Promo banner Iwanbanaran
Home / Motogp / Akhirnya Biaggi dan Sete mengakui kehebatan Rossi…
Motogp •

Akhirnya Biaggi dan Sete mengakui kehebatan Rossi…

Siapa yang tidak tahu perseteruan antara Biaggi dan Rossi.
Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 3 menit 0 komentar
Akhirnya Biaggi dan Sete mengakui kehebatan Rossi…
Akhirnya Biaggi dan Sete mengakui kehebatan Rossi… — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Pasca insiden Suzuka 2001....Biaggi berdamai dengan Rossi Siapa yang tidak tahu perseteruan antara Biaggi dan Rossi.
  • Siapa yang tidak tahu perseteruan antara Biaggi dan Rossi.
  • Pembalap kawakan berjuluk Roman Emperor ini pada masanya selalu saja berantem…entah diluar paddock ataupun dilintasan balap.

Siapa yang tidak tahu perseteruan antara Biaggi dan Rossi. Pembalap kawakan berjuluk Roman Emperor ini pada masanya selalu saja berantem…entah diluar paddock ataupun dilintasan balap. Bagi Max Biaggi, Rossi adalah anak ingusan yang bermimpi ingin menjadi pembalap besar. Sebaliknya…bagi Rossi Biaggi adalah pembalap yang suka-suka mencari alasan ketika kalah….

Tapi itu dulu….kini setelah usia makin uzur, baru pembalap Italia tersebut mengungkapkan pengakuan bahwa Rossi memang hebat. Suatu pujian yang tidak mungkin dilontarkannya 7 tahun? lalu. “…Aku menghargai dan menghormati Rossi, dan dia juga tidak pernah menyembunyikan rasa yang sama kepadaku. Aku tidak bisa ingkari bahwa dia memang seorang legenda. Sekarang kami berdua sudah makin tua dan membalap didua seri berbeda….kita bukan anak muda lagi jadi kita saling menghargai hasil kerja masing-masing.” ujarnya. Disinggung tentang adanya dua kubu pendukung diantara mereka berdua dulu hingga media Italia begitu ramai memberitakannya, Biaggi menjawab..” setidaknya, perseteruan kita memberi banyak keuntungan untuk dunia olah raga. Banyak orang akhirnya tertarik perseteruan kami, padahal mereka dulunya tidak pernah suka dalam dunia balap. Persaingan kami mulai menjadi topik utama Italia, dan fenomena dunia. Tapi Valentino adalah lawan sejati buatku dalam beberapa tahun..” ujarnya

Akhirnya Biaggi dan Sete mengakui kehebatan Rossi…
Biaggi menyikut Rossi keluar lintasan..(Suzuka 2001)

Tidak akurnya Biaggi sudah terlihat ketika Rossi masih dikelas 250cc. Hubungan makin meruncing tatkala The Doctor naik kelas mengikuti jejak Biaggi di500cc. Hingga puncaknya pada pembukaan race tahun 2001 sirkuit Suzuka, Biaggi sengaja nyodok The Doctor menggunakan siku kirinya bertujuan mendorongnya keluar trek. Selepas belokan kekanan, straight dan berhasil….Rossi sempat melindas rumput hijau sebelum doi dengan sempoyongan masuk keaspal kembali.? Ajaibnya? The Doctor mampu menjaga posisi mengikuti barisan depan, bahkan menyalip Biaggi sambil mengacungkan jari tengahnya sampai tanda kemenangan. Moment itulah yang sering diputar balikkan oleh media Italia dan dunia bahwa Rossi tidak sopan. Padahal mayoritas yang mengatakan adalah para pendukung Biaggi yang tidak suka dengan Rossi……

Advertisement

Iklan Iwanbanaran
Akhirnya Biaggi dan Sete mengakui kehebatan Rossi…
Duel Gibernau vs. Rossi...rakyat Spanyol tidak pernah melupakannya

