---
title: "Veda Menyerah pada Race Aragon…Kehabisan Ban !!?"
description: "Iwanbanaran.com – Cakkkk…..sepertinya ini adalah hari yang kurang menggembirakan buat kita semua. Gimana nggak ?? IWB mencatat balapan Moto3 Grand Prix Aragon 2026 menjadi salah satu balapan paling menguras emosi dan daya tahan bagi pembalap kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama. Bertarung di sirkuit MotorLand Aragón yang sangat teknis sepanjang 5.077 km, Veda yang membela Honda […]"
publishedAt: "2026-08-30T10:10:10.000Z"
modifiedAt: "2026-08-30T10:10:10.000Z"
author: "Iwanbanaran"
category: "Lainnya"
url: "https://iwanbanaran.com/news/veda-menyerah-pada-race-aragon-kehabisan-ban"
image: "https://cdn.iwanbanaran.com/2026/06/veda-coyy.webp"
---

# Veda Menyerah pada Race Aragon…Kehabisan Ban !!?

[*](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/06/veda-coyy.webp)Iwanbanaran.com &#8211; Cakkkk&#8230;..sepertinya ini adalah hari yang kurang menggembirakan buat kita semua. Gimana nggak ?? IWB mencatat balapan Moto3 Grand Prix Aragon 2026 menjadi salah satu balapan paling menguras emosi dan daya tahan bagi pembalap kebanggaan Indonesia, **Veda Ega Pratama**. Bertarung di sirkuit MotorLand Aragón yang sangat teknis sepanjang 5.077 km, Veda yang membela **Honda Team Asia** harus puas finis di posisi ke-20 tanpa meraih poin satu pun. Yup&#8230;Veda Menyerah Karena Ban&#8230;Race Aragon Sulit !!

Jika kita menilik data Fastest Lap of Each Rider*, Veda Pratama sebenarnya mencatatkan *best lap* yang cukup kompetitif di awal-awal balapan. Veda membukukan waktu **1&#8217;57.852** yang dicetaknya pada lap ke-4 dari total 17 lap yang dilombakan. Namun, jika dibandingkan dengan para pembalap papan atas (top riders), terlihat jelas ada celah performa yang cukup signifikan:

- 
**Marco Morelli** (Pemenang *Fastest Lap*) mencetak waktu **1&#8217;56.675** pada lap ke-5. Artinya, ada gap sebesar **1,177 detik** antara catatan waktu terbaik Veda dengan Morelli!

- 
**Maximo Quiles** (Juara Race Aragon) mencatatkan *best lap* **1&#8217;56.818** (+0,143 dari Morelli).

- 
**David Almansa** (Finis P2) mencatatkan waktu **1&#8217;56.779**.

**Perbandingan dengan Rekan Satu Tim (Zen Mitani):** Satu-satunya titik terang dalam catatan *fastest lap* adalah keunggulan Veda atas rekan setimnya di Honda Team Asia, **Zen Mitani**.

- 
**Veda Pratama:** 1&#8217;57.852 (Posisi 17 tercepat)

- 
**Zen Mitani:** 1&#8217;58.291 (Posisi 25 tercepat)

- 
**Gap Veda vs Zen Mitani:** Veda lebih cepat **0,439 detik** daripada Mitani dalam hal *pure pace* satu putaran.

[*](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/06/veda-d.webp)Di akhir balapan (17 Lap), Veda finis di posisi P20 dengan total waktu **33&#8217;45.512** (+30,034 detik dari sang pemenang Maximo Quiles). Sementara Zen Mitani harus terpuruk di posisi P23 dengan catatan waktu **34&#8217;01.535** (+46,057 detik). Veda unggul telak **16,023 detik** dari Mitani saat menyentuh garis finis!

### **Awal Cepat, Kedodoran di 5 Lap Terakhir: Kehabisan Ban?**

IWB mengamati pola yang sangat menarik sekaligus menyayat hati pada grafik performa Veda. Di awal balapan, Veda mampu langsung push* dan mencetak waktu terbaiknya di **lap ke-4 (1&#8217;57.852)**. Hal ini menunjukkan ritme awal yang menjanjikan di mana Veda berada dalam grup menengah untuk memperebutkan poin. Namun, memasuki **5 lap terakhir**, tempo berkendara Veda justru merosot tajam. Catatan waktunya membengkak hingga tidak mampu lagi mempertahankan posisi 15 besar.

