Kendati terkencang, Marquez merasa engine dan elektronik RC213V 2017 kurang sinkron…lahhhh !

46
9581

Iwanbanaran.com – Kenthir tenan cak…..asli rada edian ki Marc. Lha piye, walau sudah menjadi pembalap terkencang, jebule doi masih kurang puas dengan keseluruhan kinerja motor. Menurutnya….mesin baru dan elektronik seperti berjalan sendiri-sendiri. Lhaaaa….piye ki maksude?. Simak penuturan Marc berikut ini….

Seperti yang kita tahu, Honda menggunakan mesin terbaru tahun 2017 meninggalkan tipe screamer dan beralih ke Big Bang. Setelah mereka melakukan testing secara intense untuk memutuskan, Apakah tetap menggunakan mesin lama (model screamer) atau model baru di Sepang dan akhirnya dilanjutkan di Phillip Island Australia?. Sepertinya pilihan pun jatuh kepada tipe Big-Bang…..

Namun karena mesin ini tergolong baru, beberapa poin masih menjadi kendala. Bahkan menurut Marc Marquez, doi merasa adanya ketidak sinkronan antara elektronik serta mesin. Hal ini diungkapkan Marc pasca menjadi pembalap tercepat di Phillip Island……

Kita butuh waktu yang cukup lama untuk melakukan adjusting pada elektronik agar sinkron. Dengan konfigurasi mesin baru ternyata tidak mudah sehingga kita perlu fokus pada sisi tersebut. Hasilnya kita tidak banyak melakukan simulasi race sebab sibuk dengan perkara elektronik…” seru Marc seperti dilansir oleh Crash. Emange masalah bakunya sih opo sakjane ki??….

” Ngene lho cak….kita masih kehilangan sesuatu pada sisi elektronik. Aku merasa elektronik seperti berjalan di sisi lain sementara mesin juga demikian. Keduanya seolah-olah berjalan sendiri….tidak bisa bekerja sama jadi rasanya tidak sinkron. Sulit untuk mengerti namun mereka  (HRC) harus memperbaiki. Untungnya di sirkuit ini kita tidak memiliki kelemahan yakni sisi akselerasi. Sebenarnya sejak tahun kemarin kita sudah kencang di sini termasuk sekarang….

” Namun jujur, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan sebab aku merasa belum terlalu nyaman di beberapa area. Respon gas halus, tenaga juga normal….tidak terlalu powerfull memang tapi dengan elektronik ini koneksi dengan gas, mesin serta ban belakang masih tidak nyaman…” tambah Marc. Adakah kemungkinan karena selama ini Marquez dan Honda biasa menggunakan tipe screamer…?…

” Bisa jadi sebab kita sudah lama menggunakan hanya satu tipe mesin selama bertahun-tahun (Screamer) dan aku mengenalnya sejak pertama. Kemudian sekarang dengan mesin baru kamu harus sedikit berubah. Pada akhirnya gaya berkendara masih tetap sama, tapi kamu harus mengerti karakter mesin ini. Perbedaan mencolok, motor seperti sangat pelan sehingga kamu harus sedikit bersabar…”seru Marc…

“Diatas semua, bagiku yang masih menjadi masalah utama hanya koneksi antara gas. Kita harus bekerja keras untuk mengerti lebih baik. Anehnya lap time cukup bagus. Tapi aku masih merasa bisa lebih kencang lagi mungkin bukan untuk lap time melainkan bagaimana membuatku merasa lebih nyaman. Yang paling penting saat ini kita sudah siap 100% membalap di Qatar..” tutup Marc…..

Last….keputusan Honda menggunakan model Big-bang disinyalir untuk mendapatkan kecepatan di tikungan karena penyakit RC213V selama ini adalah power yang cukup besar sehingga gampang wheelie ketika keluar tikungan. Elektronik yang dianggap mundur kebelakang membuat segalanya sulit buat HRC. Satu-satunya jalan adalah meracik mesin yang lebih jinak dan pilihannya adalah big-bang. Nah….apakah dengan keputusan HRC akan membuat performa Honda lebih baik tahun ini dan mampu mempertahankan juara dunia ?. Kita lihat saja kiprah mereka kangbro. Btw….Marquez jaluk disampluk sandal swallow ki, mesin Motogp koq pelan ki piye jal ??. Nunggang matic iso harakiri ki :mrgreen: ….(iwb)

Advertisements
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
594

46 COMMENTS

    • ekekek…

      lebay kowe wann …
      lihatlah pedrozonk #26
      11 tahun zonk naik honda

      😂😂😂

    • Mesin V big bang jelas lebih unggul dari mesin inline(mirip angkot carry 1000) big bang..

