Tuding seperti rider amatir, Vinales minta Lorenzo dihukum start paling belakang !
Jelajahi Topik
Iwanbanaran.com – Cakkkk…selamat pagi sugeng enjing semuaaaa. Pakde, sepertinya kisruh balap Catalunya belum usai. Para pembalap yang dihajar Lorenzo menyayangkan manuver Jorge yang dianggap kurang perhitungan. Yang paling pedas adalah Vinales. Pembalap Yamaha ini begitu murka dan blak-blakan menyerang Lorenzo secara verbal tanpa tedeng aling-aling karena dianggap mengubur kans juara di Catalunya. Bahkan Vinales anggap Lorenzo seperti rider kemarin sore alias amatir rookie yang tidak bisa mengontrol melihat situasi. ” Start paling belakang ! ” serunya ketika ditanya hukuman yang pantas untuk Lorenzo. Weihhh kesel tenan pakde….
Marah luar biasa dirasakan Maverick Vinales atas kecerobohan Jorge Lorenzo. Vinales bahkan menyarankan FIM Steward untuk memberikan pinalti atau hukuman terhadap manuver dari Jorge Lorenzo. Menurutnya Jorge secara sembrono dan tanpa perhitungan sudah membuat tiga pembalap tumbang. Maverick Vinales anggap tindakan tersebut seperti seorang Rider amatir. Seperti pembalap tidak berpengalaman sehingga sangat sulit dipercaya hal itu dilakukan oleh Lorenzo…
“ Seperti kesalahan seorang Rookie, padahal dia pernah mengoleksi 5 kali juara dunia. FIM harus menghukum dia start paling belakang. Karena dia sudah membuat 3 pembalap tidak bisa melanjutkan balapan. Mungkin Jika dia hanya membuat aku dan Valentino crash tidak terlalu parah karena kami tidak sedang berkompetisi dalam perebutan gelar juara dunia. Akan tetapi yang sangat disayangkan kondisi Andrea Dovizioso karena aku yakin untuk mengembalikan 25 poin adalah pekerjaan yang sangat sulit. Aku berharap race direction melakukan sesuatu seperti yang mereka lakukan kepadaku kemarin (penalti)....” seru Vinales kesal…
Menurut informasi, lorenzo sudah datang ke box Yamaha untuk meminta maaf. Namun ternyata Vinales tidak melihat hal itu dilakukan oleh Jorge. “ Dia tidak datang ke paddock kami untuk meminta maaf. Jujur tikungan tersebut memang selalu sulit. Yang aku herankan kenapa terlalu terburu-buru padahal posisinya sudah ke-4 dan baru lap pertama. Kamu bisa menyalipku di lintasan lurus di mana kami lambat. Kamu hanya perlu menunggu setidaknya empat tikungan lagi. Juga pada saat pemanasan dia melakukan manuver menyalip dari dalam tanpa alasan. Entahlah aku tidak mengerti. Termasuk di Mugello dia juga sedikit bermasalah dengan Jack Miller pada sesi warm up….
” Jadi jika kamu bertanya, kesalahan yang dilakukan seperti pembalap amatir….rider Rookie padahal dia adalah seorang pembalap dengan 5 juara dunia. Kamu Harus berpikir tentang motormu Walaupun dia adalah seorang pembalap yang hebat. Ayolah, kamu tidak mungkin menang balapan hanya dengan dua putaran. Padahal dia tahu dengan power yang dimiliki oleh motornya dia bisa menyalip ku di lintasan lurus bukan pada sisi braking. Aku benar-benar kecewa dengan semua kejadian ini….
“ Mungkin aku pernah melakukan hal bodoh ini sekali di Moto2. Setelah itu aku tidak pernah melakukannya lagi karena jika kamu dibawah tekanan maka hasilnya akan buruk. Yang pasti dia sudah menghancurkan race kami. Untunglah kami tidak cedera….” tutup Vinales. Sebuah kekesalan yang sebenarnya cukup dimaklumi Mengingat potensi Yamaha tampil baik di Catalunya terbuka lebar. Tindakan konyol yang membuat Ducati menangis termasuk Yamaha. Alhasil Marc Marquez melenggang dengan santai tanpa perjuangan menang di Catalunya. Sabar Vin…..(iwb)
INCREDIBLE CRASH!
Jorge Lorenzo triggers a stunning domino effect as Vinales, Lorenzo, Dovizioso and Rossi are all taken out.#MotoGP #CatalanGP pic.twitter.com/psjOTfi8A2
