---
title: "Terbongkar kondisi Lengan Terbaru Marc Marquez….Mengerikannn !!!"
description: "Iwanbanaran.com – Cakkk…..asliii, ngiluuu cakk melihat foto terbaru Marc Marquez. Yup….pembalap andalan Ducati Lenovo Team tsb membagikan sebuah galeri foto di akun Instagram pribadinya setelah seri Aragon. Di antara deretan foto tersebut, ada satu potret saat ia berada di gym yang langsung menyita perhatian publik pencinta balap motor dunia. Foto tersebut secara blak-blakan memperlihatkan jejak […]"
publishedAt: "2026-09-03T23:15:23.000Z"
modifiedAt: "2026-09-03T23:15:23.000Z"
author: "Iwanbanaran"
category: "Motogp"
url: "https://iwanbanaran.com/news/terbongkar-kondisi-lengan-terbaru-marc-marquez-mengerikannn"
image: "https://cdn.iwanbanaran.com/2026/09/marc-marquez-lengan-mengecil-x1.webp"
---

# Terbongkar kondisi Lengan Terbaru Marc Marquez….Mengerikannn !!!

**[*](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/09/marc-marquez-lengan-mengecil-x1.webp)Iwanbanaran.com &#8211; Cakkk&#8230;..**asliii, ngiluuu cakk melihat foto terbaru Marc Marquez. Yup&#8230;.pembalap andalan Ducati Lenovo Team tsb membagikan sebuah galeri foto di akun Instagram pribadinya setelah seri Aragon. Di antara deretan foto tersebut, ada satu potret saat ia berada di gym* yang langsung menyita perhatian publik pencinta balap motor dunia. Foto tersebut secara blak-blakan memperlihatkan jejak fisik nyata dan perbedaan otot yang mencolok pada lengan serta bahu kanannya. Kondisi pangkal lengan yang kecil mengeriput&#8230;.asli mengerikan cakk. Sebuah bukti visual sahih dari **tujuh kali operasi** yang pernah ia jalani di area tersebut. Ediann&#8230;kayak gini kok masih bisa membalap ya, luarrr biasaaa&#8230;.

Perjuangan seorang pembalap MotoGP tidak hanya diukur dari seberapa cepat mereka melibas tikungan di atas lintasan. Lebih dari itu, pertarungan sesungguhnya terkadang terjadi di ruang operasi dan pusat kebugaran (*gym*). Operasi terakhir yang dijalani Marquez pada bulan Mei lalu sejatinya dilakukan untuk mengatasi saraf radial yang terkompresi akibat pelat logam sisa operasi sebelumnya. Meski ia menegaskan bahwa sarafnya kini sudah berfungsi secara normal, batasan fisik yang harus ia tanggung jelas tidak bisa disembunyikan begitu saja. Pengakuan jujur ini sempat terungkap usai balapan di Silverstone, di mana Marquez finis di posisi ketujuh. Kala itu, pembalap berpaspor Spanyol tersebut secara terbuka melapor kepada krunya di garasi Ducati dengan nada getir:

> *&#8220;Hari ini bannya lebih baik. Secara fisik saya tidak sanggup. Saya berada di ambang crash. Saya tidak memiliki kendali penuh atas lengan kananku.&#8221; *serunya&#8230;

[*](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/09/marc-marquez-lengan-mengecil-2.webp)Setibanya di seri Aragon, The Baby Alien* memperjelas situasinya. Ia mengakui bahwa dirinya belum bisa tampil *full attack* atau memaksakan motornya secara maksimal sepanjang akhir pekan balap penuh tanpa strategi pengelolaan energi yang matang&#8230;.

*“Selepas jeda musim panas, saya tadinya yakin kondisi fisikku akan jauh lebih baik karena saya berhasil membangun sedikit massa otot bahu di gym. **Namun, begitu hari Minggu [di Silverstone] tiba, saya langsung sadar bahwa belum waktunya untuk memaksakan itu. Saya harus [menyimpan sedikit energi]&#8230; agar berada dalam kondisi fisik yang lebih baik untuk hari Sabtu dan Minggu saat race. **Semua ini berkaitan langsung dengan tujuh operasi berbeda di bahu kananku. Ya, begitulah adanya.”*

Perjalanan karier Marc Marquez memang tidak hanya diwarnai oleh deretan gelar juara dunia, tetapi juga perjuangan panjang melawan cedera parah, terutama di area lengan dan bahu kanannya cak. Berdasarkan pengungkapan terbaru mengenai total **tujuh kali operasi** yang telah ia jalani pada bahu kanannya, berikut adalah rekap jejak operasi lengan dan bahunya dari awal hingga yang terbaru:

### 1 & 2. Operasi Bahu Kanan Pertama & Kedua (2018–2019)

- 
**Penyebab:** Masalah kronis berupa dislokasi berulang (bahu sering copot sendiri) yang dialami Marquez sejak akhir musim 2018 (paling parah saat perayaan gelar juara di Motegi/Cervera dan insiden kualifikasi di Malaysia 2019).

