Sisi rentan yang harus diwaspadai para penunggang Kawasaki Z250……
Jelajahi Topik
Bro dan sis sekalian…..sebagai motor pararel twin, Z250 memang cukup menarik. Power badak ditopang dengan sasis ringan membuatnya patut dipertimbangkan sebagai motor pilihan. Tapi siapa menyangka…diusianya yang masih seumur jagung, motor ini cukup rentan terhadap benturan polisi tidur. Hal ini disinyalir karena konstruksi mesin bawah yang terbuka tanpa pelindung. Kejadian ini menimpa pada beberapa owner Z250 salah satunya laporan dari Samarinda berikut ini…..


Bro Ayi berdomisili diSamarinda kirim surel keIWB tentang kejadian yang menimpa temannya. Karena tergiur dengan iming-iming harga murah….tanpa cek secara detil sang teman langsung memboyong Z250 yang dikatakan baru dipakai 4 bulan. Jingkrak kegirangan mzbro…lawong kilometer masih rendah bener. Tanpa basa-basi serta cek ricek…..sang naked akhirnya berpindah tangan. Awalnya dipakai normal tidak masalah. Hingga suatu saat….doi tanpa sengaja melibas polisi tidur rada tinggi. Disanalah bencana terjadi….
Permukaan polisi tidur sukses nyolek bagian bawah tunggangan. Yang mengejutkan benturan kecil tersebut ternyata membuat oli bocor. Bingung dan puyeng kangbro. Rasa shock makin menjadi karena setelah dicek…..sisi komponen memang sudah bekas las-lasan tanda empu sebelumnya mengalami kejadian serupa. Opo ora lemes. Berikut surel bro Ayi…
Hallo mas Iwan, kasus nih. Teman saya, beli z250 second. Karena di dealer indent lama. Trus ada yang nawarin z250 baru 4 bulan, harga turun 10 juta. Diembat deh. Ternyata, oli bocor setelah terbentur di bagian bawah. Pas dicek, ternyata emang sudah ada las -lasan. Waduh…. Kecewa pastinya. Pertanyaannya, itu partnya apa namanya mas ya ?? Kelihatannya terpisah dari body mesin. Kira2 harganya berapa ???. Satu lagi, kenapa Z250? tidak ada protector dibagian bawah ya ?? Biar klo ada polisi tidur. Gak langsung kena body. Terima kasih Mas Iwan. Ayi, Samarinda.
Nah…untuk harga sendiri IWB kurang tahu. Tapi kalau dilihat posisi retak….jelas oil carter kudu diganti. Harga nggak terlalu mahal yakni kisaran 250ribu. Masalahnya part ini biasanya kudu inden 2-3 bulan. Karena itulah IWB menyarankan agar bro Ayi membawa tunggangan temannya kedealer Kawasaki. Setidaknya biar dicek yang detil. Selang nggak lama….bro Ayi melaporkan hasil dari pengecekan kebengkel geng ijo. Sebuah info yang membuat IWB mengerutkan dahi….
Kabar baru mas, dah ke dealer Kawasaki ternyata…pegawainya pakai Z250 juga dan kasusnya sama persis, pecah kena polisi tidur. Berarti siapa yang salah ???. Polisi tidur atau material kawasaki ???. Kok di satu kota sampai 2. Pegawai itu menyarankan di las saja, luar dalam. Karena dia sendiri pesimis ada barangnya klo pun inden bakal lama. Padahal oli netes terus. Ini lagi dibawa ke tukang las alumunium, ntar kalo dah selesai saya fotoin. Yang ngasih rekomen tempat lasnya pegawai dealer Kawasaki itu sendiri. Dia sendiri pakai sistem las. Belum ganti. Kata dia di Jakarta juga belum tentu barangnya ada. Ini masih nglacak di Jakarta lewat teman, siapa tau ada. Kok gampang banget rusak ya mz….
Turut prihatin mzbro. Memang harus sabar. Apalagi part yang rusak masuk kategori slow moving part. Bro Ayi berjanji akan update hasil pengelasan darurat agar oli tidak netes. So brosis sekalian….mumpung belum kejadian, IWB share artikel ini supaya para penunggang Z250 yang lain lebih waspada khususnya saat melintas diatas polisi tidur. Mencegah lebih baik ketimbang memperbaiki. Dan untuk pabrikan…..semoga kejadian diatas bisa menjadi bahan masukan dan kajian untuk memperbaiki konstruksi kedepan. Sisi rentan “crack” akibat benturan mungkin bisa dikasih protector atau sejenisnya mungkin. Semoga saja….(iwb)



