Kiandra Ramadhipa Taklukkan Rider Eropa…Inikah macan Baru Dari Sleman ??
Jelajahi Topik
Iwanbanaran.com – Cakk….Target menutup akhir pekan balapan di Circuit de Barcelona-Catalunya berhasil diwujudkan dua pebalap Indonesia, Minggu (2/11/2025). Muhammad Kiandra Ramadhipa mencatat kemenangan keduanya di kelas European Talent Cup setelah melakukan comeback luar biasa, start dari posisi ke-24 karena terkena penalti saat sesi kualifikasi. Pebalap Honda Dream-Asia Racing Team yang didukung Astra Honda tersebut saat ini berada di posisi ketiga klasemen dengan 129 poin. Veda Ega Pratama menjadi pebalap pertama Indonesia yang berhasil mencatat enam kali hasil finis top 10 secara beruntun di kelas JuniorGP, setelah finis di posisi keenam dan kedelapan….
Bagi Ramadhipa, ini merupakan balapan ETC yang dia impikan. Pebalap yang turun bersama Honda Asia-Dream Racing Team itu mencatat salah satu comeback luar biasa sepanjang sejarah balapan di kelas ini. Start dari posisi ke-24, dia menyajikan perjuangan yang mendebarkan jantung selama beberapa lap terakhir di Barcelona, lalu berhasil memenangi balapan yang merupakan keberhasilan keduanya musim ini.
Ramadhipa harus memulai balapan dari posisi ke-24 karena terkena penalti saat turun pada sesi kualifikasi kedua (Q2), Sabtu. Melakukan start dengan bagus, dia sudah bisa melewati posisi ke-21 pada akhir sektor pertama. Setelah lap pertama yang sulit, dia berhasil naik ke posisi ke-17. Tiga lap pertama berakhir, Ramadhipa sudah berada di peringkat ke-11, memimpin grup kedua, dan hanya tertinggal satu detik dari pebalap di top 10. Tiga lap berikutnya, dia sudah berhasil memangkas selisih dan masuk dalam persaingan menjadi pemenang balapan…
Setelah dua per tiga balapan terlewati, Ramadhipa berhasil memimpin balapan untuk kali pertama. Namun, perjuangan belum berakhir, lintasan yang lurus dan slipstream membuatnya kesulitan mempertahankan posisi depan. Dia memulai lap terakhir dengan berada di posisi terdepan.Sempat terlewati Carlos Cano, dia bisa menempel pebalap Spanyol tersebut, lalu berhasil menggebrak pada lintasan lurus terakhir jelang finis dan memenangi balapan dengan keunggulan tipis hanya 0,007 detik. Ini merupakan kemenangan kedua Ramadhipa di kelas ETC musim ini, yang diraih lewat persaingan ketat dengan hanya 0,066 detik terpisah antara empat pebalap terdepan.
Atas koleksi dua kemenangan dan sekali finis di posisi ketiga, Ramadhipa kini berada di peringkat tiga klasemen ETC dengan total 129 poin. Memiliki selisih 26 angka dari pemuncak klasemen. Dengan satu balapan tersisa dan 25 poin maksimal bisa didapatkan pada putaran terakhir, dia kini hanya bisa mengincar posisi kedua klasemen akhir…
“Hari ni kami bisa menang lagi. Rasanya luar biasa bisa menang di Catalonia setelah bekerja keras selama balapan. Sebenarnya ini Minggu yang sulit karena saya harus start dari posisi ke-24, tetapi saya bisa mengontrol diri dan mengambil kesempatan di saat yang tepat. Saya berada di depan pada lap terakhir bersama Cano, dan saya memacu maksimal saat lintasan lurus untuk memastikan kemenangan. Hasil ini untuk tim saya, setelah kerja keras mereka selama akhir pekan, juga untuk keluarga, Astra Honda Racing Team, sponsor, dan semua orang yang mendukung saya. Kami ingin lebih baik pada putaran terakhir, jadi kami akan berusaha untuk bisa berada di sana dalam kondisi yang sempurna.” serunya..