- 
**Tindakan:** Ia harus menjalani operasi rekonstruksi besar pada bahu kirinya terlebih dahulu pada akhir 2018, disusul dengan operasi pada **bahu kanannya** di penghujung musim 2019. Operasi ini membutuhkan waktu pemulihan yang cukup menyiksa selama musim dingin sebelum ia kembali membalap.

### 3, 4, & 5. Rangkaian Operasi Humerus & Komplikasi (2020)

- 
**Penyebab:** Kecelakaan horror di seri pembuka musim 2020 di Sirkuit Jerez yang menyebabkan **patah tulang lengan atas kanan (humerus)**.

- 
**Tindakan:**

**Operasi 1 (Juli 2020):** Pemasangan plat titanium (*internal fixation*) untuk menyatukan kembali tulang humerus yang patah.

- 
**Operasi 2 (Agustus 2020):** Dilakukan karena plat titanium tersebut mengalami kerusakan akibat Marquez terlalu cepat memaksakan diri untuk *comeback* berlatih.

- 
**Operasi 3 (Desember 2020):** Operasi lanjutan di Rumah Sakit Ruber Internacional, Madrid, karena proses penyambungan tulang mengalami infeksi dan lambat (infeksi *pseudarthrosis*), yang memaksanya absen sepanjang musim 2020 penuh.

### [*](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/09/marc-marquez-operasi-lagi.webp)6. Operasi Keempat Humerus di Amerika Serikat (Juni 2022)

- 
**Penyebab:** Tulang humerusnya gagal menyatu dengan posisi rotasi yang benar (posisi tulang berputar sekitar 30 derajat), sehingga sangat membatasi performa berkendaranya dan menimbulkan rasa sakit yang luar biasa.

- 
**Tindakan:** Marquez terbang ke Mayo Clinic di Rochester, Minnesota, Amerika Serikat, untuk menjalani operasi besar keempat pada lengan kanannya. Tulangnya dipotong ulang (osteotomi*) dan diputar ke posisi normal agar bisa berfungsi optimal kembali.

### 7. Operasi Saraf Radial & Stabilisasi Bahu Lanjutan (Oktober 2025 & Mei 2026)

- 
**Penyebab:**

Pada akhir 2025, Marquez sempat mengalami kecelakaan di GP Indonesia yang mencederai bagian belikat/tulang selangka (*coracoid fracture* dan kerusakan ligamen akromioklavikular) yang memerlukan tindakan bedah. Dan ternyata dari sana kondisi Bahu tidak normal akibat saraf tertekan skrup yang bergeser akibat benturan

- 
Akhirnya pada **Mei 2026**, ia kembali harus naik meja operasi untuk mengatasi kompresi atau terjepitnya **saraf radial** akibat gesekan dengan plat logam (*metalwork*) dari riwayat operasi sebelumnya. Skrup dikabarkan diangkat dan posisi plat dibenahi dan akhirnya saraf bisa terbebas&#8230;.

Akibat akumulasi dari **tujuh kali prosedur bedah** yang melintasi area bahu, sendi, hingga tulang lengan kanannya, Marquez tidak lagi memiliki kondisi fisik yang 100% simetris. Foto *gym* terbarunya secara kasat mata memperlihatkan perbedaan massa otot yang sangat kontras antara bahu kiri dan kanannya. Beighhh&#8230;.luarr biasa ini bocah !!

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/09/marc-marquez-lengan-mengecil-x2.webp)](https://cdn.iwanbanaran.com/2026/09/marc-marquez-lengan-mengecil-x2.webp)Last&#8230;hebatnya cak, kendati masih harus berjibaku dengan masalah daya tahan fisik—di mana asimetri otot antara bahu kiri dan kanannya terlihat jelas dalam foto latihan tersebut Marquez membuktikan bahwa skill, mental juara dan kecerdasannya di atas Desmosedici GP masih berada di level berbeda. Di Sirkuit Aragon, yang notabene merupakan salah satu trek favoritnya, pembalap nomor 93 ini sukses mengamankan kemenangan ganda yang sempurna dengan menyapu bersih podium tertinggi di sesi Sprint Race dan Grand Prix utama. Hasil fenomenal di Aragon ini sekaligus membawanya merangsek naik ke posisi kedua klasemen sementara Kejuaraan Dunia MotoGP, terpaut 19 poin saja dari pembalap Aprilia, Jorge Martin. Kisah Marquez sekali lagi menegaskan bahwa apa yang disaksikan penonton di layar televisi hanyalah puncak gunung es. Di balik aksi-aksi fantastisnya mengendalikan motor bertenaga lebih dari 300 tenaga kuda, tersimpan perjuangan fisik luar biasa dari seorang atlet yang terus berdamai dengan sejarah cederanya demi tetap berada di puncak kejayaan. Gooo Marc !!! (iwb)
