---
title: "Veda Getarkan Qatar…. Start P14 Finish P4, Luarrr biasaa"
description: "Cakkk….Sirkuit Lusail kembali menjadi saksi bisu penampilan gemilang pembalap muda Indonesia, Veda Pratama. Dalam balapan Qatar Airways Grand Prix of Qatar, Veda sukses mengukir kisah comeback yang luar biasa. Meski harus memulai balapan dari posisi ke-14 akibat penalti, ia berhasil membelah dominasi para pembalap Eropa dan finis di posisi ke-4. Sebuah hasil yang […]"
publishedAt: "2026-11-08T14:11:47.000Z"
modifiedAt: "2026-11-08T14:11:47.000Z"
author: "Iwanbanaran"
category: "Lainnya"
url: "https://iwanbanaran.com/news/veda-getarkan-qatar-start-p14-finish-p4-luarrr-biasaa"
image: "https://iwanbanaran.com/api/proxy/image/444bec3c081eadd5.webp?url=https%3A%2F%2Fcdn.iwanbanaran.com%2F2026%2F06%2Fveda-d.webp&w=1500"
---

# Veda Getarkan Qatar…. Start P14 Finish P4, Luarrr biasaa

[![](https://iwanbanaran.com/api/proxy/image/69cd7876af36bb4f.webp?url=https%3A%2F%2Fcdn.iwanbanaran.com%2F2026%2F11%2Fveda-malaysia-moto3-9.webp&w=1500)](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/11/veda-malaysia-moto3-9.webp)Iwanbanaran.com – Cakkk….Sirkuit Lusail kembali menjadi saksi bisu penampilan gemilang pembalap muda Indonesia, Veda Pratama. Dalam balapan Qatar Airways Grand Prix of Qatar, Veda sukses mengukir kisah *comeback* yang luar biasa. Meski harus memulai balapan dari posisi ke-14 akibat penalti, ia berhasil membelah dominasi para pembalap Eropa dan finis di posisi ke-4. Sebuah hasil yang sungguh “Ediannn!!”

Balapan tidak dimulai dengan mulus bagi Veda. Berdasarkan data resmi, ia seharusnya memulai dari posisi ke-8. Namun, regulasi mengharuskannya menerima hukuman penalti turun posisi start, membuatnya harus bekerja ekstra keras dari grid ke-14. Bagi banyak pembalap, ini bisa menjadi pukulan mental. Namun bagi Veda, ini adalah tantangan….

Begitu lampu hijau menyala, Veda langsung menunjukkan tajinya. Ia tidak terburu-buru melakukan manuver berisiko di tikungan pertama. Data menunjukkan konsistensi luar biasa dari pembalap Honda Team Asia ini. Ia mencatatkan *fastest lap* pribadi di angka **2’03.660** pada putaran ketiga. Waktu ini bahkan lebih cepat dari beberapa pembalap di posisi teratas, membuktikan bahwa kecepatan mentah Veda memang berada di level atas.

[![](https://iwanbanaran.com/api/proxy/image/9d35c098e92810ba.webp?url=https%3A%2F%2Fcdn.iwanbanaran.com%2F2026%2F10%2Fveda-mandalika-2.webp&w=1500)](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/10/veda-mandalika-2.webp)Memasuki pertengahan balapan, Veda terlibat pertarungan sengit. Ia terlihat membuntuti duo pembalap yang lebih berpengalaman, Joel Kelso dan Alvaro Carpe. Alih-alih memaksakan overtake yang berisiko, Veda menunjukkan kematangan strategi yang luar biasa. Posisi Veda saat itu dari P14 sudah nangkring ke 6

Dari data *lap times*, terlihat Veda sangat menjaga ritme. Ia tidak membuang-buang energi, melainkan menjaga jarak tetap stabil di bawah 0,4 detik dari pemimpin grupnya. Pada putaran ke-9 hingga ke-12, Veda mulai meningkatkan tempo dengan catatan waktu yang sangat kompetitif (konsisten di angka 2’04 awal hingga 2’04.4). Ia memanfaatkan momen untuk mengatur suhu ban dan memastikan ban belakangnya masih punya “gigi” untuk putaran akhir.

[![](https://iwanbanaran.com/api/proxy/image/601735af4aef5e0d.webp?url=https%3A%2F%2Fcdn.iwanbanaran.com%2F2026%2F06%2Fveda-assen-sd-scaled.webp&w=1500)](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/06/veda-assen-sd-scaled.webp)Memasuki 3 putaran terakhir, Veda melancarkan serangan. Ia tidak membiarkan Kelso dan Carpe kabur. Pada putaran ke-15, Veda mencatatkan *lap time* **2’05.061**, dan di putaran penutup ia menorehkan **2’04.609**. Luaarrr biasaaa. Kecepatan ini cukup untuk memastikan ia mengunci posisi ke-4 di garis finish, hanya terpaut tipis dari podium.

Last….Kemampuan Veda menjaga ritme ban (tire management) lalu melancarkan *late attack* menunjukkan bahwa ia bukan hanya pembalap cepat, tapi juga pembalap cerdas. Meski memulai dari posisi ke-14, Veda berhasil membuktikan bahwa di atas lintasan, strategi dan ketenangan berbicara lebih keras daripada posisi start. Dengan hasil ini, Veda Pratama tidak hanya mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional, tetapi juga mengirim pesan jelas ke para kompetitornya: Ia adalah penantang serius di musim depan. **Forza Veda! (iwb)**
