional ketika performa motornya sedang tidak sempurna. Kekesalannya ditumpahkan dan diutarakan kepada media tentu akan memberikan image buruk bagi Yamaha. Kondisi ini ternyata diperhatikan betul oleh Lin Jarvis selaku Bos Yamaha MotoGP. Menurutnya Vinales memang memiliki kelemahan yang seharusnya bisa dirubah pelan-pelan. Kelebihannya adalah buruk kontrol emosi alias tidak stabil…

” Dia punya kekuatan dan kelemahan. Kekuatannya adalah ketika dia depresi, dia terus berlatih dengan motivasi yang besar, terus berusaha dan kemudian kembali pada performa puncak. Kelemahannya adalah dia terlalu mudah terseret ke dalam pusaran kekesalan? Ketika Maverick mengalami hari yang buruk? suasana hatinya cenderung berubah cepat. Aku pikir ini adalah kelemahan. Karena pembalap harus mampu mengontrol semuanya….membawa kearah positif agar tetap berada di zona kesuksesan. Jika Maverick bisa melakukan itu aku rasa dia bisa melakukan semuanya dengan luar biasa….” serunya. Wowww pedes cak…

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

Kritik pedes Vinales terhadap Yamaha memang sering diutarakan. Hanya saja beda dengan Rossi yang jauh lebih kalem kadangkala Vinales frontal tanpa tedeng aling-aling. Contohnya ketika di balap Motogp Red Bull Ring 2020. Doi kecewa karena motornya seringkali bermasalah ditengah race. Saat itu Maverick Vi?ales menempatkan Yamaha di barisan depan saat kualifikasi MotoGP dan merasa senang, tetapi pembalap Spanyol memble ketika race dua. Menurutnya?.motor tiba-tiba kehilangan tenaga karena masalah kopling. Alhasil posisinya anjlok dan memaksa doi harus mengubur keinginan untuk menang. Inilah yang membuatnya frustasi dan marah?..

?Kami mengalami masalah dengan motor untuk kedua kalinya berturut-turut. Aku sangat frustasi karena di balapan kedua aku sebenarnya memiliki ritme untuk memimpin. Tapi kini kami kehilangan banyak poin. Kalau seperti ini sulit bertarung untuk titel juara dunia. Kami harus terus bekerja, bahkan walau sulit buatku untuk memotivasi diri sendiri karena masalah yang terus terjadi??? tukas Vinales kesal. Menurutnya selain masalah yang terjadi, dari sisi power Yamaha juga kurang. Itulah kenapa pasukan Yamaha susah bersaing didepan saat menghadapi trek yang mengumbar top speed seperti Austria?.

” Aku selalu memberikan yang terbaik, tetapi dengan power motor yang sangat kecil tidak mungkin untuk berjuang di depan. Bayangkan, aku tidak memiliki kesempatan untuk melawan Suzuki dan Ducati. Sangat frustasi disalip oleh semua pembalap di straight dan juga jauh lebih kencang di tikungan. Jadi masalahnya sama seperti masa lalu yakni aku tidak bisa menyalip dengan motor Yamaha?..

? Aku menderita balapan dengan motor Yamaha selama bertahun-tahun dan aku tidak tahu mengapa. Sulit untuk memahaminya. Sepertinya beberapa pabrikan selangkah lebih maju dari kami. Bukan hanya untuk satu lap, tapi yang sangat terasa ketika race. Sekalinya kamu berada di belakang pembalap lain, disaat itulah kamu tidak akan bisa menyalip.... ? tambah Vinales saat itu. So…apakah dengan kritik halus dari bos Yamaha ini akan merubah gaya bicara Vinales musim ini nanti ? kita tunggu saja cak…(iwb)

Share this article
Post

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Jorge Lorenzo sebut Pedro Acosta adalah Alien baru…!!
Motogp Trending

Jorge Lorenzo sebut Pedro Acosta adalah Alien baru…!!

Iwanbanaran.com – Cakkk….Dunia balap motor Grand Prix kembali dihebohkan oleh pujian setinggi langit yang dilontarkan oleh lima kali juara dunia MotoGP, Jorge Lorenzo, terhadap fenomena muda asal Spanyol, Pedro Acosta. Selepas penampilan luar biasa yang berujung pada kemenangan sensasional di GP Austria, Lorenzo tidak ragu-ragu menobatkan pembalap berjuluk El Tiburon tersebut ke dalam kelompok elit […]

September 23, 2026 • 0 Baca →
Media Luar membedah Kotornya David Munoz….Dirty Rider musuh Veda Ega !!
Motogp Trending

Media Luar membedah Kotornya David Munoz….Dirty Rider musuh Veda Ega !!

Iwanbanaran.com – Cakkk…insiden yang melibatkan pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, di ajang Moto3 Austria di Sirkuit Red Bull Ring, situasinya jadi sangat menarik sekaligus ironis ! Dalam balapan tersebut, David Muñoz lagi-lagi menjadi pusat perhatian dalam sebuah insiden senggolan di Tikungan 4 pada lap ke-16. Saat itu, Veda Ega tampil luar biasa melakukan comeback […]

September 21, 2026 • 0 Baca →
Marc Marquez salahkan Motor….Rem Blong saat Race Austria !!!
Motogp

Marc Marquez salahkan Motor….Rem Blong saat Race Austria !!!

Iwanbanaran.com – Cakkk..siapa menyangka walau terlempar dari podium Marc Marquez beruntung. Hal ini karena ternyata motornya bermasalah ditengah race. Betul cak…Marc Marquez salahkan Motor….Rem Blong saat Race Austria !! Waaahhhh… Sejatinya, peluang Marquez untuk meraih hasil maksimal di balapan utama 28 lap akhir pekan kemarin terbuka cukup lebar. Setelah melakukan beberapa perubahan setelan pada sesi […]

September 21, 2026 • 0 Baca →