Sementara itu, balapan pertama JuniorGP hari ini berlangsung di bawah kondisi cuaca yang luar biasa di Barcelona, dengan suhu lintasan 17°C. Veda melakukan start denan baik dan memasuki tikungan pertama dengan berada di posisi keempat, demi menghindari masalah yang mungkin muncul jika berada di grup besar. Pebalap Italia, Marco Morelli, langsung menjauh di awal dan Veda memastikan diri berada di grup depan yang segera terpisah dari grup berikutnya. Pertarungan ketat dari delapan pebalap membuat pebalap lain bisa mendekat, dan 11 orang berada dalam satu grup…
Dengan balapan tersisa lima lap, Veda harus melebar saat menghindari kontak dengan pebalap lain, yang membuatnya turun ke posisi ke-9, sebelum kembali ke posisi ke-6. Pebalap Astra Honda tersebut bisa cepat mendapatkan kembali posisinya, tetapi Morelli memacu motornya dan kembali membuka jarak, memecah grup setelah lima pebalap terdepan. Veda yang kembali berada di posisi keenam mencoba mendekat, tetapi tertahan di posisi keenam hingga finis. Dengan hanya berjarak kurang dari dua detik dari pemenang balapan, ini merupakan jarak terdekatnya dengan kemenangan musim ini, sekaligus mendapatkan 10 poin.
Veda menghadapi kondisi trek yang berbeda pada balapan kedua, yaitu 24°C, dan dia bisa melakukan start fantastis yang membawa ke posisi kedua. Di depannya, Morelli sekali lagi melaju luar biasa yang membuat Veda kehilangan kesempatan untuk mengejar. Veda terkejar grup berikutnya yang terdiri atas delapan pebalap. Setelah dilewati beberapa pebalap, dia berada di posisi ke-9 pada awal lap terakhir, ketika terjadi tabrakan berbahaya antara Hakim Danish dan Adrian Cruces yang membuat motor jatuh di lintasan lurus dengan kecepatan sangat tinggi.
Race Control mengeluarkan bendera merah untuk mengakhiri balapan JuniorGP sebelum waktunya, dan memastikan Veda finis 10 besar untuk kali keenam secara beruntun, catatan terbaik pebalap Indonesia di kelas ini. Dia kini berada di peringkat ke-11 klasemen dengan 64 poin, sama dengan raihan pebalap di posisi ke-10 dan hanya selisih satu poin dari peringkat ke-9.
“Kami menjalani dua balapan yang sulit hari ini. Saya sangat kesulitan untuk bisa ke posisi depan, tetapi bisa menutup kedua balapan di grup depan. Kami banyak belajar selama akhir pekan ini dan akan mengambil banyak hal positif dari empat hari di sini, di mana kami harus beradaptasi dengan trek baru yang hampir semua pesaing saya sudah kenal selama bertahun-tahun. Kami juga bisa mendapatkan beberapa poin yang penting untuk posisi di klasemen, jadi kami harus puas. Kami akan berusaha keras agar bisa lebih dekat dengan pebalap terdepan, nanti di Valencia. Itu akan menjadi balapan terakhir saya bersama tim dan saya ingin memberikan hasil luar biasa untuk mereka.” serunya…
Secara keseluruhan, ini merupakan Minggu yang luar biasa di Circuit de Barcelona-Catalunya bagi dua pebalap Astra Honda Racing Team, yang berhasil meraih kemenangan dan dua hasil finis top 10, yang membawa mereka naik posisi di klasemen masing-masing kelas. Putaran terakhir musim ini akan berlangsung tiga pekan dari sekarang di Circuit Ricardo Tormo, tepatnya pada 20-23 November 2025….(AHRT PR)
| JuniorGP Race 1 |
| 1 | Jesus Rios | Finetwork XTI MIR Racing Team | KTM | 25:24.976 |
| 2 | Brian Uriarte | UAX SeventyTwo Artbox | KTM | +0.102 |
| 3 | Rico Salmela | Estrella Galicia 0’0 | Honda | +0.102 |
| 4 | Marco Morelli | GRYD – MLAV Racing | Honda | +0.122 |
| 5 | Casey O’Gorman | Estrella Galicia 0’0 | Honda | +0.810 | ||
| 6 | Veda Ega Pratama | Astra Honda Racing Team | Honda | +1.854 |
| ETC Race |
| 1 | Kiandra Ramadhipa | Honda Asia-Dream Racing Junior Team | Honda | 24:24.708 |
| 2 | Carlos Cano | UAX SeventyTwo Artbox | Honda | +0.007 |
| 3 | Alvaro Lucas | Aspar Junior Team | Honda | +0.066 |
| 4 | Alex Longarela | Snipers IGAX Team | Honda | +0.141 |