Iwanbanaran.com – Cakkk….sepertinya performa Honda dan Yamaha yang sangat kesulitan membuat Dorna Deg-degan. Karena beberapa potensi dan rumor bahwa pabrikan Jepang menarik diri seperti Suzuki terbuka. Itulah yang saat ini mengganggu pikiran Dorna sehingga Direktur olahraga MotoGP Carlos Ezpeleta kini telah memberikan isyarat serius akan mengubah aturan untuk memberikan kemudahan bagi tim yang sedang berjuang. Hhmm…Dorna benar-benar deg-degan cak. Emang apa yang akan mereka lakukan ???

Dari beberapa rumor yang berkembang, Dorna sepertinya cukup kuatir pabrikan Jepang akan mundur dari Motogp. Hal ini karena performa mereka yang kesulitan dan masih berjuang dan disaat yang sama mereka tidak memiliki keistimewaan akibat mampu menang walau hanya sekali seperti Honda via Alex Rins. Itulah yang saat ini masuk radar Dorna yakni memberikan kelonggaran pengetesan dll bagi pabrikan Jepang agar mendapatkan konsensi seperti pabrikan Eropa dimasa lalu…

“Kami bekerja keras untuk bisa membantu, tidak hanya Honda, tapi juga Yamaha, karena mereka bisa kembali kompetitif dengan cara yang lebih cepat. Honda dan Yamaha dipertimbangkan masuk konsensi dimasa lalu. Itu penting karena Ducati sangat kompetitif karena konsensi termasuk Suzuki yang menjadi sangat cepat. KTM dan Aprilia juga. Pabrikan lain juga akan memahami posisi resmi Dorna bahwa sistem konsesi harus diperbarui….” seru Ezpelata….

iklan iwb

Memang benar cak….Ducati, Suzuki, KTM, dan Aprilia menikmati keuntungan dari konsesi, serangkaian keunggulan teknis membantu tim menjadi kompetitif. Aturan yang diracik pada tahun 2014 memberikan kelonggaran kepada tim mana pun yang tidak meraih kemenangan dry race di musim sebelumnya. Ini termasuk Ducati. Konsesi dipangkas secara menyeluruh pada tahun 2016 ketika penggunaan wajib ECU standar diperkenalkan. Kekhawatirannya adalah Honda dan Yamaha mengikuti Suzuki keluar dari Motogp….itulah yang membuat Dorna kuatir….dan untuk itulah mereka berencana mengubah peraturan tersebut dimana konsensi akan diberikan melalui sistem poin…

Last….Saat ini, peraturan menyatakan bahwa sebuah tim hanya akan menerima konsesi jika mereka menjalani seluruh musim tanpa podium. Celakanya Honda telah memenangkan balapan tahun ini, melalui Alex Rins, di COTA. Tapi bagaimana reaksi Ducati dan tim Eropa lain terhadap tindakan Dorna yang akan mengubah aturan untuk membantu saingan mereka ? kita lihat saja respon mereka…ruwet tenan cak…(iwb)

16 COMMENTS

  1. 1 pakai winglet, macam2 areodinamics dan mekanikal lainnya..
    1 pakai ecu dan software sendiri…

    Secara biaya sama saja…

    Lihat siapa yang unggul…

  2. Kondisi Marc Marquez sangat buruk. Baik fisik maupun mental. Bisa gulung tikar. Ikut²an ymh

  3. Pemerintah Jepang harus turun tangan. Misal dengan beri suntikan dana segar. Dorna juga kasih keluasan development n research etc kepada Y n H

  4. Buat honda mundur dari motogp sepertinya tak kan mengganggu sama sekali pada sisi marketing produk2nya yg tetap bisa mengumpulkan cuan, jika dgn kondisi seperti skrg tetap ikut kejuaraan malah gk efektif karena biaya tetap mengalir tetapi hasilnya gk maksimal lebih baik mundur dulu, honda sudah pernah melakukan strategi sprti itu di Formula 1 mundur dari tim pabrikan dan kembali sebagai pemasok mesin buat tim F1 dan skrg tim terkuat F1 menggunakan mesin honda

    • Honda khususnya motor di Indonesia, ibaratnya Marquez Marc tulang nya rontok semuanya pun penjualan nggak berpengaruh sama sekali.

  5. Lah kalo bener, cemen sekali, om,, kalo tertinggal, ya kejar lah dengan riset,, kalo kalah, fight biar menang,, kok malah mau kabur😤

  6. Honda vs Yamaha cuma selisih 2 kemenangan, itupun faktor marq, seandainya tanpa marq…. belum tentu…

Comments are closed.