Home / Motogp / Ada 11 tombol di stang Motogp…. ” Makin Rumit..”
Motogp • • Diperbarui

Ada 11 tombol di stang Motogp…. ” Makin Rumit — ”

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 3 menit
Ada 11 tombol di stang Motogp…. ” Makin Rumit — ”
Ada 11 tombol di stang Motogp…. ” Makin Rumit — ” — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Iwanbanaran.com – Caakkk… Perangkat Front Ride Height Device masih jadi polemik pada ajang MotoGP cak.
  • Semua pabrikan kecuali Ducati tidak menyetujui perangkat ini karena dioperasikan secara mekanis, mengnat regulasi MotoGP tidak memperbolehkan para pabrikan membuat perangkat tertentu yang pengoperasiannya secara elektronik.
  • Bahkan, perangkat ini menuai kritikan dari para petinggi pabrikan?

Iwanbanaran.com – Caakkk… Perangkat Front Ride Height Device masih jadi polemik pada ajang MotoGP cak. Semua pabrikan kecuali Ducati tidak menyetujui perangkat ini karena dioperasikan secara mekanis, mengnat regulasi MotoGP tidak memperbolehkan para pabrikan membuat perangkat tertentu yang pengoperasiannya secara elektronik. Bahkan, perangkat ini menuai kritikan dari para petinggi pabrikan?

Sebastian Risse insinyur KTM baru-baru ini menyebut perangkat Front Ride Height Device sebagai teknologi kuno cak?”Teknologi Zaman Batu,? paparnya. Bahkan, dengan pedas Massimo Rivola selaku Bos Aprilia menganggap perangkat ini sebagai sampah? ?Holeshot Devices tidak ada gunanya bagi MotoGP. Dan itu juga tidak masuk akal untuk pengembangan motor. Pada dasarnya, ini adalah ide yang fantastis, tetapi melakukannya secara mekanis tidak masuk akal, itu sampah. Tetapi peraturan tidak mengizinkan kami melakukan penggunaan elektronik. Dan bahkan dengan itu, aku lebih suka kami tidak memilikinya di MotoGP, karena sistem ini tidak memiliki masa depan di motor produksi. Holeshot Devices akan hilang jika keenam pabrikan menyetujuinya. Tapi aku ragu Ducati ingin melarang sistem ini,? ujarnya via motosan.

Menariknya kangbro, Direktur Motorsport KTM, Pit Beirer mengungkapkan bahwa KTM rela mengeluarkan biaya lebih banyak asalkan untuk penggunaan bahan bakar ramah lingkungan (biofuel), daripada untuk pengembangan perangkat Front Ride Height Device? “Kami lebih suka menghabiskan uang kami untuk dapat balapan dengan bahan bakar 100% biofuel, daripada 40% yang akan berlaku pada awal 2026, kami merencanakan itu secara sukarela,” ujar Pit Beirer via speedweek.

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

Beberapa pabrikan telah memasangkan perangkat ini pada motornya masing-masing cak. Namun ternyata para ridernya mengeluhkan tentang banyaknya jumlah tombol yang ada di dashboard motor sehingga mengganggu saat berlangsungnya race. Perlu diketahui, saat ini MotoGP bike memiliki 11 tombol yang digunakan saat balapan. Namun di sisi lain, Gigi Dall’igna membantah pernyataan para rider yang merasa terganggu dengan banyaknya tombol di dashboard? “Ada beberapa pembalap yang sudah menggunakan ‘Front Device’ di balapan pertama, yang lainnya baru akan menyusul. Aku tidak setuju rider terganggu dengan jumlah tombol di kokpit, ini bukan tentang jumlah tombol. Untuk pembalap, tombol tambahan tidak membuat perbedaan pada tekanan yang dirasakan rider,” jelas Gigi Dall’igna via speedweek.

Lebih lanjut, doi menegaskan akan terus menggunakan Front Ride Height Device? ?Tapi itu adalah tugas kami untuk membuat motor balap lebih baik dan lebih kompetitif setiap tahun. Kami memiliki departemen pengembangan untuk ini. Jika kita tidak lagi diperbolehkan mengembangkan apapun yang diizinkan oleh peraturan, kita bisa langsung tinggal di rumah. Aku akan menerima beberapa batasan jika kita bisa menghindari larangan ?Front Ride Height Device’. Tetapi pada akhirnya, tidak ada seorang pun di MSMA yang mau mengikuti saran kami. Aku akan terus menggunakan perangkat ini,? tutup Gigi Dall’igna….(RA iwb)

Share this article
Post

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Marc Marquez Tak Gentar Soal Team Orders: “Kalau Kencang, Nggak Butuh Bantuan Rekan Setim!
Motogp Trending

Marc Marquez Tak Gentar Soal Team Orders: “Kalau Kencang, Nggak Butuh Bantuan Rekan Setim!

Iwanbanaran.com – Cakkk….Marc Marquez menegaskan bahwa “kalau kamu punya kecepatan, kamu tidak membutuhkan” team orders, di tengah perdebatan soal kemungkinan Ducati dan Aprilia menerapkannya dalam perebutan gelar MotoGP. Betul cak…Prahara isu team orders yang lagi hangat diperbincangkan di paddock MotoGP rupanya nggak bikin Marc Marquez ikut ambil pusing. Menanggapi polemik perintah tim yang santer dikaitkan […]

October 23, 2026 • 0 Baca →
Aprilia ketahuan Rapat Tertutup Di Paddock…Rencana Team Order Hadang Marquez Menguat ?!
Motogp Trending

Aprilia ketahuan Rapat Tertutup Di Paddock…Rencana Team Order Hadang Marquez Menguat ?!

Iwanbanaran.com – Cakkk….Isu panas baru saja merebak dari paddock MotoGP jelang seri Phillip Island, Australia. Publik dan para pengamat balap mendadak heboh setelah beredar kabar bahwa seluruh penunggang Aprilia RS-GP kedapatan menggelar kumpul-kumpul rapat rahasia. Banyak yang berspekulasi, ‘Wah, fixed iki… pasti ngrembug team orders demi mengamankan posisi Jorge Martin!’ Yess…Aprilia ketahuan Rapat Tertutup Di […]

October 22, 2026 • 0 Baca →
Perseteruan Memanas…Liberty Media Ancam Jatuhkan Penalti ke Marc Marquez !!
Motogp Trending

Perseteruan Memanas…Liberty Media Ancam Jatuhkan Penalti ke Marc Marquez !!

Iwanbanaran.com – Wah, wah, wah… edan tenan iki cak! Paddock MotoGP lagi-lagi dihebohkan sama drama tingkat tinggi yang melibatkan sang alien asal Cervera, Marc Marquez! Bukan soal aksi salip-salipan maut di atas lintasan atau perebutan titel juara dunia, melainkan urusan off-track alias kewajiban komersial yang berbuntut ancaman hukuman super kontroversial! Juozz gandozz, panas tenan! Usut […]

October 22, 2026 • 0 Baca →