Andrea Doviozioso akui masa depannya di Ducati nggak jelas karena Korona !
Jelajahi Topik
Iwanbanaran.com – Cakkkk…Andrea Dovizioso (Mission Winnow Ducati) akan menjalani kontrak terakhirnya bersama Ducati tepatnya musim 2020 yang cukup rumit ini, mengenai masa depannya doi belum bisa memastikan apakah bertahan di Ducati, pindah ke pabrikan lain atau justru pensiun diusianya yang hampir menginjak 35 tahun?
Menghabiskan waktu selama delapan tahun bersama Ducati adalah masa yang cukup panjang bagi Dovizioso, doi memulai semua proyek Ducati pasca hengkangnya Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha MotoGP) di akhir tahun 2012. Yupss cakkk dengan banyaknya perombakan Ducati kala itu termasuk mendatangkan Gigi Dall’Igna untuk memegang kendali atas Proyek Ducati Desmosedici terbukti berhasil pasca membutuhkan waktu sekitar 2 tahun untuk menemukan Formula yang pas terhadap Desmosedici.
Ducati sendiri mulai On Fire pada tahun 2015 setelah di tahun sebelumnya mengambil jatah konsensi layaknya Open Class yang memiliki banyak kebebasan dalam pengembangan Motor. Duet Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone kala itu berhasil mengumpulkan 8 podium tanpa satu kemenanganpun, namun ditahun 2016 Ducati mulai meningkat culup drastis dimana lewat Andrea Ianonne Ducati akhirnya pecah Telor di sirkuit Redbull Ring, Austria setelah sekian lama tidak berdiri di puncak podium tertinggi dalam 6 tahun terakhir cakkk..
Kemenangan keduapun terjadi pada Grand Prix Sepang, Malaysia lewat Andrea Dovizioso yang berhasil menaklukkan wet race tersebut, musim 2016 ditutup Ducati dengan mengumpulkan total 2 Kemenangan dan 9 podium. Setelah menjalani tahun transisi tersebut Ducati rajin bertarung dibarisan depan dan sukses meraih banyak kemenangan + podium pada tahun 2017, 2018 dan 2019 ditambah posisi runner up secara hattrick dalam kelasemen akhir lewat Andrea Dovizioso semakin membuat Ducati menjadi pabrikan yang selalu disegani selain Honda pakdee..
Meski berjasa besar dalam pengembangan Ducati namun masa depan Dovi kini masih tanda tanya besar cakkk, Tidak hanya problem Covid-19 yang membuat semuanya kacau tetapi juga berimbas terhadap kontrak yang sulit untuk terealisasikan padahal tahun ini harusnya sebagian tim telah membuat rencana terkait masa depan para ridernya, sementara itu melalui sky sport Dovi menjawab singkat terkait masa depannya bersama Ducati.
“Aku?tidak punya rencana terhadap masa depanku bersama Ducati itu akan tergantung akan banyaknya?faktor nantinya,” jelas Dovi
Ketika dimintai pendapat terkait penandatanganan jangka panjang antara Marc Marquez (Repsol Honda Team) dan HRC, Dovi menjawab…
“Di balik keputusan penting itu ada suatu hal di balik layar yang kita tidak tahu, itu?aneh tetapi aku angkat topi mengenai?keputusannya,”
Dovizioso juga menjawab pertanyaan dari sebagian orang akan rencana lainnya andai kata tidak melanjutkan kerjasamanya dengan Ducati..
?Aku?ingin mencoba semua motor, aku mendapat ide untuk melawan para rival dengan motor lain, tetapi kau tidak dapat melihat semua kekurangan dari motor lain sampai kau bisa mengendarainya, setiap motor memiliki kekuatan dan kelemahan, rasanya sulit untuk?memilih (mana yang pas untuk karaternya),” tambah Dovi yang sebelumnya pernah mengendarai motor Honda dan Yamaha
Keadaan darurat akibat Covid-19 memaksa race pembuka Losail, Qatar dibatalkan, Dovi optimis andai menjalankan race doi bisa memenangkan kembali Grand Prix Losail layaknya tahun 2018 dan tahun 2019 lalu..
??Di Qatar kami akan memainkannya dengan baik, tetapi jika kami mendengarkan wawancara dari semua pembalap akan ada lima atau enam yang siap bersaing memperebutkan kemenangan.?Semua orang merasa baik setelah tes, tetapi dalam tes kondisinya selalu berbeda dan itu adalah hal?lain,”
Tahun lalu Marc Marquez tampil mendominasi dan nyaris menjalani musim 2019 yang sangat sempurna sehingga bisa mengamankan gelar juara dunianya tepat di seri Chang, Thailand, apa kata Dovi???
?Bagiku?Pasti ada peluang untuk memenangkan gelar, tetapi itu sulit tahun lalu Marc tidak memberi siapa pun kesempatan untuk mencoba meraih gelar, kami sempat mencobanya sampai tiba di Catalunya namun kami tidak lebih baik?darinya,”
Sementara itu, teknisi Borgo Panigale bekerja di sepanjang musim dingin untuk mengambil langkah lain yang lebih maju dengan mencipatakan banyak Inovasi yang kerap ditiru pabrikan lainnya..
?”Ducati?pandai dalam aspek-aspek tertentu, untuk meningkatkan kecepatan dan memiliki ide-ide inovatif, tetapi kami belum dapat menemukan solusi dipoin lain yang menbuat rival kami lebih kompetitif.?Kami telah berusaha selama bertahun-tahun, tetapi itu tidak mudah, karena?para rival terus meningkat.” tutup Dovi…