Wabah eksplorasi top speed mulai bermunculan. Kudu selalu waspada dan hati-hati!!
Jelajahi Topik
Bro dan sis sekalian….aksi unjuk top speed tunggangan akhir-akhir ini makin kuat. Apalagi setelah Yamaha brojolin R15 disusul Honda lewat CBR150R lokalnya. Kompetisi kedua pabrikan yang sangat ketat juga menjadi pemicu tindakan dilakukan. Tujuannya hanya satu yakni….ingin meraih speed top speed setinggi-tingginya dan membuktikan bahwa motornya adalah yang paling kencang…..
Gali top speed sudah lahir sejak dahulu kala. Ketika era digital belum ada serta kesadaran safety bisa dikatakan “nol”…..penggalian top speed bukan hal mengejutkan. Era dimana helm dianggap ngrecokin karena? membuat kepala tidak nyaman. lawong gerah je
. So…jangan heran diera 1980an hingga 1990an….rata-rata helm hanya dipakai sebagai penyelamat dari operasi aparat polantas. Sebuah mindset yang tentu saja salah dan menyesatkan. Disisi lain…..sudah seperti bawaan lahir manusia yang menyukai kecepatan, dimana ada motor maka disana pula speed menjadi hot topic!!…..
Suzuki RGR150SS, Yamaha King/RX Special, GL Max/Pro, Tiger, Force1, F1ZR, Crystal, Tornado, RXZ/RZR adalah beberapa nama produk yang eksis diera 1990an. Semakin kencang motor….maka sang kuda besi akan makin disegani. Suzuki RGR150SS adalah motor favorit dimasanya sebelum Kawasaki kembali ketanah air (Kawasaki sempat mundur dari market Indonesia dipenghujung era 1980an). Mengadopsi mesin 150cc 2 tak dengan PWR terbaik diera itu (power 25HP bobot kosong 100kg)….RGR150 menjadi salah satu motor yang sempat IWB eksplorasi top speed dijalanan dengan raihan 175km/jam on speedo. Wah….nggak safety dong kang Iwan…
Betul…setuju 10000 persen. Dan jujur IWB masih suka ngilu bayangin masa itu. Tanpa helm melaju dijalanan dengan kecepatan 175km/jam. Kelopak mata sudah seperti terbalik tidak mampu menahan derasnya angin. Air mata terseret keluar akibat kekuatan hempasan angin. Masa-masa itu pernah IWB alami. Karena sudah pernah menjalani….maka sekarang bisa berbicara kepada brosis semua bahwa nyawa saat itu sudah seperti diujung tanduk. Jujur….seandianya sekarang disuruh mengulangi dengan helm lengkap-pun ogah wis. Sekarang baru sadar…..jangan pernah berharap banyak ketika motor sudah melaju dijalanan masuk zona 100km/jam…..pengendara diatasnya selamat saat terjadi accident…memakai helm sekalipun. Diluar takdir…secara teori dengan pengaman seadanya (tanpa wearpack, helm + sepatu + glove kelas wahid), pasti akan sulit bertahan alias lewat. Makanya IWB lebih demen menggaris bawahi perkara ini ketimbang melarang dan berlagak sok safety. Kenapa??…

Pasti semua akan menyarankan untuk pergi kesirkuit dan itu jauhhh lebih aman. Sangat positif sarannya namun tidak cocok untuk biker diluar Jawa Barat. Sebagai biker yang hidup dikota kecil…..mustahil untuk menumpahkan rasa penasaran gali top speed dengan pergi keSentul terlebih dahulu. Berapa biaya yang dibutuhkan meliputi ekspedisi pengiriman motor, tiket untuk bikernya plus cost persewaan sirkuit. Dan IWB-pun yakin…..hasrat penggalian tidak bisa dilarang siapapun. Yup…seperti bawaan orok, masa muda memang seperti itu adanya. Dan pada masanya pula, kita akan dihadapkan pada rasa ciut nyali…lebih mature dalam memperhitungkan sesuatu sebab taruhannya memang tidak main-main…..
Last…..diartikel ini IWB hanya ingin menggaris bawahi bahwa tes top speed taruhannya nyawa. Yah, seandainyapun tetap bersikukuh…IWB sarankan untuk mempelajari treknya dengan sungguh-sungguh….nihil lubang, kalau bisa tanpa lengkungan atau lurus total. Yang kedua haram hukumnya jalanan terdapat persimpangan. Pilih jam larut malam disaat sepi dan kerahkan teman-teman untuk menjaga sekitar lintasan takut ada yang nyebrang atau nongol mendadak. Pilih joki yang mempunyai jam terbang cukup bagus karena pada kecepatan diatas 110km/jam….rem tidak akan banyak membantu. Lebih kepada feeling, perhitungan, refleks serta kemampuan membaca situasi. Ingat…..kesalahan sepersekian ribu detik, hasilnya beda. Penyesalan selalu datang belakangan. Dan rata-rata….kita baru bengong tidak mampu berucap saat ketakutan tersebut benar-benar terjadi. So…monggo sebelum masa itu tiba, lebih baik menghindarinya. Tes top speed??. Kayaknya yang paling getol CBR150 vs R15. Kenapa ya bro?
….(iwb)


