Curahan hati biker untuk penggede disana….

28

Mzbro sekalian…..kalau sampeyan melintasi jalanan ibukota, kini banyak sekali para petugas yang berdiri dijalur Busway siap sedia mengusir siapapun yang masuk kejalur tersebut. Tidak peduli macetnya lalu lintas, pokoknya jalanan Busway harus steril dari kendaraan asing. Mau ngotot coba-coba masuk??? jangan pernah kalau tidak ingin seperti teman kantor….

Gara-gara nekad nyelonong masuk jalur Busyway didaerah Thamrin, Yusuf dihadang petugas lalu lintas. Apes memang tapi hawa panas dan macetnya jalanan memaksa doi melakukan aksi konyol dan nekad itu. Setelah bernegosiasi sebentar, sipolisi tidak mau berdamai dan kekeh akan menilang kendaraannya. Kecuali……..Yusuf mau menyetor uang 100ribu kekantong oknum polisi. Singkat cerita duit cepek amblas tidak berbekas. Ini nyata dan tanpa rekayasa. Jadi dengan keluarnya peraturan baru dimana denda makin mahal disinyalir menjadi kesempatan emas buat polisi nakal untuk memalak seenak udele dewe. Kesalahan ada dimana??? yah….tentu sibiker sendiri, kenapa tidak mematuhi peraturan lalu lintas?!.

Tapi kalau kita berpikir secara jernih mayoritas biker sebenarnya tidak bisa total disalahkan. Coba tanya saja satu persatu pasti mereka melakukan hal tersebut karena terpaksa. Kondisi macet yang begitu parah, ditambah panasnya cuaca  yang mendera tubuh dibalik jaket pembungkus badan seringkali membuat stres pengendara roda dua. Ini  beda dengan mayoritas pengendara mobil ditengah kemacetan masih bisa merasakan dinginnya hembusan AC, alunan suara musik, ngopi, makan snack dsb. Motor???…Satu meter berhenti….gas lagi…3 meter berhenti, begitu seterusnya dibawah terik matahari Jakarta….dijamin keringat bercucuran didalam helm serta baju. Bisa ditebak dehidrasi mengintai……otak tidak bisa berpikir jernih dan ujung-ujungnya aksi nekad dilakukan…

Semua ada sebab akibat. Memang tingkat kesadaran biker masih perlu ditingkatkan…tidak bisa diingkari brother. Seperti yang dilansir Detik, baru 3 hari polisi melakukan operasi simpatik diJakarta, mereka  sudah menilang 10,678 pengendara serta penyitaan 132 motor plus teguran secara lisan sekitar 2,701…..suatu angka yang fantastis!!. Mayoritas pelanggaran didominasi pengendara roda dua. Sasaran terutama ditujukan bagi pengendara tanpa helm SNI, menerobos jalur busway, tidak mengindahkan rambu-rambu lalu lintas dll. Tapi nyuwun sewu nggih…..jangan melihat dari angka, melainkan bagaimana para orang pintar diatas sana  harus bisa menelaah kenapa hal itu terjadi. Jangan selalu menyalahkan……seolah-olah biker itu adalah sumber masalah. Selama tidak ada gebrakan revolutioner…percayalah perubahan akan sulit dilakukan. Kesemrawutan lalu lintas adalah buah tangan dari ketidak becusan pemerintah membuat ataupun menegakkan peraturan plus menyediakan sarana dan prasarana jalan yang layak. Tapi kan motor udah kebanyakan???…..eittttt bukan salah masyarakat dong.

Siapa sih yang mau naik motor?? siapa sih yang mau kehujanan dan kepanasan. Semua juga ingin naik mobil yang adem dan joknya empuk. Tapi itulah kemampuan mayoritas rakyatmu yang sudah dicekik tingginya harga barang. Mau naik angkot???…..maaf angkutan umum tidak aman dan memadai sementara tarif kemahalan!!. Kenapa kita tidak bisa memproduksi minyak sendiri…padahal kita merupakan negara kaya raya…gemah ripah loh jinawi. Kita pilih bapak-bapak/ibu-ibu diatas sana untuk bekerja dan memikirkan rakyat. Bukannya gedein perutnya masing-masing alias aji mumpung jadi pejabat!!!

