Rossi memilih Big-bang engine buat Ducati??….

7

Setelah usai melakukan test Valencia kini pabrikan Bologna telah mengantongi berbagai data informasi dari rider anyarnya. Analisa serta kesimpulan atas performa yang ditunjukkan The Doctor mengarahkan tim merah untuk condong memilih mesin Big-bang ketimbang screamer…..

Kendati masih belum final, indikasi tersebut sangat kuat. Pengalaman Rossi dalam mengembangkan mesin Big-Bang merupakan modal berharga dan tidak usah diragukan lagi. Apalagi hasil test diValencia menguatkan pendapat tersebut. Sepanjang testing mayoritas lebih dikonsentrasikan trial Big-bang engine. Big-bang dan screamer, dua engine ini mempunyai perbedaan mendasar. Big-bang penyaluran tenaga lebih lembut sementara screamer meledak-ledak dan powerful. Pada sejarahnya Rossi memang lebih banyak berkutat dengan mesin Big-bang ketimbang screamer. Mulai dari Honda tahun 2002 lewat RCV211v hingga tahun 2010 dengan Yamaha M-1 The Doctor selalu menggunakan mesin big-bang. Ketika ditanya kenapa hasilnya kurang meggembirakan ? Preziosi, GM Ducati Corse menjawab diplomatis bahwa ini baru permulaan. Rossi saat ini hanya sekedar ingin mengenali dulu karakter Ducati dan memberikan input ketimbang mengejar raihan waktu. Toh seorang rider dimana selama tujuh tahun memegang satu pabrikan seperti Valentino tiba-tiba switch kelain brand yang jelas beda karakter akan sangat membingungkan jika langsung merangsek keposisi terdepan….

Saat ini yang digaris bawahi adalah membuat motor yang mampu membawa Rossi membalap seperti layaknya Rossi sesungguhnya. “The objective is clearly to allow Valentino to ride like Valentino!  We know we have to improve the bike in order to achieve this, especially the front end, “He has given us some very precise information and now it is down to us to use it” ungkap preziosi. Ditanya bagaimana impresi pertama doi bekerja sama dengan Rossi..?? Preziosi menjawab..” Tidak bisa dipercaya. Bagiku seorang rider yang diam ketika raihan waktu dibarisan terdepan adalah mudah. Tapi sebaliknya jika posisimu terlempar dibarisan belakang sementara rider tersebut begitu tenang…artinya kau adalah seorang pembalap matang serta luar biasa, dan aku lihat itu diValentino. Setelah ini pihak Ducati akan melakukan internal meeting menindak lanjuti semua masukan The Doctor. Jadi….big-bang atau screamer?? kita tunggu saja….(iw/11/11/2010)

Advertisements
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
  • roby

    Pertamaxxx

  • Hourex

    Huaha ha klewatan Mz Bro..

    *Moco sik ah, mumpung jam kosong..

  • Hourex

    @iwanbanaran
    bukannya yg big-bang tu yg meledak ledak en powerpul Mz Bos..
    :imho..

  • iwanbanaran

    @ Hourex
    Nggak bro…Big-bang kurva tenaga lebih lembut (bukan kulit cewek lho bro 😆 ) ketimbang screamer yang meledak-ledak dan bertenaga….seperti yang diungkapkan Preziosi “the big-bang has a more regular power curve whereas the screamer is more aggressive but also more powerful….

  • Hourex

    @Bos Iwan
    thankyu Bos.. Kos yg ketangkep ma otak sya klo Big => gede
    he he he.. PISS..

  • iwanbanaran

    @ Hourex
    Bener bro…emang klo udah sesuatu yg gede bikin keblinger xixixi…halah jadi ngaco

  • Hourex

    @iwanbanaran
    ah masa’ Bos..
    Btw, kok sepi pd kmana Brade2 kita ni..

    Klo Mz Bro spies masi kecapean kmarin tes rid tunggangan M1 barunya di valncia, hebatnya catatan waktunya bagus2 terus aka sering podium..
    Bakal tambah seru ni gp 2011..