[AHM Tour plant 2019] Hanya 22 detik brojol 1 motor Honda, ediannn
Jelajahi Topik
Poin Penting
- Iwanbanaran.com – Cakkkkkk……buanyakkk ilmu cak, asli banyak oleh-oleh yang bisa IWB bawa dan share kesampeyan setelah Bloggers diundang AHM untuk melihat secara langsung perakitan motor Honda di Plant Cikarang.
- Pabrik motor yang ternyata memiliki kekuatan produksi cukup besar setelah plant Karawang tersebut membuka mata kita semua betapa besarnya konstribusi AHM dalam menyerap tenaga kerja dan […]
Iwanbanaran.com – Cakkkkkk……buanyakkk ilmu cak, asli banyak oleh-oleh yang bisa IWB bawa dan share kesampeyan setelah Bloggers diundang AHM untuk melihat secara langsung perakitan motor Honda di Plant Cikarang. Pabrik motor yang ternyata memiliki kekuatan produksi cukup besar setelah plant Karawang tersebut membuka mata kita semua betapa besarnya konstribusi AHM dalam menyerap tenaga kerja dan betapa luar biasa kencangnya produksi motor Honda. Lha piyee cak…Hanya 22 detik brojol 1 motor Honda yang siap didistribusikan keseluruh Indonesia, ediannn !!!!
Kemarin (11/09/2019) kita diundang AHM untuk melihat secara langsung produksi motor Honda di Pabrik AHM kawasan MM2100 Cikarang Jabar. Pabrik ini fokus memproduksi skutik low entry seperti Beat, Scoopy, Genio serta Vario series. Nah, beruntung pakde…kita digelandang untuk tour dalam pabrik…..setiap detil pembuatan motor dari awal hingga akhir. Ternyata sistem yang dimiliki AHM ini memang canggih dan presisi serta mandiri. Nahhh kuwi yang bikin kita ngowoh cak…
Hampir semua part inti diproduksi langsung AHM mulai dari engine, casing, sasis, tanki, pelk dan banyak lagi lainnya.? Menurut cak Adi salah satu leader di pabrik Cikarang, plant ini mampu memproduksi sekitar 6700 unit motor hanya dalam waktu 24 jam. ” Kami mampu memproduksi 1 motor dalam 22 detik. Jadi dengan kalkukasi kasar setelah jam istirahat dll, plant Cikarang bisa memproduksi 6700 unit motor dalam 24 jam. Semuanya langsung di distribusikan ke seluruh main dealer Honda di Indonesia…” serunya. Weeihhh ediann cakkk…kuwi hanya Cikarang lho..
Sebagai informasi AHM saat ini memiliki 4 pabrik yang aktif memproduksi motor yakni di Sunter yang merupakan kantor pusat dan perakitan. Yang kedua di Pegangsaan Kelapa Gading….ketiga Cikarang dan yang paling besar adalah Karawang. Nggak heran AHM saat ini mampu memproduksi sekitar 5,8 juta unit motor pertahun. Dengan kekuatan produksi tersebut Astra Honda Motor bisa menyerap tidak kurang 25 ribu karyawan. ” Astra selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk anak bangsa dan semua…” seru bu Istiyani Susriyati (GM Honda Customer Care)…

” Setiap engine assy yang sudah jadi akan dites langsung dengan alat khusus (kompresor angin) untuk memastikan tidak ada kebocoran. Dengan sensor tersebut nyaris tidak mungkin ada mesin yang kurang sempurna lolos. Alat akan memberikan tanda merah jika ada kebocoran..” ujar cak Adi lagi. Yang membuat IWB terpana adalah alat untuk ngepres sasis eSAF cak. Sasis terbaru dari Honda yang dicangkokkan ke Genio ini ternyata dari lembaran plat yang dipress menggunakan alat super raksasa. Gileee gedenya sampai keatap pabrik. Menurut informasi yang IWB terima, alat ini hanya ada di Indonesia (setidaknya untuk saat ini). Nggak heran saat IWB dilokasi ada beberapa karyawan Honda Jepang dan Thailand ataupun Vietnam dilokasi…
” Lhooo kuwi nyapo mz, koq mereka disini? “ tanya IWB. “ Mereka training, karena alat dan teknologi ini baru ada di AHM. Makanya mereka dikirim kesini untuk belajar..” tambahnya. Weksss keren ya Indonesia berarti. First mover cakkk. Dilokasi yang memang sangat ketat ini IWB melihat langsung proses pembuatan sasis eSAF. Frame singkatan dari Enhanced Smart Architecture Frame ini terdiri dari dua lempeng plat dengan ketebalan berkisar 1,4-1,8mm. Plat ini dimasukkan ke mesin pres robotic yang mampu ngepress dengan kekuatan beberapa ton. Sadizzzzzzz…
” Untuk pengelasan tiap lempengan dikerjakan dengan laser. Jauh lebih presisi dan kuat. Kecuali untuk “Stay” dibeberapa titik tetap welding biasa..” tukasnya lagi. “ Frame eSAF ini memiliki keunggulan yang tidak dimiliki model tube biasa yakni ringan dan kuat. Dengan model ini bobot frame lebih ringan 8 %. Jika sebelumnya untuk matic sekelas 13kg maka di eSAF bobot berkisar 10,5kg..” tambahnya lagi. Ini mah teknologi sasis mobil cak. Lempengan-lempengan plat kemudian di press dan welding kemudian jadi sasis utama. Pertanyaannya, jika memang lebih maju kenapa sasis ini nggak digunakan pada semua motor Honda ? jawaban mereka hanya senyuman. Yup…tanpa sepatah kata keluar namun senyuman sudah cukup bagi IWB untuk menyimpulkan. Iyooo oraaaa
…
Last….teknologi terus bergulir kearah yang lebih maju. Dengan sodoran yang diberikan AHM terhadap terknologi terbarunya IWB jadi berpikir, seandainya motorsport Honda menggunakan sasis ini pasti handling makin mantap. Apalagi dari sisi kekuatan Honda memastikan eSAF sudah diperhitungan sedemikian rupa dengan fokus pada agility yang lebih baik. Akhir kata, maturnuwun atas undangan yang diberikan pada IWB sehingga jadi nambah ilmu. Walau nggak bisa diabadikan setidaknya IWB jadi tahu betapa besarnya pabrik AHM serta canggihnya peralatan untuk meracik sasis eSAF yang digunakan pada Genio saat ini. Hanya 22 detik brojol 1 motor Honda?? ediannn tenan laris pakdeeeee !!!! (iwb)