**Apa penyebab utamanya?**

- 
**Degradasi Ban yang Masif:** Karakter MotorLand Aragón dengan tikungan-tikungan panjang berkecepatan tinggi serta temperatur aspal yang menuntut gaya berkendara agresif sangat menyiksa kompon ban. *Best lap* Veda yang hadir terlalu dini di lap ke-4 mengindikasikan bahwa kompon bannya terdegradasi cepat di paruh kedua balapan.

- 
**Karakter Honda NSF250RW:** Pembalap-pembalap penunggang Honda secara umum tampak berjuang keras menjaga daya cengkeram (*grip*) di akhir balapan dibandingkan dominasi motor KTM/CFMOTO yang menduduki barisan depan.

Akibat kedodoran di lap-lap akhir ini, Veda harus melorot ke posisi 20 dan gagal mengamankan poin di GP Aragon.

### **Hasil Race GP Aragon (Top 10 & Rider Indonesia):**

- 
**Maximo Quiles** (SPA) &#8211; CFMOTO Viel Aspar Team &#8211; 33&#8217;15.478

- 
**David Almansa** (SPA) &#8211; Liqui Moly Dynavolt Intact GP &#8211; +0.264

- 
**Marco Morelli** (ARG) &#8211; CFMOTO Viel Aspar Team &#8211; +0.715

- 
**Alvaro Carpe** (SPA) &#8211; Red Bull KTM Ajo &#8211; +2.900

- 
**Brian Uriarte** (SPA) &#8211; Red Bull KTM Ajo &#8211; +6.040

- 
**Adrian Cruces** (SPA) &#8211; CIP Green Power &#8211; +11.373

- 
**Casey O&#8217;Gorman** (IRL) &#8211; SIC58 Squadra Corse &#8211; +11.509

- 
**Valentin Perrone** (ARG) &#8211; Red Bull KTM Tech3 &#8211; +11.841

- 
**Guido Pini** (ITA) &#8211; Leopard Racing &#8211; +11.963

- 
**Adrian Fernandez** (SPA) &#8211; Leopard Racing &#8211; +12.211 &#8230;

- 
**Veda Pratama** (INA) &#8211; Honda Team Asia &#8211; +30.034

- 
**Zen Mitani** (JPN) &#8211; Honda Team Asia &#8211; +46.057

### **Kesimpulan & Posisi Klasemen Sementara Moto3 2026**

[*](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/06/Veda-ega-dd.webp)Hasil tanpa poin di Aragon tentu menjadi ujian berat bagi perjuangan Veda Ega Pratama di musim ini. Tambahan 0 poin membuat perolehan poin Veda di klasemen sementara Kejuaraan Dunia Moto3 tidak berubah.

**Klasemen Sementara Moto3 World Championship 2026 (Setelah Seri Aragon):**

- 
**P1:** Maximo Quiles (SPA) &#8211; **256 poin** (Kian kokoh di puncak)*

- 
**P2:** Alvaro Carpe (SPA) &#8211; **159 poin**

- 
**P3:** David Almansa (SPA) &#8211; **154 poin**

- 
**P4:** Brian Uriarte (SPA) &#8211; **138 poin**

- 
**P5:** Marco Morelli (ARG) &#8211; **131 poin**

- 
**P6:** Valentin Perrone (ARG) &#8211; **103 poin**

- 
**P7:** **Veda Ega Pratama (INA)** &#8211; **97 poin**

- 
**P8:** Hakim Danish (MAL) &#8211; **90 poin**

Last&#8230;meskipun gagal menambah poin di Aragon (0 poin), **Veda Pratama masih bertahan di posisi ke-7 Klasemen Sementara dengan 97 poin**. Keunggulan poin dari seri-seri sebelumnya membuat posisi Veda belum tergeser oleh pesaing terdekatnya, Hakim Danish dari Malaysia (90 poin). Biarkan semua jadi pengalaman buat Veda dan mari Tetap berikan dukungan penuh untuk Veda Pratama! Evaluasi manajemen pemakaian ban (*tyre management*) dan *setup* sasis tentu akan menjadi PR besar bagi tim jelang seri-seri berikutnya. *Gasspoll Veda! (iwb)*