Satu lagi pembalap rival bebuyutan Rossi adalah Sate Gibernau. Insiden tak terlupakan yakni diQatar pada era 990cc ketika Rossi diganjar hukuman akibat menyapu? aspal beberapa menit sebelum start akibat protes dari Sete. Sejak itu Rossi mengultimatum bahwa dia tidak akan pernah membiarkan Sete menang pada masa karirnya diMotogp. Dan ucapannya terbukti….Sete tidak pernah bisa mencicipi podium satu hingga doi mengundurkan diri dari dunia balap. Moment tak terlupakan adalah pertarungan sengit tahun 2005 diJerez membuat dunia Spanyol begitu benci terhadap Rossi. Kini setelah 6 tahun berlalu, Sete Gibernau baru memberikan pengakuan bahwa Rossi memang hebat…

Seperti dilansir GPone,”….dia adalah pembalap hebat, mungkin yang terhebat? dan aku yakin tidak akan ada satu orangpun bisa menyamai apa yang telah dicapainya. Meskipun semua yang terjadi, aku masih mempunyai rasa hormat yang luar biasa kepadanya. Maaf jika kami dulu ada sedikit konfrontasi, tapi aku tidak menyimpan dendam. Sebaliknya, jika dulu aku menjadi rider top, itu berkat dia..” ujarnya. Ditanya tentang kepindahan Rossi, Sete menjawab dengan diplomatis..” Jika dia telah memutuskan pindah keDucati, itu karena mencari motivasi baru. Aku berdoa untuk Italia semoga semua berjalan sesuai yang diinginkan,” tutupnya………..(iwb)

Cuplikan video Biaggi vs. Rossi Suzuka 2001



Bagikan artikel
WhatsApp X

Tentang Penulis

Iwanbanaran
Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Berita, review, dan analisis roda dua dari Iwanbanaran.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar…

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Pecco Kaget dengan Ducati di Qatar…lho, motor kok enak ?!
Motogp Trending

Pecco Kaget dengan Ducati di Qatar…lho, motor kok enak ?!

Iwanbanaran.com – Cakkk…Pecco kaget bin bungah di Lusail Qatar. Setelah berbulan-bulan kelihatan loyo dan bikin Ducati garuk-garuk kepala, Pecco Bagnaia akhirnya senyum lagi di Qatar. Dan kalimatnya bikin merinding: “Rasanya seperti pembalap pabrikan lagi.” Yup….motor Pecco di Qatar kok jadi enak ?? Jumat di Lusail, Bagnaia finis P4 di sesi Practice. Angkanya sih nggak wah […]

November 7, 2026 • 0 Baca →
Aneh…Rantai Motor Marc Marquez Prothol, Diggia Bikin Rekor Lap Baru !!
Motogp Trending

Aneh…Rantai Motor Marc Marquez Prothol, Diggia Bikin Rekor Lap Baru !!

Iwanbanaran.com – Cakkk…Sesi Practice MotoGP Qatar kemarin malam jadi drama tersendiri. Di Giannantonio, pembalap VR46 Ducati yang tahun 2023 pernah menang di sini bareng Gresini, nggak main-main. Meski katanya motornya kena defisit power, dia tetap bisa nembus 1 menit 50,406 detik…rekor lap baru di Lusail. Gila, power kurang tapi tetap paling cepet. Namun yang mengejutkan […]

November 7, 2026 • 0 Baca →
Moto3 Practice : Veda Ega Melesat di Qatar…sektor terakhir ediannn !!
Motogp Trending

Moto3 Practice : Veda Ega Melesat di Qatar…sektor terakhir ediannn !!

Iwanbanaran.com – Cakkk…Sirkuit Internasional Lusail menjadi saksi bisu bagaimana pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan taringnya. Dalam sesi Free Practice 1 (FP1) Moto3 Grand Prix Qatar, Veda berhasil mencatatkan waktu yang sangat kompetitif. Ia menutup sesi latihan pertama dengan menempati posisi keenam, hanya terpaut 0,982 detik dari pembalap tercepat, Maximo Quiles. Yup…Veda Ega Melesat […]

November 6, 2026 • 0 Baca →