---
title: "Tekad Pecco Bagnaia di Thailand, balas dendam !?"
description: "Iwanbanaran.com – Caakkk… Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) menyadari bahwa dirinya harus balapan dengan baik pada MotoGP Thailand akhir pekan ini, agar bisa tetap bersaing dalam perebutan gelar juara dunia cak. Dengan begitu, doi harus menebus kesalahan yang dilakukannya pada MotoGP Motegi pekan lalu…"
publishedAt: "2022-09-29T14:00:49.000Z"
modifiedAt: "2022-09-29T01:00:56.000Z"
author: "Iwanbanaran"
category: "Motogp"
url: "https://iwanbanaran.com/news/tekad-pecco-bagnaia-di-thailand-balas-dendam"
image: "https://cdn.iwanbanaran.com/2022/09/pecco-crash.jpg"
---

# Tekad Pecco Bagnaia di Thailand, balas dendam !?

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2022/09/pecco-crash.jpg)](https://cdn.iwanbanaran.com/2022/09/pecco-crash.jpg)Iwanbanaran.com &#8211; Caakkk&#8230; Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) menyadari bahwa dirinya harus balapan dengan baik pada MotoGP Thailand akhir pekan ini, agar bisa tetap bersaing dalam perebutan gelar juara dunia cak. Dengan begitu, doi harus menebus kesalahan yang dilakukannya pada MotoGP Motegi pekan lalu&#8230;

Seperti yang diketahui, empat rider MotoGP termasuk kandidat gelar juara tidak berhasil meraih hasil baik pada MotoGP Jepang pekan lalu. Pecco melakukan kesalahan yang membuatnya crash pada lap terakhir. Lalu Aleix Espargaro (Aprilia Racing) kehilangan peluang untuk menang karena kesalahan dari timnya sebelum balapan. Sementara pemuncak klasemen, Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) harus puas finis ke-8, dan Enea Bastianini finis ke-9.

Tentunya, Pecco sangat ingin menebus kesalahannya pada race Thailand mengingat gap 18 poin dengan Quartararo pada klasemen sementara. Dengan crash pada race Motegi, doi telah mengoleksi lima kali nol poin di musim ini cak. Pecco menuturkan sudah tidak sabar untuk tiba di Thailand mengingat suasananya yang meriah dan banyak para penggemar yang menantikannya. Doi dan timnya akan bekerja keras untuk persiapan race hari Minggu. Selain itu, rider asal Italia tersebut bertekad untuk tidak melakukan kesalahan seperti di Motegi&#8230;

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2022/02/pecco-mandalika.jpg)](https://cdn.iwanbanaran.com/2022/02/pecco-mandalika.jpg)&#8220;Aku tak sabar untuk balapan di Thailand lagi. Suasananya selalu luar biasa, pasti akan banyak fans yang mendukung kami. Kembali ke motor selang seminggu setelah GP Jepang akan membantuku menebus kesalahan hari Minggu lalu. Akhir pekan ini kita bisa mengikuti jadwal kerja normal, karena tidak seperti di Motegi, kita akan menemukan jadwal seperti biasa lagi&#8230;

&#8220;Kami akan bekerja keras mulai Jumat untuk bersiap menghadapi hari balapan, yang kemungkinan akan berlangsung di bawah hujan. Aku bertekad untuk melakukannya dengan baik dan tidak membuat kesalahan lagi seperti di Motegi,&#8221; ujar Francesco Bagnaia via speedweek. Selain itu, Pecco mengakui bahwa crashnya di Motegi murni karena kesalahannya cak&#8230;

?Itu adalah manuver yang bodoh, aku membuat kesalahan besar. Aku kesulitan menyalip karena grip ban yang lemah. Aku berjuang untuk mendapatkan grip di trek. Tekanan ban depan yang tinggi bukan penyebabnya dan aku ingin menjelaskan bahwa itu bukan alasan aku crash. Aku crash karena kesalahanku sendiri dan aku sudah meminta maaf kepada tim,&#8221; paparnya&#8230;.(RA iwb)

[![](https://cdn.iwanbanaran.com/2022/02/pecco-sepang.jpg)](https://cdn.iwanbanaran.com/2022/02/pecco-sepang.jpg)
