Mario SA….bocah 13 tahun asal Magetan yang mengejutkan para seniornya di ajang IRS kelas 250cc
Jelajahi Topik
Poin Penting
- Iwanbanaran.com – Kangbro…tidak banyak yang ngeh, pada saat balap Kejurnas IRS kemarin hadir pembalap cilik murid dari HRS (Honda Racing School) asal Megetan.
- Pembalap berusia 13 tahun yang rutin nongol di Honda Dream Cup ini didaulat untuk menggantikan Ahwin Sanjaya yang cedera dan tidak bisa ikut race.
- Namun siapa menyangka…bocah ini sukses mencengangkan banyak pihak.
Iwanbanaran.com – Kangbro…tidak banyak yang ngeh, pada saat balap Kejurnas IRS kemarin hadir pembalap cilik murid dari HRS (Honda Racing School) asal Megetan. Pembalap berusia 13 tahun yang rutin nongol di Honda Dream Cup ini didaulat untuk menggantikan Ahwin Sanjaya yang cedera dan tidak bisa ikut race. Namun siapa menyangka…bocah ini sukses mencengangkan banyak pihak. Diatas CBR250RR, Mario berhasil ngubek-ngubek tim papan atas dan masuk dalam top 5. Ediannnnnnnn !!…
Mario SA dipilih tim AHRT sejatinya hanya untuk mencari pengalaman dibalap yang lebih tinggi. Maklum cak selama ini doi banyak berkutat di Honda Dream Cup (HDC). Mario sendiri binaan dari Honda Racing School (HRS) dan saat ini banyak berkecimpung dibalap U16 HDC nasional. Namun talenta bocah ini mampu mengejutkan para seniornya saat ikut kejurnas IRS kelas 250cc kemarin…
Mario yang sejatinya hanya disuruh untuk mencari pengalaman justru berhasil ngobrak-ngabrik grup depan pada sesi kualifikasi. Menggantikan Ahwin Sanjaya dan baru pertama kali terjun?di kejurnas kelas Sport 250…Mario SA melejit dan berhasil start diposisi ketiga. Tidak hanya itu cak. Ketajaman doi juga dibuktikan saat race…

Walau biasanya hanya pegang sport 150cc diajang HDC, Mario pada race pertama finish diposisi 7 dari 25 pembalap yang jauh lebih dewasa dan senior di ajang Kerjunas IRS 250. Sepak terjang doi tidak berhenti disana. Mulai mengenali karakter motor dan sirkuit, Mario finish ke empat. Mario dibelakang Rey Ratukore dan mengalahkan Richard Taroreh. Jelas ini raihan luar biasa cak….
Last….penjenjangan yang bagus adalah konsisten dan berkesinambungan. Banyak yang pesimis dan mencibir karena HDC dianggap hanya sebatas balap alun-alun alias hanya sebagai ajang promosi semata. Namun AHRT sekali lagi menjawab cibiran dengan prestasi. Mantap dah. Semoga bocah asal Magetan berusia 13 tahun ini akan menjadi calon pembalap Motogp yang akan membawa nama merah putih berkibar diajang balap internasional. Mario ??. Lanjutkan nakk……juozzz !! (iwb)
Video Mario pasca finish ke 4 di IRS 250. Polos tenan cak wajahe






