Akibat lampu motor byar pet…..Honda Asia Team gagal mendulang hasil bagus diSuzuka 8 Hours. Jian apes tenan…!
Jelajahi Topik
Bro dan sis sekalian…..pagi kemarin (26 Juli 2015) merupakan hari yang bersejarah bagi tim Honda Asia. Merupakan kombinasi pembalap Asia Tenggara yakni Azlan Shah (Malaysia), Dimas Ekky (INA) serta Rattaphong (Thai)…..mereka awalnya cukup menjanjikan sebab mampu merangsek keposisi 7 dari start ke 13. Sayang saat hari mulai gelap….mereka mengalami kendala teknis dan torehan waktu langsung ngedrop sempat tembus 2 menit 54,471 detik dari biasanya 2 menit 10-13 detik. Usut punya usut….problem datang dari lampu depan yang byar pet tidak normal. Walahhhh….apessss tenan !…


Satu Hati Honda Asia start dari posisi 13. Secara bergantian…Dimas…..Azlan serta Rattaphong bahu membahu menggeber CBR1000RR secara bergantian. Pada empat jam pertama…Dimas masih diatas motor dan sukses merangsek keposisi 9. Puluhan putaran dilibas dengan baik. Komsumsi BBM dan konsistensi kinerja ban terus diperhatikan. Pada jam 16.40 waktu setempat….Rattaphong menggantikan Dimas. Balap endurance menunjukkan bahwa pembalap Honda Asia cukup konsisten dan kencang. Posisi naik dari 9 ketujuh….
Setelah melalui puluhan putaran, masuk PIT dan akhirnya Rattaphong diganti Azlan. Pembalap negeri jiran Malaysia ini melanjutkan kerja rekannya dan berhasil menjaga ritme dengan tetap mematok pada posisi 7. Jam terus berjalan….hari makin gelap. Memasuki jam 17.39 waktu Jepang……Dimas bersiap menggantikan Azlan. Rider switch dan keluar PIT…..pembalap tanah air ini secara apik mampu menorehkan waktu yang cukup kencang. Melahap hampir 175 putaran…disitulah petaka terjadi…..
Jelang 1 jam terakhir…..lampu utama motor byar pet ogah hidup. Padahal waktu itu hari sudah gelap sehingga tim langsung kacau. Proses perbaikan memerlukan waktu cukup lama sebab mereka kudu menurut kabel. Tim Honda Asia akhirnya kehilangan waktu hingga 14 detik. Menelan pil pahit….posisi langsung drop dari 7 ke 20. Recovery hanya mampu mengantarkan tim finish diposisi 18. “Padahal bisa no 5-6 atau maksimal 7 jika konstan tanpa terkendala “light on”. Kedepan pasti akan lebih baik lagi..” ujar Anggono Iriawan (Manajer Motorsport PT AHM).
Last…..Dimas secara khusus juga kecewa namun berjanji akan kembali dengan target yang lebih tinggi. “Kita sudah menjaga pada posisi 7 namun pada 1 jam terakhir lampu tidak bisa menyala. Terima kasih pada Honda motor, Astra Motor atas kesempatan ini. Terima kasih juga pada sensei Makoto Tamada, Chojun Kameya, mekanik semua kru dan para pendukung. Tentu kita akan kembali tahun depan untuk meraih target yang lebih tinggi..” serunya via Instagram. Masalah yang mendera tim Honda Asia menjadi pembelajaran untuk tampil lebih baik tahun depan. So…..gagal mendulang hasil maksimal??. Jebule lampune byar pet bro. Apes tenan rek-rek…..(iwb)
Twitter : @iwanbanaran
FB Fanspage : Iwanbanaran.wordpress.com
Email : Iwanbanaranblog@gmail.com
Youtube channel : Iwanbanaran
Path : Iwanbanaran
Google+ : Iwanbanaran
Instagram : Iwanbanaranblog
Blog Author : IWBspeed.com | Iwanbanaran.com