Yang terakhir bikin kami sakit hati….menusuk didada ini adalah kekeh dan ngototnya untuk membangun gedung DPR dengan uang hasil kami membayar tetek bengek pajak. Dari uang negara yang harusnya bisa untuk memperbaiki jalan umum, membangun 12 ribu sekolah yang sudah reot hampir roboh atau menyubsidi panti asuhan/jompo yang saat ini kesulitan mencari dana guna merawat generasi mudamu ataupun generasi lawas yang ikut menyumbang berdirinya negeri tercinta ini. Dosa….dosa besar yang tidak terkira akan bapak-bapak dan ibu-ibu tanggung diakhirat kelak. Sadarlah wahai  yang mengaku wakil rakyat. Jangan berlagak tuli sebab kami semua melihat dari jauh polah tingkahmu. Renungkan rintihan kami….dan tolong perbaiki negeri ini…supaya menjadi Indonesia raya seutuhnya…..(iwb)

Advertisements
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
  • joker

    pasti podium

  • joker

    wah bro iwan salah kaprah nih, kata siapa orang2 yg di atas (penggede) itu pinter ?

  • B’ja

    ke3kah

  • B’ja

    Jakarta Jakarta tak pernah jauh dari macet…
    DPR?mereka hanya mementingkan dirinya dan Partainya….
    Ironi Kehidupan

  • ken arok

    rencana pembangunan gedung baru memang mengusik rasa keadilan ketika banyak sekolah yang mau roboh…/soal indonesia negara gemah ripah loh jinawi itukan paradigma yang ditanamkan penguasa dulu lewat pelajaran PMP/ppkn. Sumur2 minyak kita udah tua produksinya udah menurun dibanding th 70an (kita ngekspor minyak mentah). Tapi kalau konteksnya pertanian dan perikanan sih iya..kita kaya..,/sayangnya sektor ini malah gak digarap serius
    jakarta macet yo pindah ae ibukotane nang kalimantan..jakarta dadi kota industri ae…

  • Piet-LAnang

    se7 waelah

  • susah kalau ngomongin penggede yang masuk telinga kanan keluar telinga kiri
    ntp http://az147r.wordpress.com/2011/04/02/selamat-bapak-mendapat-toyota-yaris/

  • ESBEYE : ‘hahaha tenang masbro sedoyo,nanti tak bikinin jalan di jakarta,biar seluruh jakarta tertutup jalan.”

  • iwanbanaran

    @ joker
    Gitu ya bro. Koq tadi saya ngetik artikel kebawa emosi yak. Emang kebangetan para penguasa skrng!
    @ b,ja
    Bukan ironi lg, tp tragedi!
    @ piet
    Wah kyk lagune iwan fals…iku bro wakil rakyat jg judule. Lagu se7 zizizi
    @ az147r
    Mending masuk bro. Disinyalir wis tuli je

  • sabar mas… :mrgreen:

  • molen

    weleh untung ng kene aman gak ono mcet2an bosss….

  • Suzuki Mania

    Wah, saya suka banget baca artikel yg satu ini 🙂

  • rend

    S1 MINIMAL,…..
    S2 MENENGAH,…..
    S3 TINGKAT TINGGI,…..

    TAPI TAK TAU OTAKMU (wakil rakyat) DI TINGKATAN MANA, ITU UANG KAMI DARI PAJAK YANG ANDA MINTA, DENGARLAH KEINGINAN KAMI, ITU JERIH PAYAH KAMI, GA RIBET KOK,……… TENSI

  • AAA

    Jalur busway harusnya cuman steril untuk kendaraan pribadi aja… Buat mengurai kemacetan .. Angkutan umum harusnya boleh aja lewat jalur busway. KAn fungsinya sama. Buat transportasi massal. Asal cumn numpang lewat ga pake ngetem hehe…

  • jan..! Suara.ne wong cilik ra pernah dirungokne!