      😂😂😂😂😂
      Sama2 big bang kita liat mesin mana yg superior

    • Gak sinkron? Pasti ada yg kendor itu kang….., a.k.a kurang kenceng….. Solusinya apa? Ya purwoceng donk kang…….

    • mo darmo@
      karir pedrosa di atas motor rc213v itu bisa dibilang bagus, dari jaman rc212v-13…dari tahun 2007-2015 dani pedrosa selalu mengisi posisi big four, dani hanya kalah dari jorge, stoner, marc, dan rossi. Ingat juga di 2012 dani di posisi runner up dibawah lorenzo. Hanya saja setelah ganti elektronik miliknya dorna dani pedrosa menganggap tahun 2016 adalah karir terburuk sepanjang karirnya.

    • Kaum blue tapir pura2 tak tahu si aki-aki mandul berapa tahun…Mantan juara dunia berkali-kali lho… Pedrosa kan emang mandul dr sononya….. Tapi ai maklum lha… Namanya juga blue tapir tak tahu malu…hahhaha

  1. Motor blom normal aj bisa ngepretin yamehehehek
    Apalagi klo dh normal
    Bisa2 peristiwa 2014 terulang lg
    Muehehehehe…….

    • karir pedrosa di atas motor rc213v itu bisa dibilang bagus bro, dari jaman rc212v-13…dari tahun 2007-2015 dani pedrosa selalu mengisi posisi big four, dani hanya kalah dari jorge, stoner, marc, dan rossi. Ingat juga di 2012 dani di posisi runner up dibawah lorenzo. Hanya saja setelah ganti elektronik miliknya dorna dani pedrosa menganggap tahun 2016 adalah karir terburuk sepanjang karirnya.

  2. Masih ada test terakhir besok di Australia dan di Qatar buat Honda dan Marc untuk mempersiapkan paket sempurna untuk setup RC213V 2017 tipe Big-Bang terutama bagian di ECU & Akselerasi saat keluar tikungan lambat. Butuh penyesuaian emang karena dulunya motor Honda terbiasa dengan Screamer. #MM93

  3. Perbedaan mencolok, motor seperti sangat pelan sehingga kamu harus sedikit bersabar…”seru Marc

    Pelannya emang brapa km ya..

    • contoh komentator yg ga bisa bedain mana klan cbr mana rcv

      mbok coba kcerdasan cara berkomentar para fbh ditiru ndhez,
      yg ngebul m1,
      faktanya si r1 klan MT dan yg lain ga disentil.

      ini nih ciri2 fansboy yg saat masih dalem kandungan emaknya dulu, barangkali emaknya kbanyakan ngisep asap knalpot mesin 2 tak
      maklum saat itu honda pionir mesin 4 tak
      stelah lahir pun masih ngehirup asap mesin yg klw digas 8 rb rpm mndadak ngebul
      jadi neuron di otaknya banyak yg mati
      ga heran bagi fby otak itu termasuk anggota tubuh yg terhitung aksesoris
      bukan dipake untuk mikir

  4. yamaha luar biasa. Tanggung jawabnya pada konsumen perlu ditiru pabrikan lain. Walaupun pasti Yamaha tahu recall berdampak positif dan negatif tapi tetap melakukannya. Tidak seperti pabrikan lain yg tetap mempertahankan tangki bocor, gir geal-geol dan klotok-klotok dibiarkan bertahun-tahun konsumen yg menanggung akibatnya. Mudah-mudahan yamaha tetap mempertahankan budaya perlindungan konsumen ini. Maju terus Yamaha..

  5. hebat si 93 mencetak lap tercepat tapi merasa masih ada yang kurang dari motor….alamat balapan terulang lagi seperti 2014…tapi tahun ini dijamin sapu bersih semua race..hidup DOHC dewanya motor kwkwkwkwkwkwkwwkwkkw

  6. Btw….Marquez jaluk disampluk sandal swallow ki, mesin Motogp koq pelan ki piye jal ??.
    Wakakakkak…sampluk wae cak, lah piye sing kulino gowo mesin 150cc wes kemaki meh goes motogp…iso gero gero mewek di padock…hahaha

Leave a Reply