  • ati2 sama polisi jangan pernah berhenti klo di-stop karena pasti bakal ilang duit 😥

    (tips : dadahin ajah tuwh police gembrot buncit 😆

  • iwanbanaran

    @ 9
    Geregeten mz..
    @ molen
    Bejone sampeyan urip nang kutho cilik 😆
    @ Suzuki
    Moga bs dibaca para pentolan disana mzbro
    @ rend
    Sabar mzbro…(sok nasehati pdhal jg ikut esmosi)
    @ AAA
    Ora mungkin diksh mzbro. Pokoke selain busway berarti dianggap kendaraan asing
    @ agvnk
    Blas ora digugu!
    @ willy
    Berarti kabur bro ? 😯

  • anggota DPr sekarang emang kebal kritik, makanya wakil rakyat seharusnya diisi dengan orang-orang revolusioner seperti sampeyan!
    Anda berani maju? saya pilih deh! ayuk, jangan bilang belum mampu!

    http://kangmase.wordpress.com/2011/03/31/pkb-3-infrastruktur-transportasi-di-jakarta/

  • Aris

    motor um 500rb udah dapet, pabrikan berlomba produksi motor, produksi jalan macet, naik angkutan penuh, jadi ya nggak muat tuh jalan..

  • devil

    Semua jajaran di pemerintahan perlu di ajarin tentang ROOT CAUSE SOLVING PROBLEM.. disinyalir kerjanya ga becus krn ga ngerti AKAR permasalahannya..

  • solusinya…
    PERGI DARI JAKARTA!!!
    titik… :mrgreen:

  • Skips

    Memang serba sulit zaman sekarang mas Bro, Klo DPR benar2 bangun gedung baru sementara msh bnyk rakyat yg menderita & membutuhkan bantuan, bsa dikatakan sangat memalukan moral anngota DPR tsb & klo mmang ngotot mau bangun gedung baru maka kta sbg rakyat kecil bsa jd kepercayaan kta pd para wakil rakyat bakal hilang tdk berbekas. Klo dipikir wakil rakyat kbanyakan tdk mewakili rakyat dgn sebenarnya. Sungguh memalukan.

  • kalian itu wakil rakyat hanya nama saja. rakyat darimana? mayoritas rakyat gak ada yang setuju pembangunan gedung dpr kok masih usung nama wakil rakyat utk kepentingan pribadi.

    sama kayak pssi, gak malu pake nama indonesia dibelakangnya. persatuan sepak bola apa coba kalo ternyata gak didukung. gak usah pake nama2 indonesia, mo diatur sama pemerintah indonesia yang sah aja gak mau.

  • hans

    mantap bro iwan, setuju banget. Pejabat di atas sana hanya mikir utk kepentingan pribadi dan golongan, lupa dgn janji sewaktu mencalonkan diri. Pemerintah seakan tuli dgn derita rakyat kecil. Mulai anggaran mobil pejabat (toyota crown), kasus gay*s, hingga masalah gedung DPR sekarang ini. Kapan pemerintah pusat mau peduli dgn rakyat kecil?

  • damhar

    ai het politisien

  • vegadeth

    kapan lagi para pemenang pemilu ngempalang duit rakyat. tinggal korbanin aja partai yg kemaren kalah buat nipu dan ngalihin masalah.

  • harry32

    begitulah kisah sehari2 bikers yang masih marginal. kami beli motor utk hemat ongkos dan supaya cepet sampai tujuan tapi fasilitas jalan raya masih kurang. jadilah kami terkadang berjudi dengan nyawa.

  • You have made some really good points there.
    I looked on the internet to find out more about the issue and found most individuals will go along with
    your views on this site.